Sukses

Ini Dampaknya Kalau Anda Hobi Nonton TV tapi Malas Olahraga

Anda hobi nonton TV tapi malas olahraga? Awas, ada sejumlah kondisi yang bisa membahayakan kesehatan Anda jika kebiasaan ini Anda teruskan.

Klikdokter.com, Jakarta Cuaca panas di luar rumah akhir-akhir ini kerap membuat orang malas keluar rumah untuk beraktivitas. Kalau sudah begini mereka yang hobi nonton TV tapi malas olahraga, pasti akan makin banyak menghabiskan waktu di depan layar kaca.

Meski sekilas tampak seperti solusi yang jitu dalam menghadapi cuaca yang bikin gerah, namun terlalu lama nonton TV dan tidak melakukan aktivitas fisik jelas bisa merugikan Anda. Tanpa Anda sadari kebiasaan ini justru bisa mengancam kesehatan Anda.

Bahaya di balik hobi nonton tv

Menonton televisi seperti berita, film, atau serial dapat membuat seseorang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di sofa. Di satu sisi kegiatan ini terasa menyenangkan. Tapi di sisi lain, karena Anda jadi malas bergerak dalam waktu yang lama, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan yang dikelola oleh American Heart Association menemukan bahwa orang dewasa yang menonton televisi selama lebih dari empat jam per hari berisiko 50 persen lebih tinggi mengalami kematian dini dan penyakit jantung.

Hal ini apabila dibandingkan dengan orang yang menonton kurang dari dua jam per hari. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa seseorang tidak boleh menonton acara TV atau film seri yang digemarinya.

Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa orang yang melakukan aktivitas fisik hingga 150 menit per minggu dan tetap menonton televisi dalam waktu yang lama tidak memiliki kenaikan risiko penyakit jantung.

Menonton televisi lebih berhubungan dengan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan lamanya waktu untuk duduk di kantor.

Masalahnya bukan terletak pada kegiatan menonton televisi saja, namun pada perilaku sedentari jangka panjang yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan seperti obesitas, diabetes mellitus tipe 2, dan peningkatan tekanan darah. Hal ini karena menonton selama jangka waktu yang panjang membuat seseorang kurang melakukan aktivitas fisik.

Menonton televisi juga sering kali dilakukan sebagai salah satu cara untuk menghilangkan stres. Aktivitas ini rentan membuat seseorang tidak berolahraga , bahkan jadi melewatkan konsumsi makanan sehat. Orang yang keranjingan menonton TV juga cenderung tidak menyadari apa dan berapa banyak makanan yang dikonsumsinya.

Mereka cenderung memilih makanan serba praktis, yang biasanya tidak sehat. Mereka juga rentan mengonsumsi camilan yang memiliki kandungan garam atau gula yang tinggi. Tentu saja pilihan makanan yang dikonsumsi tersebut sangat mungkin  meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan.

Belum lagi, orang yang menonton televisi dalam jangka waktu lama cenderung untuk merasa terisolasi secara sosial dan lebih sering kesepian. Hal tersebut juga berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit stroke dan serangan jantung.

Tips bagi Anda yang hobi nonton tv

Apa yang dapat dilakukan untuk tetap bisa menonton televisi dan tidak mengalami risiko penyakit?

Anda bisa menonton film kesukaan lewat tablet atau menonton televisi sembari melakukan olahraga di treadmill atau sepeda statis, baik di rumah maupun di pusat kesehatan.

Selain itu, bila Anda ingin menontonnya di waktu senggang, usahakan pilihlah camilan sehat untuk dikonsumsi.

Jadi, hobi nonton TV boleh-boleh saja asalkan Anda tidak malas olahraga. Imbangi kebiasaan tersebut dengan makin aktif berolahraga dan memilih asupan yang lebih sehat. Sehingga, risiko berbagai jenis penyakit yang dapat timbul di kemudian hari bisa dihindari.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar