Sukses

Plus dan Minus Memakai Implan Gigi

Sebelum menjalani prosedur pemasangan implan gigi, baca dulu kelebihan dan kekurangannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Gigi hilang merupakan masalah gigi yang bisa dialami oleh siapa saja. Hal ini dapat disebabkan oleh trauma, penyakit gusi, gagalnya perawatan saluran akar atau gigi membusuk karena lubang yang tidak segera ditangani hingga lalu membesar. Salah satu perawatan gigi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan menjalani implan gigi.

Sebelumnya, gigi palsu permanen maupun gigi palsu lepasan adalah perawatan yang sering digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang. Namun, setelah perkembangan zaman, implan gigi kini menjadi solusi pilihan yang dapat digunakan.

Seputar prosedur implan gigi

Implan gigi adalah salah satu perawatan untuk menggantikan gigi yang hilang. Pada metode ini digunakan suatu alat sekrup yang terbuat dari bahan titanium. Alat ini kemudian ditanamkan ke dalam tulang rahang, tempat gigi baru akan diletakkan.

Lalu, pasien harus menunggu 3 hingga 6 bulan terlebih dahulu agar sekrup dapat menyatu sepenuhnya dengan tulang. Setelah itu, dokter gigi akan menempelkan gigi pengganti ke tiang logam kecil yang menonjol dari implan tersebut.

Namun, tidak  semua pasien dapat melakukan perawatan ini. Mereka yang memiliki suatu penyakit tidak terkontrol atau tulang dan gusi yang tidak memenuhi syarat untuk pemasangan implan, tidak boleh menjalani prosedur ini.

Manfaat implan gigi

Setiap perawatan memiliki keuntungan dan kerugiannya, tak terkecuali pada implan gigi. Keuntungan yang didapat dari penggunaan implan gigi, di antaranya :

  1. Membuat penampilan jadi lebih rapi

Hasil dari penggunaan implan akan terlihat dan terasa seperti gigi asli, sehingga lebih rapi. Karena implan tersebut dirancang agar menyatu dengan tulang, maka alat ini tidak dapat dilepas pasang.

  1. Lebih terasa nyaman

Karena alat ini tidak dapat dilepas pasang, Anda akan merasa lebih nyaman saat berbicara atau makan. Bahkan, Anda tidak perlu khawatir bila gigi tersebut akan longgar atau hilang.

  1. Daya tahan lama

Daya tahan implan gigi lebih lama daripada gigi palsu konvensional. Dengan perawatan yang baik, banyak implan yang dapat bertahan seumur hidup.

  1. Tidak mengganggu gigi lainnya

Tidak seperti gigi jembatan yang harus mengasah gigi sebelahnya, perawatan implan gigi tidak mengganggu susunan gigi lainnya, sehingga gigi yang sehat tetap dapat dipertahankan. 

1 dari 2 halaman

Kerugian yang mungkin terjadi

Meski memberikan berbagai manfaat di atas, nyatanya prosedur implan gigi juga memiliki kekurangan. Beberapa kerugian yang didapat pada perawatan ini, yaitu:

  1. Komplikasi dapat terjadi

Meskipun perawatan ini dianggap aman dan berhasil, tetapi sama seperti halnya operasi apapun, komplikasi dapat saja terjadi, seperti pendarahan, infeksi, cedera saraf, sinus dan rongga hidung.

  1. Proses cukup lama

Melakukan perawatan implan gigi memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan gigi palsu konvensional. Berbagai langkah perlu dilakukan, termasuk menunggu 3 hingga 6 bulan, agar implan dapat melebur atau menyatu dengan tulang rahang. Proses ini disebut juga osseointegration.

  1. Terjadi infeksi

Infeksi bisa saja terjadi. Gusi di sekitar implan dapat terinfeksi oleh bakteri, sehingga memicu penyakit periodontal yang dapat menyebabkan tulang menjadi keropos.

  1. Biaya mahal

Perawatan implan gigi memerlukan biaya yang lebih besar daripada pembuatan gigi palsu konvensional. Hal ini karena bahan yang digunakan dan proses yang terbilang cukup sulit.

Meskipun terdapat beberapa kerugian dari perawatan ini, implan gigi adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin menggantikan gigi hilang. Dalam prosesnya, pembedahan memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 90 persen. Dengan melakukan perawatan ini, secara kualitas hidup dapat meningkat secara signifikan.

Jadi, jika Anda berencana ingin menggunakan implan gigi, sebaiknya lakukan dengan dokter gigi yang sudah berpengalaman dalam bidangnya. Pastikan kesehatan umum maupun gigi tidak mengalami masalah, sehingga risiko yang muncul dapat terhindarkan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar