Sukses

4 Manfaat Tidur Bifasik untuk Kesehatan

Pola tidur bifasik dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan kemampuan otak. Intip di sini manfaatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Masih ingatkah Anda perasaan segar saat bangun dari tidur siang saat masih kanak-kanak dulu? Sebenarnya, tidur siang dan tidur di malam hari adalah bentuk paling sederhana dari pola tidur bifasik. Apa sih sebenarnya tidur bifasik dan apa manfaatnya bagi kesehatan tubuh?

Tiga macam pola tidur 

Mungkin banyak dari Anda yang belum tahu, bahwa ada beberapa pola tidur berdasarkan frekuensi tidur dalam 24 jam. Yang umum dijalani oleh kelompok umur dewasa adalah pola tidur monofasik. Orang yang menjalani pola tidur monofasik, dalam 1 hari atau 24 jam, hanya tidur satu kali dalam durasi waktu yang panjang sekitar 6-8 jam, dan umumnya pada malam hari.

Sementara itu, pola tidur bifasik banyak dilakukan oleh anak terutama usia sekolah. Orang yang menerapkan pola ini mengambil waktu di siang hari untuk tidur, lalu tidur panjang di malam hari. 

Seseorang dapat mengatur waktu tidur bifasik dalam beberapa cara. Misalnya, tidur siang singkat sekitar 20 menit; serta tidur panjang di malam hari sekitar 6 jam. Atau, tidur siang panjang sekitar 1,5 jam, lalu tidur malam selama 5 jam. 

Sesungguhnya, pembagian tidur pada pola tidur bifasik tidak harus di siang dan malam hari. Kedua sesi tidur pada pola tidur bifasik bisa saja dilakukan pada malam hari. Misalnya, mulai tidur saat hari mulai petang, lalu bangun untuk beberapa jam di malam hari, lalu melanjutkan tidur hingga pagi atau siang hari.

Di sisi lain, ada yang disebut pola tidur polifasik, yakni pola tidur lebih dari dua kali dalam sehari. Polifasik biasa dilakukan oleh orang-orang yang memang menjalani gaya hidup tertentu. Pola tidur ini juga merupakan pola tidur bayi secara umum, di mana memang waktunya lebih banyak dihabiskan untuk tidur, makan, atau menyusu.

Manfaat tidur bifasik untuk kesehatan 

Tidur siang sebagai bagian dari pola tidur bifasik memang sudah banyak dinyatakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan kemampuan otak oleh berbagai studi dan ahli. Tidur siang di sela-sela aktivitas atau rutinitas harian dapat menyegarkan otak dan meningkatkan energi serta konsentrasi. 

Dengan tidur siang, tak sedikit orang yang menyatakan merasa lebih produktif setelah bangun dari istirahat tidur sejenak di tengah rutinitasnya. Berikut beberapa manfaat kesehatan lain dari pola tidur bifasik ini:

  1. Tidur di siang hari dapat membantu Anda memenuhi jumlah kebutuhan jam tidur yang sulit dicapai hanya dengan tidur panjang di malam hari.
  2. Dapat membantu memenuhi kebutuhan irama sirkadian alami tubuh seperti memenuhi rasa mengantuk di siang hari.
  3. Siklus kadar adenosine yang naik turun beberapa kali dengan pola tidur bifasik dapat membantu menjernihkan rasa penat.
  4. Tak disangkal, tidur siang membantu Anda memperbaiki mood dengan memberi pasokan energi baru setelah istirahat singkat di tengah aktivitas.

Tentunya, tak semua orang akan cocok menjalani pola tidur bifasik ini. Pada sebagian orang, pola tidur monofasik justru lebih memberikan manfaat bagi kesehatan dan lebih cocok untuk aktivitas mereka. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba terlebih dahulu dan melihat efeknya pada keseharian. Anda dapat pula mendiskusikannya dengan dokter jika ada keluhan yang dialami setelah melakukan pola tidur ini. Jadi, Anda tertarik menerapkan pola tidur bifasik?

[HNS/ RVS]

1 Komentar