Sukses

7 Tanda Herpes Genital yang Tak Boleh Anda Abaikan

Mengenali beragam tanda herpes genital perlu Anda lakukan untuk mendeteksi terjadinya penyakit menular seksual tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Herpes genital merupakan salah satu jenis infeksi menular seksual yang sering terjadi. Kebanyakan penderita tidak menyadari bahwa mereka mengalami penyakit ini. Oleh sebab itu penting untuk mengetahui bermacam tanda herpes genital ini.

Dengan mengenali sejumlah tanda dan gejala yang menyertai penyakit herpes genital, Anda bisa melakukan deteksi dini.

Seputar herpes genital

Herpes genital terjadi disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks, terutama yang tipe 2. Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak seksual baik secara vagina, oral maupun anal.

Infeksi ini tetap akan ditularkan walaupun sang penderita tidak mengetahui bahwa ia menderita herpes genital, tidak memiliki keluhan, ataupun tanda-tanda infeksi.

Ketika terinfeksi, virus akan masuk melalui kulit, kemudian berjalan hingga mencapai serabut saraf di tulang belakang. Di saraf ini mereka dapat menjadi dorman atau inaktif kemudian menetap.

Virus dapat menjadi aktif kembali seiring berjalannya waktu dan melalui jalur saraf muncul kembali ke permukaan kulit. Saat inilah dapat terjadi gejala atau keluhan, dan bisa jadi tetap tidak diketahui.

Gejala biasa timbul dalam beberapa hari hingga minggu setelah paparan pertama kali, bahkan  sampai tahunan bila gejala awal tidak terjadi. Terkadang penyakit ini salah dinilai sebagai gigitan serangga, jerawat, infeksi jamur, infeksi bakteri, atau infeksi kandung kemih.

Keluhan yang terjadi dapat parah sejak pertama kali timbul, meliputi lenting kecil yang mudah pecah dan terbuka menghasilkan luka yang nyeri. Luka ini dapat sembuh dalam 2-4 minggu. Lenting dan luka dapat diikuti dengan gejala seperti flu dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kenali tanda-tandanya

Berikut ini adalah tanda-tanda herpes genital yang sebaiknya jangan diabaikan, sebab dapat terjadi baik pada pria maupun wanita :

  • Terdapat area yang merah atau kasar pada sekitar kelamin tanpa nyeri, gatal atau kesemutan.
  • Gatal atau kesemutan pada sekitar kelamin atau daerah anus.
  • Lepuh kecil yang pecah dan menyebabkan luka yang nyeri pada sekitar kelamin, bokong, paha atau daerah anus. Terkadang lepuh dapat terjadi dalam uretra (saluran kemih).
  • Nyeri berkemih karena urine melewati luka, terutama pada wanita.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri punggung.
  • Gejala seperti flu meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sering merasa lelah.

Keluhan dari penyakit ini dapat berulang hingga 4-5 kali dalam satu tahun dan biasanya dipicu oleh stres emosional atau penyakit. Pada masa ini, sistem kekebalan tubuh akan kurang mampu menekan virus, sehingga virus menjadi aktif kembali.

Pemicu lainnya dapat berupa kelelahan, diet yang buruk, paparan sinar matahari, hubungan seksual, haid, pengobatan steroid, operasi maupun trauma.

Penyakit ini dapat ditegakkan dengan mudah, yaitu melalui pemeriksaan fisik dan mungkin dikonfirmasi dengan tes usap atau darah. Oleh sebab itu, bila mengalami keluhan pada area kelamin, sebaiknya periksakan diri langsung ke dokter terdekat atau dokter spesialis kulit dan kelamin.

Penyakit herpes genital ternyata dapat berkembang serius dan bahkan mengancam nyawa. Pada wanita hamil yang terinfeksi penyakit ini dapat menularkannya ke anak mereka. Oleh karena itu Anda perlu mengenali gejala dan tanda penyakit herpes genital, agar bisa melakukan deteksi dini, bahkan mencegahnya sebelum terjadi.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar