Sukses

Tips Aman Olahraga Saat Polusi Udara di Jakarta

Polusi udara di Jakarta memang cukup mengkhawatirkan. Dengan lima tips ini, Anda tetap bisa olahraga saat polusi udara mendera Jakarta.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga saat polusi udara tinggi terjadi di Jakarta tentu membuat Anda tidak nyaman. Bukannya mendapat manfaat yang maksimal dari olahraga, bisa jadi Anda mengalami sesak napas atau gangguan pada paru-paru akibat menghirup udara berdebu kaya polutan itu.

Seperti pernah dijelaskan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, paparan zat polutan di udara memang dapat merusak jaringan paru-paru. “Ketika jaringan ini rusak, maka Anda akan lebih rentan terhadap berbagai penyakit.”

Untuk melindungi diri Anda dari polusi udara, dr. Andika menyarankan Anda untuk menghindari sumbernya. Misalnya, orang yang merokok, tempat yang padat kendaraan (jalan raya dan terminal), mengatur ventilasi rumah dengan baik, serta pastikan lingkungan rumah bebas kotoran dan debu.

Tips aman berolahraga saat polusi udara

Lantas, apakah polusi udara menjadi alasan Anda tidak berolahraga? Tentu saja tidak. Anda tetap bisa berolahraga dengan melakukan lima tips aman, yaitu:

1. Pilih tempat yang banyak dikelilingi pepohonan hijau

Anda bisa memilih tempat ini, misalnya di taman sekitar rumah atau di sekitar Ruang Terpadu Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang biasanya memang banyak pepohonan. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati yang merupakan tim redaksi medis KlikDokter, ruang terbuka hijau sangat baik dijadikan tempat untuk berolahraga.

"Itu bisa dibilang sebagai salah satu pilihan tempat baik. Sirkulasi udara di sekitar yang banyak pepohonan biasanya memang sangat baik karena teduh dan banyak pasokan oksigen," ujar dia.

2. Pilih waktu yang tepat

Memilih waktu untuk berolahraga juga penting dilakukan. Menurut dr. Dyan Mega, jangan pilih waktu saat siang hari atau sore hari ketika rush hour. Biasanya pada saat itu, polusi dalam tingkat paling mengkhawatirkan.

"Pilihlah waktu, misalnya pagi atau malam sekalian. Biasanya, pada waktu-waktu itu lebih aman karena tingkat polusi sudah mulai turun," jelas dr. Dyan Mega.

3. Pakai masker khusus olahraga

Ketika berolahraga, kebutuhkan akan oksigen menjadi lebih banyak. Untuk menghindari polutan ini, Anda dapat berolahraga sambil memakai masker khusus olahraga.

Jangan pakai masker yang sekali pakai karena ada kemungkinan pernapasan jadi sesak dan Anda malah tak bisa beraktivitas dengan maksimal. Ketika kekurangan oksigen, tubuh akan lemas, bahkan bisa mengurangi tingkat kesadaran dan pingsan.

4. Anda bisa coba olahraga indoor

Saat polusi udara sudah sangat buruk, pilihan aman adalah mencoba olahraga dalam ruangan (indoor). Anda bisa ikutan gym, yoga, atau senam. Selain itu, Anda juga bisa mencoba futsal, bulu tangkis, dan basket yang sering juga dimainkan di dalam ruangan.

5. Hindari daerah padat

Tingkat polusi tertinggi biasanya berjarak 50 kaki (15 meter) dari jalan. Untuk itu, hindari daerah yang sibuk, padat, serta memiliki tingkat kemacetan tinggi. Kombinasikan juga untuk menghindari rush hour seperti yang disebutkan di atas.

Seperti kata pepatah, "banyak jalan menuju Roma". Maka, banyak cara pula untuk tetap olahraga saat polusi udara berat di Jakarta. Jadi, jangan ragu lagi berolahraga dengan menjalani lima tips tersebut. Selain dengan olahraga, pastikan juga Anda mengonsumsi makanan sehat dan bersih agar daya tahan tubuh semakin prima.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar