Sukses

8 Penyebab Kaki Bengkak yang Wajib Anda Tahu

Batal pakai sepatu cantik karena kaki bengkak? Yuk, coba cari tahu dulu penyebab kaki bengkak berikut ini agar bisa segera diatasi!

Klikdokter.com, Jakarta Bukan cuma mata bengkak saja yang bisa mengganggu penampilan, kaki bengkak pun sama mengganggunya! Sepatu cantik sudah siap digunakan untuk beraktivitas, tapi kini Anda harus rela pakai sandal atau bahkan tak pakai alas kaki dulu karena kaki yang membengkak. Kesal, kan? Yuk, cari tahu penyebab kaki bengkak Anda!

Penyebab kaki bengkak

Dilansir dari Prevention.com, salah satu alasan utama mengapa kaki bisa bengkak adalah karena adanya gravitasi yang menarik cairan dalam tubuh ke kaki. Dan secara umum, kondisi ini tidak berbahaya.

Kendati demikian, akan lebih baik bila Anda juga mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan kaki bengkak. Sehingga, jika suatu saat kondisi ini terjadi, Anda bisa mengatasinya. Adapun penyebab kaki bengkak yang dimaksud meliputi:

1. Terlalu banyak duduk

Ketika Anda sering menggunakan kaki untuk melangkah dan berlari saat beraktivitas, biasanya gejala yang dihasilkan adalah kaki pegal-pegal atau terasa sakit. Namun, bila Anda cenderung jarang menggunakan kaki untuk bergerak dan beraktivitas, maka yang terjadi adalah kaki menjadi bengkak.

Ketika Anda terlalu banyak duduk misalnya. Kaki hanya menggantung lurus ke bawah sepanjang hari, sehingga terbentuklah pembengkakan pada kaki. Untuk mencegah dan mengatasi hal tersebut, Anda bisa menyangga kaki dengan bangku atau bantal tinggi agar tidak ada penumpukan cairan di kaki.

2. Konsumsi makanan asin secara berlebih

Mengonsumsi makanan yang rasa asinnya cukup tajam memang bisa meningkatkan nafsu makan. Sayangnya, bila dilakukan terus-menerus dalam jumlah yang banyak, hal itu dapat menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di dalam tubuh sehingga berujung pada pembengkakan kaki.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Terdapat cedera

Walaupun retensi cairan dan gangguan pembuluh darah adalah penyebab umum dari kaki bengkak, tetapi cedera seperti patah tulang juga bisa menyebabkan pembengkakan. Biasanya, untuk meredakan rasa sakit dan bengkak, obat ibuprofen bisa dijadikan solusinya.

4. Anda sedang hamil

Ketika hamil, tubuh memang akan menahan lebih banyak cairan. Perut yang kian membesar juga memberi tekanan pada pembuluh darah di kaki, sehingga terjadilah pembengkakan di area tersebut. Adanya perubahan hormon saat hamil bisa membuat panggul Anda lebih relaks, yang merupakan reaksi normal menjelang persalinan.

Sayangnya, hal itu sekaligus melonggarkan ligamen kaki. Untuk mengurangi efek bengkak di kaki, dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter menyarankan untuk berbaring miring ke kiri, sering mengangkat kaki ke atas, jangan menyilangkan kaki saat duduk, dan gunakan stoking khusus ibu hamil pada malam hari untuk mencegah pengumpulan darah di area sekitar tumit.

5. Efek samping PMS

Selain membuat Anda merasa mudah tersinggung dan kram, perubahan hormonal dari siklus menstruasi juga dapat menyebabkan cairan tubuh tertahan seminggu atau lebih sebelum menstruasi. Alhasil, tangan dan kaki menjadi bengkak.

6. Akibat dari konsumsi obat-obatan

Beberapa obat-obatan, seperti kontrasepsi oral, steroid, sejenis obat tekanan darah, beberapa antidepresan, dan obat diabetes dapat menahan cairan tubuh Anda. Sehingga, efek samping yang dihasilkan berupa pembengkakan di kaki.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

7. Adanya varises

Jika Anda memiliki varises, maka risiko untuk mengalami kaki bengkak jauh lebih besar. Penyebab varises adalah katup di vena yang mendorong darah ke jantung tidak bisa bekerja maksimal, sehingga darah mengumpul di kaki dan membuat pembuluh darah menonjol.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menggunakan stoking kompresi, angkat kaki selama 15 menit beberapa kali sehari, dan juga berolahraga secara teratur agar peredaran darah menjadi lebih lancar.

8. Terdapat gumpalan darah

Waspada jika pembengkakan kaki terjadi secara tiba-tiba, terutama ketika hanya terjadi pada satu kaki. Pasalnya, hal tersebut bisa menandakan adanya pembekuan darah di dalam jaringan atau dalam dunia medis disebut deep vein thrombosis (DVT).

Umumnya, hal ini dialami oleh orang yang sudah lama bed rest atau habis melakukan perjalanan panjang dengan mobil atau pesawat. Penggumpalan darah sebaiknya didiagnosis dengan USG dan harus segera diobati dengan obat pengencer darah.

Tips mengatasi kaki bengkak

Beberapa penyebab kaki bengkak di atas ada yang tak mesti membutuhkan bantuan medis dan ada pula yang membutuhkan pertolongan dokter. Untuk kaki bengkak yang disebabkan oleh penggumpalan darah, konsumsi obat-obatan dan cedera kaki, harus ditangani dokter.

Sedangkan sisanya, bisa Anda perbaiki dengan cara perubahan pola makan yang lebih sehat, khususnya mengurangi asupan garam, lebih sering berolahraga, hingga tak boleh terlalu lama duduk. Pastikan untuk mengangkat kaki selama beberapa menit dalam sehari agar cairan tak menumpuk di bagian bawah.

Penyebab kaki bengkak bisa beragam. Penanganannya pun tidak sama. Agar terhindar dari kondisi ini, sebisa mungkin hindari berbagai faktor pemicu kaki bengkak di atas dan mulailah terapkan gaya hidup sehat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar