Sukses

Kiat Atasi Pusing di Pesawat bagi Jemaah Calon Haji

Tak semua jemaah calon haji kuat menempuh perjalanan jauh. Mereka bisa saja pusing akibat mabuk udara. Ini cara atasi pusing di pesawat.

Klikdokter.com, Jakarta Jemaah calon haji yang tidak terbiasa menempuh perjalanan jauh dengan pesawat perlu tahu cara untuk atasi pusing di pesawat. Perjalanan jauh dengan pesawat untuk menuju Tanah Suci memang perlu  waktu yang tidak sebentar.

Bagi yang tidak terbiasa tentu harus waspada dengan beragam gangguan kesehatan misalnya pusing di pesawat, dehidrasi atau keluhan lainnya. Perlu diketahui bahwa dari Jakarta menuju Tanah Suci menempuh perjalanan dengan pesawat selama 9 jam.

Selama durasi tersebut, orang yang yang memiliki masalah mabuk perjalanan, khususnya mabuk udara, pasti akan tersiksa. Salah satu gejala dari mabuk udara yang paling mengganggu selain mual adalah rasa pusing.

Berikut adalah beberapa cara mudah untuk mengatasi pusing di pesawat bagi para jemaah calon haji:

  • Minum obat

Mabuk perjalanan alias motion sickness disebabkan oleh tidak seimbangnya rangsangan yang disalurkan oleh organ keseimbangan (telinga) ke otak dengan informasi yang disampaikan oleh indra lainnya. Ketika naik pesawat, akan ada tekanan atau gerakan-gerakan tertentu seperti gerakan vertikal yang membuat Anda merasa pusing.

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, ketika rasa pusing itu muncul, Anda dapat mengonsumsi beberapa obat-obatan untuk mengurangi gejala tersebut.

“Dua jenis obat yang biasanya mampu menurunkan risiko terjadinya mabuk perjalanan adalah antikolinergik dan antihistamin,” jelas dr. Alvin. 

  • Pindah tempat duduk

Bagian depan kendaraan, termasuk pesawat, biasanya akan memiliki guncangan yang lebih sedikit ketimbang bagian belakang. Oleh sebab itu, jika keadaannya memungkinkan, bertukarlah tempat duduk dengan kerabat yang kebetulan mendapatkan nomor kursi di bagian depan.

  • Duduk dengan posisi yang nyaman

Setelah pindah ke kursi depan, pastikan juga bahwa posisi duduk Anda nyaman. Lalu, berikanlah pijatan-pijatan di kepala agar tidak terlalu tegang. Bila di sekitar ada orang yang memang bisa memijat, tak ada salahnya meminta bantuannya untuk memijat kepala Anda hingga gejala mereda.

Saat memijat, usahakan untuk tidak menggunakan minyak-minyakan atau balsem yang berbau menyengat. Pasalnya, aroma tersebut dapat mengganggu kenyamanan dan bisa memicu orang sekitar untuk ikut-ikutan pusing di pesawat.

Jika memang ingin memberikan sensasi hangat di kepala tanpa ingin menyusahkan orang lain, lebih baik tempelkan potongan koyo di bagian pelipis dan gunakan alat pijat elektrik untuk memberikan tekanan lembut. 

  • Jangan menonton atau membaca

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, Anda sebaiknya segera menghentikan kegiatan apabila merasa pusing saat menonton atau membaca buku di pesawat. Sebab, meneruskan menatap layar atau buku dalam keadaan pusing hanya akan memperburuk keluhan.

Akan lebih baik bila Anda membuat diri senyaman mungkin, tutup mata dan tidak berjalan-jalan di lorong pesawat. Jika memungkinkan, tidurlah selama di pesawat. 

  • Atur pola makan

Ketika pusing tetapi waktu makan sudah tiba, ada baiknya Anda mengontrol apa yang hendak dimasukkan ke dalam perut. Dikatakan oleh dr. Nadia, Anda dilarang mengonsumsi makanan pedas dan terlalu berlemak atau bersantan karena dapat memperburuk gejala mabuk udara. Selain itu, Anda juga wajib membatasi porsi makan agar tidak berlebihan.

Beberapa cara di atas diharapkan mampu menjadi solusi untuk atasi pusing di pesawat bagi jemaah calon haji yang hendak pergi ke Tanah Suci. Apabila pusing masih berlanjut dan terasa semakin mengganggu, tak ada salahnya untuk segera minta pertolongan pada pihak medis.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar