Sukses

Cara Praktis yang Efektif Cegah Kadas dan Kurap

Ingin kulit sehat yang bebas dari kadas dan kurap? Ini tindakan yang mesti Anda lakukan!

Klikdokter.com, Jakarta Apa yang pertama kali terlintas di pikiran ketika Anda mendengar tentang kadas dan kurap? Apakah gatal-gatal, atau penampilan kulit yang tidak enak dipandang? Lantas, tahukah Anda bahwa kadas dan kurap adalah dua kondisi serupa yang sering diartikan berbeda?

Faktanya, kadas dan kurap adalah jenis penyakit kulit yang sama-sama disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita. Jenis jamur tersebut menyebabkan dermatofitosis, yaitu infeksi yang memiliki kemampuan untuk melekat dan merusak jaringan keratin (lapisan terluar epidermis).

Jamur penyebab kadas dan kurap bisa menginfeksi kulit manusia jika kelembapan dan kebersihan area tersebut tidak terjaga. Selain itu, Anda yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah seperti lansia dan anak-anak juga lebih rentan terkena.

Kadas dan kurap bersifat menular dari kontak fisik maupun alat yang digunakan secara bergantian. Di samping itu, perlu Anda ketahui juga bahwa penularan tidak saja lewat manusia, tetap bisa juga melalui hewan peliharaan seperti kucing atau anjing.

Gejala yang paling sering dirasakan pada kadas dan kurap adalah gatal. Selain itu, penyakit kulit tersebut juga menyebabkan munculnya bercak berbentuk oval atau bulat seperti cincin dengan pinggiran aktif berwarna merah. Disebut pinggiran aktif karena pinggiran dari bercak cincin tersebut lama-kelamaan bisa meluas dan terasa semakin gatal. Jika bercak digaruk, maka akan menimbulkan luka yang nantinya terasa perih dan membuat kulit menjadi tebal.

Mencegah kadas dan kurap

Dalam dunia medis, kadas dan kurap biasa disebut dengan tinea. Penamaan spesifik dari kondisi tersebut disesuaikan lagi dengan bagian tubuh yang terkena infeksi jamur dermatofita.

Contoh, keluhan akan disebut tinea corporis jika infeksi terjadi di tubuh, tinea capitis (kulit kepala), tinea pedis (kaki dan jari kaki), tinea cruris (selangkangan), tinea ungueum (kuku), dan tinea barbae (kumis, janggut). Meski berbeda istilah dan lokasi, semuanya tetap dikategorikan sebagai kadas atau kurap karena sama-sama disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita.

Jika Anda tak ingin mengalami kadas atau kurap di bagian tubuh manapun, beberapa tindakan yang perlu dilakukan adalah:

  • Mandi minimal 2 kali sehari. Ini sangat penting, apalagi jika Anda mengeluarkan banyak keringat saat beraktivitas.
  • Keringkan tubuh dengan teliti, termasuk di bagian lipatan seperti selangkangan dan ketiak. Jika tubuh Anda basah dan kelembapannya tidak terjaga dengan baik, jamurmenjadi lebih mudah tumbuh dan berkembang. Hal tersebut meningkatkan risiko terjadinya infeksi jamur, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kadas atau kurap.
  • Gunakan handuk dan pakaiansecara pribadi. Hindari menggunakan barang-barang tersebut secara bergantian, sekalipun pada anggota keluarga. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran jamur dari satu orang ke orang lainnya.
  • Ganti celana dalam setiap hari atau ketika dirasa sudah basah.
  • Hindari penggunaan celana yang terlalu ketat atau berbahan tidak menyerap keringat.
  • Turunkan berat badan ke rentang ideal. Orang gemuk biasanya akan lebih lembap karena mudah berkeringat, sehingga risiko terjadinya infeksi jamur lebih tinggi.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara berkala. Karena,penularan dapat terjadi jika Anda menggaruk kadas atau kurap lalu menyentuh bagian tubuh lain.
  • Jika kadas atau kurap sudah terlanjur terjadi, gunakan obat antijamur sesuai dosis yang tertera di label kemasan.

Kadas dan kurap adalah dua penyakit kulit yang sama-sama disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita. Jika Anda mengalami keluhan tersebut dan tidak kunjung membaik meski sudah diobati, jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter spesialis kulit.

(NB/ RVS)

1 Komentar