Sukses

Mengenal Gangguan Mata Malas Lebih Jauh

Gangguan mata malas masih belum banyak dikenali masyarakat. Padahal, penanganan yang cepat diperlukan untuk mengatasi gangguan mata ini.

Mata malas bukan sekadar keluhan pada penampilan fisik mata yang tampak tidak bersemangat. Mata malas, atau secara medis sering disebut dengan amblyopia, termasuk ke dalam gangguan mata yang cukup serius dan butuh upaya keras untuk  menyembuhkannya. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak.

Jika tidak ditangani, amblyopia dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan secara permanen. Sering kali kondisi ini terlambat terdeteksi karena gejala mata malas tidak selalu ditunjukkan. Yuk, kenali penyebab mata malas dan cara mengatasinya berikut ini.

1 dari 3 halaman

Apa Itu Mata Malas?

Mata malas merupakan kondisi berkurangnya ketajaman penglihatan di salah satu mata. Gangguan ini jadi sulit dideteksi karena hasil pemeriksaan menyeluruh pada penderita jarang menunjukkan adanya penyakit mata yang berat.

Padahal, penurunan penglihatan telah terjadi. Hal ini disebabkan oleh perkembangan proses penglihatan yang tidak normal pada saat penderita berusia bayi atau anak-anak.

Mata malas sering kali sulit untuk didiagnosis hingga menunjukkan gejala berat. Namun, terdapat beberapa gejala mata malas yang bisa muncul, antara lain:

  • Kecenderungan untuk menabrak benda di satu sisi tertentu
  • Bola mata yang melihat ke dalam atau ke luar 
  • Kedua mata terlihat tidak bekerja bersama
  • Pandangan mata kabur atau berbayang
  • Penderita sering menyipitkan mata ketika berusaha melihat suatu benda

Artikel Lainnya: Hubungan antara Mata Minus dan Mata Malas

2 dari 3 halaman

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Malas

Penglihatan baik diperoleh dari stimulasi yang cukup pada mata. Stimulasi diberikan agar perkembangan organ mata dan saraf-sarafnya bisa berkembang baik. Pada gangguan mata malas, terjadi kekurangan stimulasi untuk sistem penglihatan ketika penderita masih anak-anak.

Meskipun paling sering dialami oleh satu mata, kasus mata malas pada kedua mata juga bisa ditemukan. Penyebab paling umum dari mata malas di masa kanak-kanak adalah sebagai berikut:

  • Gangguan refraksi mata yang sangat berat, misalnya memiliki minusplus, atau silinder mata yang terlalu tinggi.
  • Memiliki penyakit mata juling (strabismus).
  • Memiliki penyakit mata yang bersifat menutupi penglihatan (visual deprivation), misalnya kelopak mata jatuh sebelah, tumor di kelopak mata, dan memiliki katarak saat usia muda.
  • Faktor genetik atau riwayat keluarga dengan amblyopia.
  • Kerusakan pada salah satu mata karena trauma.
  • Kelopak mata yang menurun. 
  • Defisiensi vitamin A.
  • Ulkus atau jaringan parut pada kornea.
  • Operasi mata.

Umumnya, penyebab-penyebab mata malas di atas terjadi pada masa perkembangan sistem penglihatan, yaitu di bawah usia 8-10 tahun pertama kehidupan. 

Artikel Lainnya: Kenali Gejala Gangguan Penglihatan pada Anak

Selain itu, jika menderita sindrom tertentu, misalnya sindrom Down, maka akan sering terjadi kekeruhan media penglihatan. Risiko mata malas juga menjadi meningkat.

Lalu, adakah cara untuk menangani kondisi mata malas? Penanganan dapat dilakukan dengan mencari penyakit yang mungkin mendasarinya dan melakukan penindakan pada penyakit tersebut. Contohnya penggunaan kacamata pada penderita rabun jauh, terapi mata juling, atau operasi untuk membuang lensa katarak.

Selanjutnya, paksakan mata yang sudah mengalami kondisi tersebut untuk aktif kembali. Tindakan ini dapat dilakukan dengan mengistirahatkan salah satu mata yang lebih normal, baik menggunakan penutup (terapi oklusi) maupun obat mata (penalisasi).

Dengan begitu, mata yang mengalami mata malas akan distimulasi untuk bekerja optimal sehingga sistem sarafnya dapat kembali berkembang.

Nah, kini Anda telah mengenal apa yang dimaksud dengan mata malas. Kenali gejala mata malas sedini mungkin dan lakukan pemeriksaan mata secara rutin sejak usia anak-anak. Hal ini dilakukan untuk mengatasi gangguan mata tersebut dan menjaga agar sistem penglihatan selalu terawat dengan baik.

Jika memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan mata lainnya, Anda dapat menanyakan langsung kepada dokter kami melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. 

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar