Sukses

Manfaat Makan Labu Siam Saat Lebaran bagi Penderita Asam Urat

Takut kena asam urat saat Lebaran? Jangan khawatir, Anda bisa mengonsumsi labu untuk menangkalnya.

Klikdokter.com, Jakarta Saat Lebaran tiba, segala jenis makanan terhidang di meja, misalnya, ketupat, opor ayam, rendang sapi, dan sambal goreng ati ampela. Dari beragam makanan lezat itu, beberapa di antaranya justru bahaya bagi penderita asam urat. Nah, untuk menghindari kekambuhan, Anda bisa mengonsumsi labu siam.

Tanaman yang masih dalam keluarga labu-labuan itu adalah sayuran yang mudah ditemui di Indonesia. Biasanya, sayuran yang memiliki nama Latin Sechium edule tersebut sering dijadikan lalapan bersama mentimun dan daun selada.

Labu siam mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin B, C, E, dan K. Selain itu, sayuran berwarna hijau ini juga kaya akan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, asam folat, zat besi, dan zink.

Asam urat dan gejalanya

Seperti dijelaskan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, asam urat adalah suatu keadaan yang terjadi ketika terdapat penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan. Sebelum kristal asam urat terbentuk, biasanya terjadi peningkatan kadar asam urat yang tinggi di dalam darah atau dikenal medis dengan istilah hiperuricemia.

Pada umumnya, nyeri asam urat disebabkan oleh konsumsi makanan yang memiliki kadar purin tinggi, seperti jeroan yang terdiri dari otak, hati, dan ampela. Makanan laut juga kerap menjadi penyebab kadar asam urat seseorang tinggi.

Gejala penyakit asam urat biasanya:

  • Nyeri sendi berkepanjangan, yang sering dirasakan pada ibu jari kaki, kaki, lutut, mata kaki, jari tangan, dan pergelangan tangan.
  • Peradangan sendi. Sendi yang terkena penyakit asam urat dapat mengalami bengkak, keras, panas, dan kemerahan.
  • Hambatan ruang gerak. Akan muncul gejala kekakuan sendi sehingga sulit untuk bergerak.
1 dari 2 halaman

Labu siam untuk menangkal asam urat

Agar bisa terhindar dari itu semua, Anda bisa mengonsumsi labu siam sebagai penangkalnya. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Davao Medical School Foundation menemukan adanya penurunan kadar asam urat pada kelinci yang mengonsumsi labu siam sebanyak 25 persen.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, manfaat labu siam untuk penderita asam urat diketahui berasal dari kandungan vitamin dan mineral yang kaya akan serat. Serat di dalam tubuh dapat membantu memperlancar proses metabolisme.

"Tak hanya itu, labu siam juga memiliki kandungan purin (unsur yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah) yang rendah. Dengan demikian, labu siam bisa dimasukkan ke dalam menu diet rendah purin," ujar dr. Dyah.

Namun, tak melulu soal makanan, ada beberapa faktor risiko juga yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, yaitu:

  • Obesitas. Kelebihan berat badan menjadikan tubuh akan memproduksi lebih banyak asam urat. Ginjal pun akan mengalami kesulitan untuk membuang asam urat.
  • Kondisi medis tertentu. Ini seperti tekanan darah tinggi, penyakit kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung, dan ginjal.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu. Ini seperti diuretic tiazid, aspirin dosis rendah, atau obat-obatan untuk mencegah penolakan pada orang yang mengalami transplantasi organ.
  • Riwayat keluarga mengalami asam urat. Adanya anggota keluarga yang menderita penyakit ini juga memperbesar risiko Anda terkena penyakit ini.
  • Usia dan jenis kelamin. Penderita asam urat lebih sering terjadi pada pria. Namun, setelah wanita mengalami menopause, kemungkinannya menjadi sama dengan pria.

Diet rendah purin pada penderita asam urat adalah kunci mencegah kekambuhan. Jadi, jangan biarkan diri Anda kalap saat hidangan Lebaran tersaji. Lebih baik perbanyak konsumsi labu siam yang rendah purin. Anda dapat memakan labu siam yang diolah dengan cara dikukus atau direbus. Atau, Anda bisa menumis labu siam sebelum disantap.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar