Sukses

Kapan Waktu yang Tepat untuk Olahraga di Bulan Puasa?

Ingin tetap berolahraga meski sedang puasa? Boleh saja, asalkan dilakukan di waktu yang tepat!

Klikdokter.com, Jakarta Siapa bilang olahraga saat berpuasa bikin tambah lemas? Sebaliknya, olahraga yang dilakukan di waktu yang tepat justru akan membuat stamina Anda tetap prima selama berpuasa.

Para pakar telah mengetahui manfaat berpuasa dan berolahraga. Sesungguhnya, kedua kombinasi tersebut merupakan taktik menurunkan berat badan yang sangat efektif, bahkan dapat mencegah timbulnya diabetes!

Manfaat berolahraga saat puasa

Sebuah penelitian tahun 2016 yang dimuat dalam The Journal of Nutrition and Metabolism menemukan bahwa puasa yang dilakukan sebelum olahraga di pagi hari akan meningkatkan pembakaran lemak. Ini pun berlaku di bulan Ramadan, di mana olahraga umumnya dilakukan setelah seharian berpuasa.

Dalam kondisi normal, tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi saat berolahraga. Namun bila Anda sedang berpuasa, cadangan karbohidrat yang disebut glikogen sangat mungkin telah habis digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Konsekuensinya, tubuh akan menggunakan sumber energi lain, yakni lemak. Karena itulah, olahraga yang dilakukan saat puasa berpotensi membakar lemak lebih banyak sehingga efektif bila Anda ingin menurunkan berat badan.

Kapan waktu yang tepat?

Para pakar menganjurkan bahwa waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah sebelum waktu berbuka atau kurang lebih setelah pukul 15.00. Secara psikologis, pilihan waktu ini membuat Anda lebih semangat karena tak perlu lama menunggu waktu buka puasa setelah berolahraga.

Bila aktivitas sehari-hari sangat padat, olahraga dapat dilakukan sekitar satu jam setelah berbuka. Namun saat berbuka dianjurkan hanya mengonsumsi air putih dan sedikit makanan ringan bila Anda akan berolahraga setelahnya. Setelah selesai berolahraga, barulah Anda boleh mengonsumsi makanan berat dengan komposisi yang seimbang. Dengan cara ini, olahraga akan tetap efektif untuk membakar kelebihan lemak tubuh.

Bagaimana dengan tengah hari? Sejatinya, waktu ini kurang baik untuk berolahraga. Sebab berolahraga sambil berpuasa akan menghabiskan energi tubuh yang tersisa, padahal waktu berbuka masih lama. Namun, bila Anda tidak memiliki alternatif waktu lain dan sangat ingin melakukannya saat tengah hari, batasi waktu olahraga hanya selama 20–30 menit dan lakukan jenis latihan yang intensitasnya ringan.

Durasi olahraga saat puasa

Selama berpuasa, durasi olahraga dibatasi sekitar 30–60 menit, baik yang dilakukan sesaat sebelum atau setelah berbuka. Meski demikian, batasan ini tidak pasti, apalagi bila Anda baru memulainya.

Di hari-hari awal, mulailah semampu Anda, misalnya cukup selama 20–30 menit. Bila sudah terbiasa, durasi dan intensitas olahraga yang dilakukan bisa ditingkatkan sesuai dengan kemampuan.

Jenis olahraga yang ideal dilakukan saat puasa adalah latihan aerobik berintensitas ringan hingga sedang. Contohnya, bersepeda, lari, yoga, pilates, berenang, serta latihan sit-up, push-up dan plank. Latihan angkat beban juga boleh, asal sesuai dengan kemampuan Anda.

Bila belum terbiasa berolahraga, lakukanlah aktivitas yang lebih ringan seperti berjalan kaki atau jogging, serta peregangan (stretching) seluruh tubuh.

Meski olahraga saat puasa lebih banyak manfaat ketimbang risikonya, Anda tetap harus waspada. Ketika muncul rasa melayang, mual, pusing, berkunang-kunang, lemas, atau berkeringat dingin, segera hentikan aktivitas dan beristirahat. Itu adalah tanda bahwa kadar gula darah Anda sudah terlalu rendah (hipoglikemia).

Pada dasarnya, puasa bukanlah halangan untuk berolahraga. Justru, olahraga saat puasa akan membuat Anda lebih fokus dan bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun ingat, tidak perlu memaksakan diri. Hal yang paling penting adalah bergerak, ketimbang tidak melakukannya sama sekali. Imbangi pula dengan konsumsi makanan yang sehat saat sahur dan buka puasa. Percayalah, dengan berolahraga selama puasa, tubuh Anda akan jauh lebih sehat dan prima!

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar