Sukses

Efek Kemoterapi pada Wajah seperti Dialami Ibu Ani Yudhoyono

Ada beberapa kondisi akibat efek kemoterapi pada wajah seperti yang dialami Ibu Ani Yudhoyono. Bagaimana solusinya?

Klikdokter.com, Jakarta Efek kemoterapi pada pengobatan kanker bisa mengimbas pada bagian lain pada tubuh termasuk wajah. Sejak terdiagnosis mengalami kanker darah, ibu Ani Yudhoyono juga harus menjalani kemoterapi. Efek ini pula yang mau tidak mau harus dialaminya.

Metode terapi kanker tersebut identik dengan efek samping seperti rambut rontok dan mual. Meski tujuan kemoterapi baik, yaitu menekan dan membasmi pertumbuhan sel, tetapi terapi ini bisa memengaruhi kulit penderita.

Beberapa efek samping kemoterapi yang bisa terjadi pada kulit antara lain:

1. Warna kulit menjadi lebih gelap

Efek kemoterapi pada wajah bisa membuat kulit tampak pucat dan menggelap. Kondisi pucat mungkin dialami orang yang sedang sakit, meski hanya demam. Namun, menggelapnya kulit bisa terjadi akibat efek hiperpigmentasi dari pengobatan kemoterapi. Hal ini dibenarkan oleh dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter.

“Keadaan ini bisa terjadi akibat efek dari beberapa obat yang digunakan dalam kemoterapi, misalnya alkylating agents dan antitumor antibody,” jelasnya.

Penggelapan warna kulit pada wajah Ibu Ani terlihat di bagian dahi dan kedua pipi. Kabar baiknya, hiperpigmentasi hanya bersifat sementara. Keluhan ini akan menghilang setelah penggunaan obat dihentikan selama kurang lebih 2 minggu.

2. Moon face

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, penderita kanker yang mendapatkan pengobatan kemoterapi rentan mengalami kondisi moon face alias wajah membulat.

Munculnya kondisi moon face disebabkan karena penggunaan obat steroid dalam kemoterapi. Jika steroid digunakan dalam jangka waktu yang lama, maka akan terjadi penambahan berat badan serta penumpukan lemak di tempat-tempat yang tidak wajar, salah satunya di wajah.

Ketika dosis obat kemoterapi mulai dikurangi, kondisi moon face akan berkurang. Namun, jika dosis obat tak mungkin dikurangi, solusinya adalah dengan mengurangi asupan garam pada makanan.

Pada tubuh orang tanpa kanker, sisa garam dalam tubuh bisa dikeluarkan dengan mudah oleh ginjal melalui urine. Sayangnya, steroid yang digunakan dalam pengobatan kemoterapi untuk penderita kanker menimbulkan efek retensi natrium, yaitu penyimpanan garam sehingga terjadi penahanan cairan di dalam tubuh. Penumpukan cairan tersebut akhirnya menimbulkan pembengkakan, perut kembung, serta rendahnya kalium dalam darah.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Kulit kering dan sensitif terhadap sinar matahari

Kulit kering sebetulnya lebih sering dialami penderita kanker ketimbang hiperpigmentasi. Derajat kekeringan kulit ini bervariasi. Mulai dari kulit bersisik halus, pecah-pecah, hingga mengelupas.

Selain itu, penderita yang rutin kemoterapi juga lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Akibatnya, kulit akan lebih mudah merah, bahkan perih, saat terpapar sinar matahari.

Bisakah efek kemoterapi pada kulit diatasi?

Efek samping kemoterapi pada kulit tidak bisa dihilangkan 100 persen, tetapi bisa diredakan gejalanya. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meringankan gangguan kulit pasca kemoterapi, antara lain:

  • Tidak mandi dengan air hangat karena dapat mengurangi tingkat kelembapan kulit.
  • Khusus kulit kering, pasien disarankan untuk menggunakan pelembap kulit yang mengandung vitamin E, shea butter ceramides, urea 10 persen, atau petroleum jelly setelah mandi dan sebelum tidur. Pelembap kulit berfungsi untuk mengikat air di dalam kulit dan meningkatkan kelembapannya.
  • Hindari terlalu lama terpapar sinar matahari. Selalu gunakan baju lengan panjang dan celana panjang.
  • Perbanyak konsumsi sayur, buah, serta air putih.

Efek kemoterapi memang membuat wajah Ibu Ani Yudhoyono terlihat lebih gelap. Namun, jangan jadikan efek kemoterapi tersebut sebagai fokus, karena yang paling utama adalah peran kemoterapi itu sendiri untuk sebagai pengobatan kanker darah yang dideritanya. Dengan begitu banyaknya perawatan intensif yang harus dijalani, semoga kesehatan ibu Ani Yudhoyono semakin membaik.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar