Sukses

Manfaat Buah Kurma yang Jarang Diketahui

Bulan puasa terasa tak lengkap tanpa kurma. Tahukah Anda, buah yang berasal dari Timur Tengah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Apakah Anda gemar mengonsumsi buah kurma? Buah asal Timur Tengah yang telah dikenal selama lebih dari 6000 tahun ini sering hadir menemani indahnya waktu buka puasa di bulan Ramadan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kurma mengandung beragam zat gizi yang mampu menunjang kesehatan tubuh Anda.

“Selain memiliki rasa yang enak, kurma juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat melimpah. Hal ini pula yang membuat banyak orang gemar mengonsumsi buah ini,” kata dr. Kartika Mayasari kepada KlikDokter.

Manfaat kurma

Melansir Healthline, berikut adalah beberapa manfaat kurma untuk kesehatan:

  • Menjaga kesehatan saluran cerna

Memenuhi kebutuhan serat setiap hari adalah langkah awal untuk memiliki saluran cerna yang sehat. Ini karena serat dapat mencegah terjadinya konstipasi atau sembelit, juga mengoptimalkan pergerakan saluran cerna sehingga tinja bisa keluar dengan lebih mudah.

Nah, untuk mewujudkan hal itu, Anda bisa menjadikan kurma sebagai buah yang dikonsumsi setiap hari. Kurma mengandung lebih dari 7 gram serat per 3,5 ons sajian. Studi menyebut, orang yang mengonsumsi 7 butir kurma setiap hari dalam durasi 21 hari mengalami buang air besar yang lebih lancar dan teratur.

  • Mencegah infeksi

Kurma mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas dan menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi dan penyakit jantung. Bahkan, kandungan flavonoid ―salah satu antioksidan― yang ada di dalam kurma juga mampu mencegah peradangan dan berpotensi mencegah diabetes, Alzheimer, dan kanker.

  • Meningkatkan kemampuan otak

Penelitian menemukan bahwa buah kurma dapat membantu proses peradangan, seperti interleukin 6 (IL-6) di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer.

Tak hanya itu, penelitian yang dilakukan pada hewan juga membuktikan berfungsi untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid. Zat ini dapat membentu plak di otak dan menyebabkan kematian sel otak jika kadarnya terlalu tinggi.

  • Membantu proses persalinan normal

Beberapa penelitian yang telah dilakukan menyebut bahwa kurma memiliki potensi untuk meringankan proses persalinan. Disebutkan bahwa mengonsumsi kurma selama beberapa minggu terakhir kehamilan dapat meningkatkan dilatasi serviks dan menurunkan kebutuhan akan induksi persalinan.

Pada studi lain yang dilakukan pada 91 wanita hamil, tim peneliti menemukan bahwa responden yang mengonsumsi 70–76 gram kurma setiap hari mulai minggu 37 kehamilan akan mengalami proses persalinan yang lebih ringan daripada mereka yang tidak makan kurma.

Melengkapi penjelasan di atas, dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter mengatakan bahwa kurma juga mengandung beragam manfaat, seperti:

  • Menurunkan risiko osteoporosis

Kurma mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, A, dan C; juga protein dan mineral penting seperti kalsium, zat besi, fosfor, potasium, magnesium, dan zink.

“Semua zat tersebut membuat kurma mampu menunjang kesehatan tulang, yang pada akhirnya menurunkan risiko terjadinya oeteoporosis atau tulang keropos,” jelas dr. Karin.

  • Meningkatkan kesuburan pria

Kurma memiliki zat bernama estron dan sterol, yang diyakini mampu meningkatkan kesuburan pria.

  • Melindungi ginjal

Kurma terbukti dapat menjaga kesehatan ginjal dengan melindungi organ tersebut dari racun dan obat yang berpotensi merusak.

Berkat adanya beragam manfaat di atas, apakah Anda tertarik untuk mulai mengonsumsi buah kurma setiap hari? Jika ya, pastikan Anda mengonsumsi pada porsi yang sesuai dan di waktu yang tepat. Dengan demikian, sederet manfaat sehatnya bisa segera Anda rasakan.

(NB/ RVS)

1 Komentar