Sukses

Kopi Hijau Lebih Ringan untuk Penderita Gastritis dan Vertigo?

Kopi hijau dinilai lebih aman bagi penderita gastritis, karena tidak memicu asam lambung, dan ramah bagi penderita vertigo. Apa benar?

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda yang belum tahu, kopi hijau adalah kopi yang terbuat dari kopi murni tanpa melalui proses pemanggangan, beda dengan kopi biasanya lewat dipanggang (roasted). Untuk beberapa kondisi seperti vertigo dan gastritis, konsumsi kopi tidak dianjurkan. Nah, katanya kopi hijau lebih ringan untuk penderita gastritis atau vertigo. Benarkah demikian?

Beberapa tahun belakangan, kopi hijau memiliki panggungnya sendiri, khususnya dalam hal tujuan penurunan berat badan.

Untuk membuatnya, biji kopi yang sudah matang akan dipisahkan dari kulitnya, untuk kemudian dijemur hingga kering. Jika sudah kering, kopi akan digiling hingga halus dan jadilah kopi hijau. Karena proses pembuatannya yang tanpa dipanggang, menjadikan kopi hijau mengandung asam klorogenat atau chlorogenic acid yang lebih banyak ketimbang kopi dari biji kopi yang dipanggang. Asam klorogenat tersebut diketahui mampu memengaruhi penyerapan glukosa di dalam tubuh, sehingga kadar glukosa darah dan metabolisme tubuh tetap terjaga.

Apakah kopi hijau lebih friendly pada penderita gastritis?

Selain dikatakan baik untuk membantu menurunkan berat badan, kopi hijau juga katanya lebih baik dan lebih ringan untuk Anda yang menderita gastritis atau vertigo. Apakah klaim tersebut didukung oleh fakta medis?

Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp.PD, dari KlikDokter, benar adanya bahwa kopi hijau mengandung asam klorogenat yang cukup tinggi. Manfaatnya pun beragam.

“Dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap hewan, kandungan kopi hijau dapat menurunkan gejala gastroesophageal reflux disease (GERD),” ungkap dr. Alvin. Tak hanya itu, kopi hijau juga diyakini bersifat antiinflamasi dan antioksidan, sehingga membantu meredakan beberapa gejala lainnya.

“Sayangnya, penelitian tersebut masih berskala kecil dan hanya dilakukan terhadap hewan. Hingga kini belum ada penelitian berskala besar yang dilakukan terhadap manusia terkait kandungan kopi hijau. Kalau bicara kandungan kafein, baik kopi biasa maupun kopi hijau kandungan kafeinnya sama besar,” jelasnya.

Dinilai aman untuk penderita vertigo

Kafein memang tidak dianjurkan untuk penderita gastritis karena dapat mengiritasi dinding lambung, sehingga membuat gejalanya makin buruk. Kalau memang penasaran ingin mencoba kopi hijau boleh saja, asal dikonsumsi dalam jumlah sedikit dan tidak meminumnya saat perut masih kosong. Lalu, bagaimana efek kopi hijau terhadap vertigo?

Dari KlikDokter, dr. Sepriani Timurtini Limbong mengatakan, salah satu pemicu kumatnya vertigo perifer adalah gangguan pada sistem di telinga tengah (kanalis semisirkularis) dan vertigo yang disertai tinitus (telinga berdenging) adalah kafein.

Seperti yang disebut sebelumnya, karena kafein pada kopi hijau sama besarnya dengan kopi biasa, membuat kopi hijau juga tidak disarankan untuk penderita vertigo.

“Kafein merupakan salah satu pencetus terjadinya vertigo karena dapat mengganggu keseimbangan cairan di telinga bagian dalam, sehingga menimbulkan sensasi pusing berputar,” tutur dr. Sepriani. Lebih dari itu, efek stimulan yang dihasilkan oleh kafein juga dapat memperburuk telinga berdenging dengan cara memperbesar suaranya.

Kopi hijau memang mengandung asam klorogenat yang digadang-gadang baik untuk orang-orang yang sedang ingin menurunkan berat badan. Meski demikian, karena kandungan kafein pada kopi hijau sama saja dengan kopi biasa, menjadikan kopi hijau tidak dianjurkan untuk dikonsumsi penderita gastritis dan vertigo.

Saran dari dr. Avin, sebaiknya Anda tidak terlalu sering minum kopi, apa pun jenis kopinya, karena kandungan kafeinnya. Perlu diingat juga bahwa belum ada penelitian medis berskala besar yang membenarkan segala kebaikan kopi hijau – khususnya bagi penderita gastritis dan vertigo – sehingga Anda tetap harus hati-hati dalam mengonsumsinya dan jangan sampai berlebihan!

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar