Sukses

Gemar Makan Keju, Apakah Baik bagi Kesehatan?

Semua makanan yang mengandung keju pasti lezat dan menggoda selera makan, bukan? Tapi, apakah keju benar-benar baik untuk kesehatan?

Keju merupakan salah satu jenis makanan yang kerap dicampurkan ke berbagai jenis hidangan. Mulai dari piza, pasta, roti, risoles, hingga mi. Selain gurih di lidah, manfaat keju untuk kesehatan tubuh ternyata juga banyak.  

Walau demikian, keju sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil. Keju memang mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk protein, kalsium, vitamin B12, dan zink. Namun, kalori yang didapat dari mengonsumsi keju tidaklah sedikit, terlebih jika Anda mengabaikan jumlah keju yang disantap!

 

1 dari 3 halaman

Jumlah Kalori dalam Berbagai Jenis Keju

Secara umum, keju merupakan hasil fermentasi dari susu. Oleh karena itu, kandungannya pun hampir serupa dengan susu. Keju mengandung protein, asam amino, mineral esensial seperti kalsium, berbagai vitamin, dan juga lemak.

Untuk jenis keju yang lebih lunak, umumnya memiliki kandungan kalori yang lebih sedikit dibandingkan keju yang lebih keras. Misalnya, untuk keju lunak, satu ons keju ricotta mengandung sekitar 50 kalori, satu ons keju feta mengandung sekitar 75 kalori, dan satu ons keju mozarella mengandung sekitar 85 kalori.

Artikel lainnya: Memilih Keju yang Tepat untuk Menghindari Tekanan Darah Tinggi

Sedangkan, untuk keju keras, satu ons keju Swiss bisa mengandung sekitar 108 kalori dan satu ons keju cheddar dapat memiliki kurang lebih 114 kalori.

Keju juga kaya akan lemak jenuh. Jika Anda ingat, lemak jenuh diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat di dalam darah. Akan tetapi, beberapa literatur menunjukkan bahwa keju full-fat tidak memengaruhi kolesterol LDL secara negatif.

Fakta lainnya, semakin tinggi kandungan lemak keju, maka semakin tinggi pula kalorinya. Jika Anda ingin keju yang jumlah lemaknya paling sedikit, pilihlah keju cottage, dengan kandungan lemak 4 gram per ons.

Sedangkan keju seperti parmesan, Swiss, dan cheddar memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi, yaitu sekitar 7, 8, dan 9 gram per ons untuk masing-masing keju secara berurutan.

Artikel lainnya: Keju Vegan, Benarkah Lebih Baik untuk Kesehatan?

2 dari 3 halaman

Manfaat Keju bagi Kesehatan Tubuh

Menariknya, terlepas dari kandungan kalori yang relatif tinggi, keju yang lebih keras seperti keju cheddar diam-diam memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Ini dia manfaat keju untuk kesehatan Anda:

  1. Menjaga Kesehatan Gigi

Selain mengandung kalsium dan mineral yang berguna untuk menguatkan struktur gigi, ternyata konsumsi keju yang teksturnya keras dapat menunjang produksi air liur. Hal ini mengurangi kadar keasaman rongga mulut, termasuk menurunkan kecenderungan terjadinya gigi berlubang.

  1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Sama halnya dengan gigi yang membutuhkan kalsium, tulang di tubuh kita juga memerlukan kalsium. Apabila kepadatan tulang tidak dijaga sejak muda, maka ketika usia semakin lanjut, Anda akan semakin rentan mengalami osteoporosis. Dengan kepadatan tulang yang baik, Anda dapat terhindar dari osteoporosis.

  1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi saat Hamil

Untuk ibu hamil, konsumsi keju disarankan untuk membantu pemberian nutrisi yang dibutuhkan bayi. Jenis keju yang direkomendasikan adalah yang bertekstur keras seperti keju cheddar, keju semi lembut seperti mozarella, atau keju yang telah melalui proses pasteurisasi.

Hindari konsumsi keju yang diolah dari susu mentah karena terdapat ancaman bakteri listeria yang berbahaya.

Artikel lainnya: Keju yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil

  1. Mencegah Penyakit Kanker

Manfaat keju untuk kesehatan yang lainnya adalah dapat membantu mencegah kanker. Keju mengandung asam lemak tidak jenuh CLA yang diketahui memiliki sifat antikanker. Dalam keju terdapat pula kandungan sphingolipids yang juga baik untuk mencegah kanker.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Keju juga baik untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian membuktikan bahwa konsumsi keju dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Pada penelitian tersebut, didapati bahwa orang-orang yang mengonsumsi keju mengalami penurunan risiko penyakit jantung koroner hingga 14 persen, dibandingkan orang-orang yang jarang atau tidak pernah makan keju.

  1. Menjaga Kesehatan Saraf

Manfaat lainnya, keju mengandung antioksidan glutathione yang berguna bagi  kesehatan otak dan mencegah degenerasi saraf akibat proses penuaan.

Karena rasa dan teksturnya, keju menjadi salah satu makanan favorit banyak orang di seluruh dunia. Meski diketahui bernutrisi dan memiliki manfaat bagi kesehatan, Anda yang gemar makan keju dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam porsi kecil atau menyesuaikannya dengan rekomendasi asupan harian yang tepat.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar manfaat keju untuk kesehatan, Anda dapat bertanya langsung kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

[NWS/ RS]

1 Komentar