Sukses

Kenali Tanda bahwa Anda Mengalami Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat sering hadir tanpa disadari. Kenali tanda dan gejalanya, dan kendalikan sekarang juga!

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit asam urat atau gout artritis diperkirakan dialami oleh 1–4% dari seluruh populasi di dunia. Penyakit ini umumnya hadir secara diam-diam, namun mampu memberikan gejala yang menyakitkan hingga membuat penderitanya kesulitan untuk beraktivitas bahkan mengalami disabilitas.

Perlu Anda ketahui, penyakit asam urat terjadi ketika terdapat peradangan pada sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan di sekitarnya. Pada beberapa kasus, kristal asam urat juga dapat terbentuk dan menumpuk di area organ ginjal.

Mekanisme penyakit asam urat

Hiperurisemia alias kadar asam urat tinggi mempunyai peran penting dalam mekanisme terjadinya penyakit asam urat atau gout artritis. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya peningkatan produksi asam urat atau gangguan pengeluaran asam urat dari dalam tubuh. Bila kadar asam urat yang tinggi tidak diatasi, penyakit asam urat dengan gejala menyakitkan sangat mungkin untuk terjadi.

Asam urat itu sendiri merupakan hasil akhir dari metabolisme suatu zat di dalam tubuh yang bernama purin. Selain didapatkan dari proses alami, purin juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Maka dari itu, mengonsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan dan seafood dapat meningkatkan kadar asam urat di tubuh. Lebih lanjut, adanya hambatan pada pembuangan asam urat di urine melalui ginjal juga dapat mengakibatkan peningkatan kadar asam urat.

Terjadinya penyakit asam urat sebenarnya melalui proses yang kompleks dan tidak secara tiba-tiba. Di mana, selain mekanisme yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa faktor risiko lain yang turut meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengalami penyakit tersebut. Beberapa faktor risiko yang dimaksud, antara lain:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Memiliki penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau penyakit ginjal
  • Penggunaan obat tertentu, seperti diuretik dan aspirin
  • Riwayat penyakit asam urat dalam keluarga
  • Riwayat operasi atau kecelakaan.
1 dari 3 halaman

Tanda asam urat

Tak sedikit penderita penyakit asam urat yang menyadari bahwa dirinya mengalami penyakit tersebut hingga muncul gejala yang menyakitkan. Menurut studi, hanya sepertiga dari total jumlah orang yang mengalami hiperurisemia dapat merasakan gejala-gejala sebelum terjadinya penyakit asam urat.  

Adapun salah satu gejala utama yang terjadi akibat asam urat tinggi, yaitu nyeri sendi secara tiba-tiba dan terjadi di pertengahan malam. Pada 36 jam pertama, nyeri sendi akan terasa begitu hebat pada bagian sendi yang terkena. Paling sering terjadi di bagian ibu jari kaki.

Selain nyeri sendi, terdapat beberapa tanda-tanda lain yang dapat menyertai pada penyakit asam urat, yaitu:

  • Bengkak dan merah pada area sendi

Penyakit asam urat menyebabkan proses peradangan pada sendi yang terkena. Penumpukan kristal asam urat pada sendi menyebabkan sel darah putih bereaksi sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh. Mekanisme inilah yang akhirnya menyebabkan timbulnya bengkak, merah, dan hangat pada sendi yang sakit.

  • Gerak sendi terbatas

Peradangan yang terjadi akibat penyakit asam urat dapat menimbulkan kekakuan sendi. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat membatasi ruang gerak sendi yang terkena. Parahnya, kondisi ini berpotensi membatasi aktivitas sehingga menurunkan produktivitas orang yang mengalaminya.

  • Perubahan bentuk sendi

Perubahan bentuk sendi dapat terjadi pada penyakit asam urat yang tidak ditangani dengan tepat. Adanya kondisi tersebut dapat menghambat fungsi dari sendi yang terkena. Tak hanya itu, perubahan bentuk sendi juga bisa menganggu aspek estetika sehingga berpotensi menurunkan kepercayaan diri orang yang mengalaminya.

2 dari 3 halaman

Mencegah asam urat

Penyakit asam urat memang sulit dikenali sebelum keluhan terjadi. Karena pada dasarnya, sulit untuk menilai kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh seseorang tanpa adanya pemeriksaan darah.

Pencegahan Penyakit Asam Urat

Kendati begitu, Anda dapat melakukan upaya pencegahan agar penyakit asam urat tidak kembali menyerang. Beberapa upaya yang dimaksud, antara lain:

  • Perbanyak minum air putih, setidaknya 2 liter per hari.
  • Hindari konsumsi minuman mengandung alkohol.
  • Batasi minuman dengan pemanis.
  • Konsumsi makanan rendah lemak dan protein.
  • Kontrol berat badan agar tetap di rentang ideal.
  • Olahraga secara rutin dan teratur.
  • Hindari atau batasi konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, seafood, dan lainnya

Jika Anda merasakan tanda atau gejala yang mengarah kepada penyakit asam urat, atau Anda adalah penderita penyakit asam urat yang merasa bahwa gejala semakin sering terjadi, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter. Dengan demikian, dokter bisa memberikan diagnosis pasti dan solusi yang paling tepat untuk mengendalikan penyakit yang Anda alami. Jangan biarkan asam urat terus menghantui dan menyebabkan gangguan pada kualitas hidup Anda!

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar