Sukses

Benarkah Penderita Asam Urat Harus Pantang Sayuran Hijau?

Meskipun sehat, sayuran hijau sering dianggap sebagai pemicu kambuhnya asam urat.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu penyebab dari tingginya asam urat adalah pola makan. Jika Anda memiliki asam urat, penting untuk memperhatikan apa yang Anda konsumsi karena makanan tertentu dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Anda mungkin sudah tahu bahwa sayuran hijau sering dianggap sebagai biang keladi kambuhnya asam urat. Namun, apakah anggapan itu benar?

Orang dengan asam urat dianjurkan untuk melakukan diet rendah purin. Menurut American Academy of Family Physicians, diet rendah purin dapat mengurangi kadar asam urat sekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius.

Purin merupakan zat yang diproduksi secara alami di dalam tubuh, tetapi dapat ditemukan di beberapa makanan. Meski tidak sepenuhnya buruk, Anda tidak boleh terlalu banyak mengonsumsinya. Saat tubuh mencerna purin, maka akan menghasilkan asam urat. Semakin banyak jumlah purin yang dikonsumsi, semakin tinggi pula jumlah asam urat yang mengendap di dalam tubuh.

Makanan yang harus dihindari

Makanan tinggi purin yang sering memicu terjadinya serangan asam urat, antara lain jeroan, daging merah, makanan laut, alkohol, dan bir. Selain itu, menurut penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal, konsumsi fruktosa dan minuman yang tinggi gula (seperti soft drink) dapat meningkatkan risiko serangan asam urat walaupun tidak mengandung purin.

Bagi Anda yang memiliki asam urat, batasilah makanan-makanan yang mengandung kadar purin tinggi (lebih dari 200 mg per 100 gr), seperti:

  • Jeroan: hati, ginjal, otak, paru
  • Daging merah: daging sapi, kambing, domba
  • Ikan: tuna, sarden, teri, makerel
  • Makanan laut: kerang kampak, udang, kepiting
  • Minuman tinggi gula: minuman bersoda
  • Oatmeal
  • Roti

Bagaimana dengan sayur dan buah?

Sejumlah makanan yang mengandung kadar purin rendah (kurang dari 100 mg per 100 gr), seperti buah-buahan, telur, dan sayuran, boleh dikonsumsi oleh orang dengan asam urat.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal pada tahun 2017, meski beberapa jenis sayuran (termasuk sayuran hijau) mengandung purin, konsumsinya masih tergolong aman untuk orang dengan asam urat.

Perhatikan bahwa beberapa jenis sayuran tertentu mengandung kadar purin sedang, seperti asparagus, bayam, kembang kol, dan jamur. Untuk itu, batasilah konsumsinya agar tidak berlebihan.

Cara mengelola kadar asam urat

Asam urat tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan. Selain dengan penggunaan obat-obatan, asam urat bisa dikelola dengan pola hidup sehat yang konsisten. Melakukan perubahan gaya hidup dapat menghentikan atau mengurangi kekambuhan Anda. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan jika tak ingin asam urat kumat:

  • Membatasi minuman beralkohol dan manis
  • Membatasi makanan tinggi purin
  • Berolahraga rutin (tapi hindari latihan yang terlalu intens)
  • Minum cukup air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Hindari crash diet atau diet cepat
  • Berhenti merokok

Dengan menjalani diet yang tepat, bersamaan dengan kombinasi obat-obatan medis, asam urat bisa terkontrol. Sayuran hijau tidak masalah jika dikonsumsi oleh orang dengan asam urat. Namun memang, ada beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dibatasi. Selain pantangan makanan, orang dengan asam urat juga harus menjaga pola hidup sehat untuk menghindari kekambuhan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar