Sukses

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Baik?

Bagi Anda yang ingin beralih dari susu sapi, susu almond dan susu kedelai bisa jadi pilihan. Tapi, mana yang lebih baik di antara keduanya?

Klikdokter.com, Jakarta Anda mungkin sudah biasa mengonsumsi susu sapi. Akan tetapi, ada dua jenis susu lain yang kini tengah naik daun, yaitu susu almond dan susu kedelai. Sebagai "kompetitor" susu sapi, sebenarnya mana yang lebih baik antara kedua jenis susu tersebut?

Baik susu almond dan susu kedelai, keduanya merupakan jenis susu nabati. Biasanya, susu ini dinikmati oleh para vegan, vegetarian, orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa dan alergi susu, serta orang yang menginginkan minum susu dengan kadar kolesterol rendah.

Meski demikian, menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, kedua jenis susu tersebut juga memiliki manfaat baik bagi tubuh.

"Pada dasarnya, susu almond maupun susu kedelai memiliki kelebihan masing-masing. Keduanya baik untuk dikonsumsi demi kesehatan tubuh. Meski demikian, karena berasal dari sumber yang berbeda, baik susu almond maupun susu kedelai memiliki komposisi nutrisi dan manfaat yang berbeda pula," ujarnya.

Perbedaan antara susu almond dan susu kedelai

Meski sama-sama susu, keduanya memiliki manfaat yang berbeda dilihat dari segi nutrisi. Ketahui dan cermati apa manfaat dan kekurangan dari kedua jenis susu tersebut lewat pemaparan berikut ini:

  • Susu almond

Kacang almond mentah memiliki manfaat kesehatan yang sangat baik sebagai sumber protein, vitamin, serat, dan antioksidan. Manfaat kesehatan dari almond mentah pada akhirnya turut membantu meningkatkan popularitas susu almond.

Sementara itu, susu almond memiliki kadar asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Jenis lemak sehat ini dapat membantu mengontrol berat badan agar tetap stabil serta mendukung penurunan berat badan.

Melansir dari Medical News Today, penelitian menunjukkan bahwa asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu almond dapat membantu mengurangi low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat di dalam tubuh. Para peneliti telah mengaitkan lemak ini dengan penyakit jantung, obesitas, dan kanker.

Meski demikian, para produsen susu almond kerap menambahkan karagenan (semacam karbihidrat kompleks) sebagai pengental susu. Karagenan memiliki beberapa efek samping, dan yang paling sering terjadi adalah memicu gangguan pencernaan, bisul dan peradangan.

  • Susu kedelai

Mirip dengan susu almond, susu kedelai memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang lebih tinggi dibanding susu sapi. Lemak jenuh yang biasanya ada di dalam susu sapi sering kali berkontribusi terhadap kolesterol tinggi dan memicu masalah jantung. Tak heran, banyak orang yang beralih mengonsumsi jenis susu ini.

Selain itu, susu kedelai adalah satu-satunya alternatif produk susu yang menawarkan jumlah protein yang sama dengan susu sapi. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dalam susu kedelai sebanding dengan susu sapi.

Menariknya lagi, susu kedelai mengandung isoflavon, yakni antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, dan mungkin juga memiliki efek antikanker. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, mengonsumsi protein kedelai setiap hari dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Namun, susu kedelai memiliki kekurangan karena tidak bisa dikonsumsi oleh orang yang memiliki alergi kedelai. Di sisi lain, susu kedelai mengandung senyawa antinutrien yang dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi penting serta menyebabkan pencernaan protein dan karbohidrat terganggu.

1 dari 2 halaman

Mana yang lebih baik?

Bagi Anda yang ingin beralih dari susu sapi, baik susu almond maupun susu kedelai merupakan pilihan yang sama-sama baik. Namun, ditimbang dari segi kelebihan dan kekurangannya, mengenai mana yang lebih baik tergantung pada kondisi kesehatan Anda.

"Kedua susu ini juga bebas gluten (gluten-free) sehingga aman bagi Anda yang memiliki penyakit celiac. Meski demikian, kedua jenis susu ini memiliki alergennya masing-masing," ujar dr. Reza.

Jadi, cara memutuskannya adalah dengan mengetahui kondisi tubuh Anda apakah memiliki alergi terhadap zat tertentu. Misalnya saja bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, susu almond sangat baik untuk dukonsumsi. Tapi, bila alergi terhadap zat di dalam almond, ada baiknya Anda memiliki susu kedelai.

Nah, bagi Anda yang tertarik mencoba keduanya, perhatikan kekurangan antara susu almond dan susu kedelai. Pilihlah yang benar-benar cocok menurut dan tidak merugikan Anda. Jika masih ragu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter yang Anda percayai.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar