Sukses

Manfaat Meditasi untuk Perawat Jaga

Bekerja sebagai perawat jaga bisa membuat stres. Untuk itu, cobalah lakukan meditasi dan rasakan manfaatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi para perawat jaga, menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat adalah hal yang harus dilakukan. Berhubungan dengan banyak pasien dan bekerja dengan sistem shift, diomeli pasien dan keluarga, serta tak jarang harus melayani pertanyaan pasien bisa mengakibatkan berbagai macam keluhan, sekaligus stres. Untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan meditasi.

Meditasi merupakan tradisi kuno yang praktiknya masih dilakukan di berbagai negara hingga kini. Kendati identik dengan ajaran agama tertentu, sebenarnya meditasi bersifat universal karena melatih orang untuk menyadari diri sendiri dan menggapai kebahagiaan. Telah banyak penelitian yang melihat bahwa bermeditasi secara rutin dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang.

Manfaat meditasi

Salah satu studi terkait meditasi pernah dilakukan di University of Wisconsin di Amerika Serikat. Para peneliti menyebut, responden yang bermeditasi selama 8 minggu secara rutin mengalami penurunan tingkat stres dan cenderung lebih optimis dalam menjalani hidup. Hal ini pada akhirnya membuat mereka terhindar dari beragam penyakit berbahaya yang dicetuskan oleh stres.

Selain itu, meditasi juga bisa membuat emosi lebih stabil. Dengan meditasi, Anda akhirnya akan punya energi untuk lebih tenang dan sabar.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, salah satu manfaat utama dari meditasi adalah mencegah dan mengatasi stres.

“Anda akan memiliki perspektif baru dalam melihat situasi, dapat menangkal energi negatif, lebih sabar dan tenang. Bahkan, meditasi yang dilakukan secara rutin juga mampu meningkatkan kreativitas,” ujar dr. Nadia.

Cara berlatih meditasi

Saat melakukan meditasi, Anda tak perlu mengosongkan pikiran. Meditasi adalah tentang mengenali kesadaran (awareness). Aritnya, Anda menyadari segala hal yang memasuki pikiran tanpa bereaksi terhadapnya. Amati pikiran tersebut, jangan terlalu menghindarinya. Memperhatikan napas juga penting saat meditasi.

Untuk melakukan meditasi dengan baik, mulailah dengan cara-cara berikut ini seperti dilansir Very Well Mind:

  1. Pastikan posisi tubuh nyaman

Hal ini penting, meditasi harus dilakukan senyaman mungkin. Anda bisa duduk di kursi atau duduk bersila di lantai. Pilihlah posisi yang membuat Anda bisa rileks sekaligus sadar. Lalu, pastikan punggung Anda lurus atau tegak. Akan mudah bagi Anda untuk bermeditasi dalam waktu lama jika punggung tegak.

  1. Tutup mata dengan perlahan

Saat Anda sudah dalam posisi yang nyaman, arahkan pandangan ke depan seperti melihat kejauhan dengan tatapan lembut, lalu turunkan kelopak mata perlahan-lahan. Jaga agar rahang Anda kendur dan sedikit terbuka juga, agar semua otot wajah bisa ikut rileks.

Jangan memaksakan diri untuk menutup mata Anda. Jika wajah terasa tegang, perlahan-lahan bukalah mata Anda, fokuskan kembali pandangan lembut itu dan turunkan lagi. Pada tahap ini, tujuan Anda adalah untuk menenangkan setiap bagian dari tubuh Anda. Jika Anda merasakan ketegangan di bagian tubuh tertentu, tarik napas dalam-dalam dan biarkan tubuh rileks.

  1. “Bersihkan” kepala Anda

Ini adalah bagian dari meditasi yang membutuhkan paling banyak latihan dan tak jarang dapat menyebabkan frustrasi. Membersihkan kepala artinya Anda harus belajar untuk tidak terikat dengan pikiran apa pun. Bahkan, orang yang sudah meditasi bertahun-tahun tidak bisa menjernihkan pikiran sepenuhnya. Yang mereka lakukan adalah menyadari pikiran tersebut, lalu mengembalikan perhatian pada napas.

Jika Anda seorang perawat dan terkadang mengalami kondisi yang menyebabkan stress – entah karena pekerjaan, waktu bekerja, atau alasan lainnya – jangan ragu untuk mencoba meditasi. Aktivitas ini bisa membantu menenangkan pikiran Anda dan membuat tubuh sehat. Dengan menjalani meditasi dan pola hidup sehat lainnya, Anda pun bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugas.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar