Sukses

Suara Hilang karena Radang Tenggorokan? Atasi dengan Cara Ini

Gangguan radang tenggokan bisa mengakibatkan suara serak bahkan hilang. Lakukan ini untuk mengatasintya.

Klikdokter.com, Jakarta Radang tenggorokan adalah peradangan di tenggorokan yang diakibatkan oleh infeksi yang umumnya bersifat akut. Radang tenggorokan bisa berupa faringitis (radang pada faring atau kerongkongan), tonsilitis (radang amandel), atau kombinasi keduanya. Terkadang, radang tenggorokan juga bisa sekaligus mengenai laring atau pita suara. Akibatnya, suara bisa serak, bahkan hilang. Meski umumnya suara perlahan bisa kembali dengan sendirinya, tapi suara yang hilang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Suara yang parau atau serak bisa terjadi akibat iritasi atau cedera (trauma) pada pita suara. Laring (juga disebut kotak suara), merupakan bagian dari saluran pernapasan yang dilengkapi kotak suara. Penyebab suara parau atau serak bermacam-macam. Namun, yang paling umum adalah laringitis (peradangan pita suara) akut akibat infeksi saluran napas atas yang biasanya biang keroknya adalah virus. Penyebab lainnya juga bisa jadi akibat penggunaan suara yang kurang tepat (misuse), misalnya:

  • Berbicara di lingkungan yang bising
  • Penggunaan suara berlebihan (misalnya pada penyanyi)
  • Menggunakan nada yang kurang sesuai (terlalu tinggi atau terlalu rendah) ketika bicara
  • Berteriak

Cara mengatasi suara parau, serak, bahkan suara yang hilang

Suara yang parau, serak, atau hilang akibat radang tenggorokan memang tak mengenakkan. Namun, jangan khawatir, atasi dengan beberapa cara di bawah ini:

1. Istirahatkan suara Anda

Cara terbaik untuk mengatasi suara yang hilang adalah dengan memberikannya waktu untuk beristirahat. Cobalah untuk “puasa” bicara selama 1-2 hari. Cara ini umumnya berhasil, karena sering kali peradangan bisa sembuh dengan sendirinya.

2. Jangan berbisik

Banyak orang yang mengira bahwa bicara dengan berbisik tak akan membuat tenggorokan bekerja terlalu keras. Padahal, faktanya sebaliknya. Ketika Anda berbisik, pita suara akan meregang. Akibatnya, penyembuhan radang bisa menjadi lebih lama.

3. Perbanyak minum air putih

Suara yang hilang akibat laringitis sering kali disebabkan oleh infeksi virus. Oleh karena itu, berisitirahatlah secara cukup dan banyak minum air putih untuk membantu penyembuhan. Paling tidak minum air putih sebanyak 10 gelas sehari. Selain air putih, asupan hangat seperti kaldu atau sup juga bisa diandalkan untuk meredakan radang tenggorokan.

Hindari minuman yang tinggi kafein seperti kopi atau minuman bersoda karena bisa menyebabkan dehidrasi, tenggorokan makin kering, yang akhirnya jadi semakin meradang.

4. Berkumur air garam

Salah satu cara yang telah terbukti efektif membantu mempercepat penyembuhan radang tenggorokan adalah berkumur dengan air garam hangat. Larutan ini dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan pita suara. Usahakan untuk berkumur air garam hangat sebanyak 2-3 kali sehari sampa suara Anda kembali seperti sedia kala.

5. Mandi air hangat

Uap dari air hangat dapat membantu "melembapkan" pita suara dan meredakan radang tenggorokan. Anda juga bisa menambahkan minyak esensial atau aromaterapi untuk membuat tubuh lebih relaks, meredakan stres, sehingga peradangan jadi bisa lebih cepat sembuh.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan humidifier atau alat untuk melembapkan udara di rumah. Karena, ketika Anda tidur di malam hari, tenggorokan cenderung lebih kering, produksi air liur berkurang, dan peradangan akan bertambah parah.

6. Hindari rokok dan alkohol

Merokok (termasuk rokok elektrik atau vape) dapat mengiritasi tenggorokan. Kandungan nikotinnya juga dapat memperlambat penyembuhan radang. Meski Anda bukan perokok, waspadalah terhadap asap rokok. Paparan asap rokok bisa membuat tenggorokan dan pita suara makin meradang.

Hindari pula minuman beralkohol saat radang tenggorokan karena bisa menyebabkan dehidrasi. Kalau sudah begini, tenggorokan bisa kering sehingga radang bertambah berat.

Enam langkah di atas bisa Anda terapkan jika suara parau, serak, bahkan hilang akibat radang tenggorokan dan radang pita suara. Selain cara-cara tersebut, penggunaan obat antiradang kadang dibutuhkan. Namun, dibutuhkan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar