Sukses

Penderita Asam Urat Tidak Boleh Konsumsi Kacang?

Kacang menjadi salah satu makanan yang konon harus dipantang oleh penderita asam urat. Apa tanggapan medis terkait hal tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Mengatur pola makan merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh penderita asam urat. Pasalnya, jenis makanan tertentu dapat membuat kadar asam urat melonjak sehingga gejala penyakit akan muncul dan menyebabkan gangguan pada penderitanya. Menurut anggapan yang beredar, salah satu makanan yang patut diwaspadai oleh penderita asam urat adalah kacang. Ini karena kacang disebut memiliki kandungan purin yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Apa benar demikian?

Perlu diketahui sebelumnya, asam urat atau uric acid adalah produk sisa metabolisme purin. Ini merupakan yang normal ditemukan dalam makanan. Pada kebanyakan kasus, asam urat akan larut dalam darah, lalu dibawa ke ginjal untuk “disaring”. Kemudian, asam urat akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urine alias air kencing.

Kadar purin pada makanan dibedakan menjadi 3 kategori, yaitu:

  • Tinggi

Suatu makanan dikatakan tinggi purin apabila memiliki 150–1000 miligram purin di dalamnya.

  • Sedang

Makanan dengan kategori purin sedang adalah apabila hanya memiliki kandungan 50–150 mg purin per 100 gram sajian.

  • Rendah

Makanan dikategorikan rendah purin apabila kandungannya kurang dari 50 miligram purin per 100 gram makanan.

Seperti telah disinggung sebelumnya, penderita asam urat wajib menjaga pola makan. Caranya adalah dengan memilih untuk mengonsumsi makanan rendah purin. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan dengan kandungan purin sedang, batasi jumlah makanan yang dikonsumsi dan biasakan minum segelas air putih sebelum maupun sesudah makan. Pada umumnya, seseorang dapat mengonsumsi 600–1000 miligram purin setiap harinya. Namun, penderita penyakit asam urat sangat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi purin menjadi 100–150 miligram per hari.

Berbicara tentang kandungan purin pada makanan, salah satu yang telah terbukti memiliki kandungan purin tinggi adalah jeroan, sayuran hijau jenis tertentu, dan daging merah. Lantas, bagaimana dengan kacang? Apakah kacang memiliki kandungan purin tinggi sehingga harus benar-benar dihindari oleh penderita asam urat?

Kacang dan asam urat

Berdasarkan studi tahun 2010, kacang termasuk pilihan makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh penderita asam urat. Kebanyakan kacang tergolong makanan rendah purin, dan mengandung kurang lebih 40 miligram purin per cangkir. Bahkan, konsumsi 10–15 kacang per hari dapat menjadi sumber tambahan protein.

Apakah semua jenis kacang aman dikonsumsi penderita asam urat? Tidak. Jenis kacang yang sebaiknya dihindari adalah kacang tanah, karena mengandung kurang lebih 79 miligram purin per cangkir. Sebagai gantinya, penderita asam urat bisa memilih jenis kacang lain seperti kenari (walnut), almon, kacang mede (cashew), macadamia, pecan, pine nut, chestnut, hazelnut, dan pistachio.

Beberapa hal lain yang perlu diingat, kacang sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan, bukan pengganti makanan utama. Batasi pula porsi kacang yang dikonsumsi agar tidak berlebihan. Selain itu, jangan lupa untuk minum air putih setidaknya 8–9 gelas dalam sehari, supaya proses pelarutan asam urat di dalam tubuh berlangsung dengan lebih baik. Apabila gejala asam urat tiba-tiba muncul, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar