Sukses

Jangan Sikat Gigi Usai Makan, Ini Alasannya!

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi adalah dengan menyikat gigi secara rutin. Namun, ketahuilah bahwa ada beberapa bahaya sikat gigi setelah makan. Apa saja?

Menyikat gigi merupakan salah satu cara yang dilakukan guna menjaga kesehatan gigi dan mulut. Bahkan pada sebagian orang, mereka memiliki kebiasaan menyikat gigi usai makan. 

Ya, menyikat gigi setelah makan memang dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa langsung sikat gigi setelah makan justru dapat berbahaya bagi kesehatan gigi.

1 dari 3 halaman

Dampak Buruk Sikat Gigi Setelah Makan

Makanan yang mengandung asam, seperti jeruk atau lemon, dapat melemahkan enamel gigi. Enamel merupakan lapisan terluar dan keras yang berfungsi untuk melindungi gigi.

Pasalnya, asam pada makanan dan minuman tersebut akan mengikis enamel beserta lapisan di bawahnya yang disebut dentin. Dengan langsung menyikat gigi segera setelah makan atau minum, Anda berarti mempercepat proses kerusakan gigi. 

Artikel Lainnya: Manfaat Sikat Gigi Saat Puasa untuk Kesehatan

Hal ini terjadi karena selama makan, kadar asam dapat meningkat sehingga gigi berada dalam kondisi yang lemah. Ketika Anda menggosok gigi segera setelah mengonsumsi makanan asam, lapisan enamel tersebut akan rusak atau terkikis karena dalam keadaan lemah.

Selain itu, menurut American Dental Association (ADA), berkontak dengan asam yang terlalu lama akan menyebabkan terkikisnya lapisan keras gigi dan memicu kerusakan permanen pada gigi Anda. 

Sebenarnya, tubuh memiliki cara alami dalam memperbaiki kadar asam di dalam mulut. Tubuh dapat mengembalikan ke tingkat pH yang normal dengan bantuan saliva (air liur). Saliva secara alami berfungsi untuk membersihkan partikel makanan dan memperbaiki keseimbangan lapisan enamel.

Namun, untuk mencegah terjadinya kerusakan pada lapisan enamel, menyikat gigi sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Walau harus menunggu selama beberapa menit sebelum menyikat gigi, ini bukan merupakan alasan untuk menunda menyikat gigi sama sekali. 

Namun, perlu dilakukan pembersihan secara menyeluruh untuk membersihkan gigi dari makanan atau minuman yang mengandung asam tersebut.

Artikel Lainnya: Jangan Asal, Ini Cara Memilih Sikat Gigi yang Baik dan Benar

2 dari 3 halaman

Kapan Waktu Terbaik untuk Sikat Gigi?

ADA merekomendasikan untuk menyikat gigi secara teratur, yakni dua kali sehari selama dua menit dengan teknik yang tepat. Selain itu, gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluoride agar gigi kuat dan terhindar dari kerusakan.

Kebiasaan ini dapat Anda lakukan pada pagi hari setelah sarapan. Namun, ada baiknya untuk menunggu setidaknya 30 hingga 60 menit antara sarapan dengan waktu menyikat gigi.

Waktu terbaik lainnya adalah pada malam hari sebelum tidur. Bila Anda melewatkannya, bakteri akan lebih cepat berkembang biak pada saat itu. 

Sebab ketika tidur, tidak ada aktivitas di rongga mulut dan kondisi air liur yang kurang membuat pH di dalam mulut bersifat asam, sehingga aktivitas kuman dan bakteri meningkat dua kali lebih cepat.

Selain menyikat gigi, untuk menjaga agar rongga mulut tetap sehat dan mengatasi makanan yang terselip, Anda juga dapat membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss atau benang gigi. Perbanyak pula konsumsi air putih setelahnya. 

Meskipun menyikat gigi baik dilakukan setelah makan, tetapi demi meminimalkan risiko erosi gigi, sebaiknya hindari juga menyikat gigi langsung setelah makan. Terutama setelah mengonsumsi makanan yang mengandung asam.

Apabila masih ada pertanyaan lain seputar kesehatan gigi dan mulut, jangan ragu konsultasi ke dokter. Agar lebih praktis, konsultasi online dengan dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar