Sukses

Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Pendengaran, Ada Hubungannya?

Ada yang mengatakan bahwa tekanan darah tinggi bisa menyebabkan gangguan pendengaran di kemudian hari. Tapi, benarkah begitu?

Klikdokter.com, Jakarta Tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, misalnya penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Angka kejadian tekanan darah tinggi kian lama kian meningkat. Bahkan, ada pula penelitian yang melaporkan bahwa hipertensi menahun dan parah bisa memicu gangguan pendengaran.

Dilansir Hear-it.org, penelitian tersebut dilakukan oleh Dr. Mohan Jagade dari Departemen Telinga, Hidung, dan Tenggorokan di JJ Hospital, Mumbai, India. Dalam penelitiannya, ia mengatakan bahwa tekanan darah tinggi yang tidak diobati dengan maksimal dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Namun sayangnya, tidak dijelaskan secara detail bagaimana tekanan darah dapat membuat organ pendengaran terganggu.

Namun, dikutip dari Hearingaiddoctors.com, dijelaskan sedikit mengenai hubungan antara tekanan darah tinggi dan gangguan pendengaran. Ketika tekanan darah Anda tinggi, pembuluh darah Anda pun rusak. Kerusakan ini tidak terpusat di satu area tubuh saja, tetapi di seluruh tubuh Anda, tak terkecuali telinga. Dan ketika pembuluh darah di telinga Anda rusak akibat penumpukan plak, pendengaran juga bisa ikut terganggu.

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, memang ada kemungkinan tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan di pembuluh darah. Kerusakan pembuluh darah ini terjadi di seluruh area tubuh, termasuk telinga. Ketika fungsi dari organ telinga terganggu akibat hipertensi, maka bisa memicu hilangnya kemampuan dengar seseorang.

“Gangguan sirkulasi ke telinga muncul akibat sumbatan vaskular. Nah, sumbatan vascular ini paling sering disebabkan oleh emboli, perdarahan, ataupun mikroangiopati yang banyak ditemukan pada penderita hipertensi,” kata dr. Theresia.

Namun, dr. Theresia menambahkan, jika tekanan darah tinggi bisa dikontrol, maka gangguan pendengaran bisa dikembalikan. Itulah mengapa pola hidup sehat sangat penting untuk dijalankan oleh orang dengan hipertensi.

Komplikasi selain gangguan pendengaran

Selain gangguan pendengaran, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan komplikasi stroke, jantung koroner, diabetes, gagal ginjal, serta kebutaan. “Dari semuanya itu, stroke dan penyakit jantung koronerlah yang paling sering menyerang penderita hipertensi,” jelas dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter.

Komplikasi yang dimiliki dari penderita hipertensi juga sangat bergantung dari tingkat keparahannya, seberapa lama dia sudah menderita penyakit tersebut, dan lokasi kerusakan pembuluh darah. Biasanya, semakin lama dan parah penyakit hipertensinya, semakin tinggi pula risiko komplikasi yang akan dihadapinya.

Apabila hipertensi menyebabkan pembuluh darah tersumbat, maka risiko komplikasi yang bisa terjadi adalah penyakit jantung koroner. Lalu, apabila hipertensi itu menyumbat pembuluh darah secara total sehingga aliran oksigen ke otot jantung tersebut, maka penderitanya bisa mengalami kematian mendadak akibat serangan jantung.

Yang jelas, memang ada hubungan antara tekanan darah tinggi dan gangguan pendengaran. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan di pembuluh darah, termasuk pembuluh darah telinga. Karena itulah, hipertensi tidak bisa Anda sepelekan. Bila tidak diobati dengan baik sekaligus menerapkan pola hidup sehat, komplikasi serius bahkan mematikan dari hipertensi bisa mengincar Anda. Jangan lupa juga untuk mengecek tekanan darah Anda secara berkala, ya.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar