Sukses

Asap Fogging Nyamuk, Adakah Dampaknya pada Kesehatan?

Demi mengantisipasi wabah demam berdarah, fogging sering dilakukan. Tapi, apa dampak asap fogging nyamuk bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Dengan meningkatnya penyebaran demam berdarah, pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti menjadi semakin intens dilakukan. Meski ampuh membunuh nyamuk, nyatanya asap fogging nyamuk juga punya efek buruk bagi kesehatan.

Fogging efektif kendalikan populasi nyamuk

Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk. Fogging efektif dalam pengendalian populasi nyamuk. Namun, meski banyak nyamuk dewasa yang terbunuh, larva masih hidup dalam air.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), gas untuk fogging nyamuk sudah diracik sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan manusia atau hewan peliharaan. Kandungan insektisida dalam gas tersebut sangat minim sehingga hanya mampu membunuh serangga sekecil nyamuk. Akan tetapi, kalau dihirup dalam jumlah yang berlebihan, gas ini bisa menimbulkan beberapa efek samping bagi manusia.

Efek negatif fogging

Meski disebut aman oleh WHO, pada umumnya, pestisida yang digunakan dalam pengendalian nyamuk adalah racun yang berbahaya. Karena itu, ada beberapa dampak negatif kesehatan yang wajib Anda waspadai. Berikut adalah dampak negatif fogging:

  1. Paparan neurotoksin

Walau berjumlah rendah, paparan neurotoksin tetap dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan. Efek kesehatan dari pestisida dapat menyebabkan masalah akut dan kronis. Efek kesehatan akut muncul segera setelah terpapar pestisida dapat meliputi mati rasa pada bibir dan lidah, iritasi kulit dan mata, gatal, asma, bersin, hidung tersumbat.

Selain itu, ada sensasi tusukan pada kulit, rasa terbakar, sakit kepala, pusing dan mual, lemah, masalah pernapasan seperti sulit bernapas, gangguan mental dan disorientasi. Efek lainnya bisa lebih parah, yakni kejang-kejang, tremor, koma, pembengkakan wajah, bahkan kematian.

Sementara itu, efek kesehatan kronis mungkin tidak terlihat sampai beberapa bulan atau tahun setelah paparan. Efeknya dapat berupa gangguan saraf, gangguan reproduksi, gangguan sistem kekebalan, dan kanker.

  1. Rentan pada anak, ibu hamil, lansia

Meskipun semua orang berisiko dari dampak negatif fogging, kelompok yang paling rentan terkena adalah anak-anak, wanita hamil, lansia. Selain itu, fogging juga berefek buruk pada pasien kemoterapi dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah.

  1. Beracun bagi serangga lain

Tak cuma mematikan bagi nyamuk, fogging juga beracun bagi serangga lain, seperti kupu-kupu dan lebah. Kupu-kupu sangat sensitif terhadap pestisida. Katak, tokek dan burung, yang juga memakan nyamuk, juga bisa terkena efek fogging.

Agar terhindar dari efek buruk fogging, penting bagi Anda mengetahui tipsnya. Berikut beberapa di antaranya:

  • Hubungi petugas pengendali nyamuk setempat

Langkah yang sangat penting untuk melindungi diri Anda adalah mengetahui kapan penyemprotan terjadi. Untuk mendapatkan informasi ini, Anda harus menghubungi pengendalian nyamuk lokal di daerah Anda. Cari tahu sebanyak mungkin detail tentang upaya penyemprotan lokal.

  • Biarkan jendela dan pintu tertutup

Tutuplah jendela dan pintu rumah Anda untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah. Tindakan ini sekaligus mencegah Anda dan keluarga, terutama anak-anak, menghirup asap fogging berlebihan.

  • Bawa masuk hewan peliharaan

Bawa hewan peliharaan Anda ke dalam ruangan pada saat penyemprotan terjadi. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, tempatkan di halaman belakang. Tutupi juga kolam ikan hias Anda.

  • Keluar dari rumah untuk sesaat

Melakukan rekreasi di luar rumah hingga keesokan harinya setelah penyemprotan akan baik bagi Anda dan keluarga. Itu karena pestisida akan terurai oleh sinar matahari dengan cepat. Di sisi lain, masih ada cara alami untuk menyingkirkan nyamuk tanpa fogging dan bahan kimia lainnya. Salah satu yang dapat Anda lakukan adalah  menanam serai di sekitar rumah Anda. Hal ini baik untuk menyingkirkan nyamuk dari rumah Anda.  

Penyemprotan asap fogging nyamuk memang baik dilakukan untuk menyingkirkan nyamuk dengan cepat. Akan tetapi, ada dampak negatifnya bagi kesehatan. Jadi, sebisa mungkin hindari lokasi fogging saat dilakukan penyemprotan. Jika Anda mengalami gejala tidak biasa usai menghirup asap fogging, seperti sesak napas, mual, muntah, segera periksa ke dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar