Sukses

Tips Menggunakan Insulin Sehari-hari

Insulin mungkin sudah jadi teman sehari-hari sebagian penderita diabetes. Ketahui cara penggunaan insulin yang benar bagi penderita diabetes di sini.

Orang dengan diabetes harus menjaga kadar gula darahnya dalam batas normal, makan makanan sehat, olahraga, dan mengonsumsi obat sesuai dosis dan jadwal. 

Sebagian diabetesi (sebutan untuk penderita diabetes) juga diharuskan menggunakan obat insulin agar kondisi kesehatannya tetap terjaga. Untuk memudahkan Anda, berikut beberapa tips atau cara penggunaan insulin yang benar:

 

1 dari 5 halaman

1. Diskusi dengan Dokter

Ketika diresepkan obat insulin, Anda harus berdiskusi dengan dokter tentang bagaimana cara menggunakan obat tersebut. Tanyakan segala hal yang ingin Anda ketahui tentang penggunaan obat insulin. 

Mendapatkan informasi yang cukup dari dokter dapat membantu Anda mengendalikan kondisi diabetes dengan baik. 

2. Kenali Apa itu Insulin

Saat berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda, ketahui cara insulin bekerja, cara menyuntikannya, dan efek samping yang dapat timbul setelah pemakaiannya.

Pada dasarnya, obat ini akan membantu penderita diabetes untuk memenuhi kadar insulin yang dibutuhkan tubuh. 

Insulin juga tak melulu diberikan kepada diabetesi yang mengalami banyak komplikasi, melainkan dapat pula diberikan sejak awal pengobatan. 

Artikel Lainnya: Benarkah Insulin Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?

2 dari 5 halaman

3. Tidak Perlu Panik Saat Menyuntikkan Insulin

Tak dimungkiri, Anda mungkin dihantui rasa takut ketika hendak menyuntikkan insulin ke tubuh. Namun, penggunaan insulin tidaklah semenantang yang Anda pikirkan. 

Cobalah untuk menghalau rasa takut tersebut, misalnya dengan fokus kepada tujuan sehat. 

Lama-kelamaan Anda akan terbiasa menyuntikkan insulin sesuai dosis dan jadwal yang diresepkan oleh dokter. 

4. Suntik Insulin dengan Berani dan Yakin

Beberapa bagian tubuh yang digunakan untuk tempat penyuntikan insulin di antara lain, seperti perut, paha, bokong dan lengan atas. Insulin akan disuntikkan di bawah kulit dan bukan ke otot. 

Prosedur teknis ini akan diajarkan oleh dokter atau perawat agar Anda berani dan yakin. 

Untuk mencegah lebam dan nyeri, suntiklah insulin di lokasi yang berbeda-beda. Bagian tubuh yang paling disarankan untuk penyuntikan insulin adalah di perut. 

Sebab, perut punya lapisan lemak yang lebih tebal dibandingkan bagian tubuh lainnya sehingga tak terasa nyeri disuntik.

5. Cek Kadar Gula Darah Rutin

Anda harus rutin mengecek dan mencatat kadar gula darah. Untuk waktu pengambilan gula darah, Anda bisa berdiskusi dengan dokter. 

Dengan demikian, dosis obat insulin dapat disesuaikan dengan naik atau turunnya kadar gula darah dalam tubuh. 

Selain itu, dosis insulin akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan, berat badan, usia, serta level aktivitas fisik yang dilakukan sehari-hari. 

Artikel Lainnya: Daun Insulin, Benarkah Ampuh Mengatasi Diabetes?

3 dari 5 halaman

6. Ketahui Gejala Hiperglikemia dan Hipoglikemia

Kadar gula darah rendah atau disebut hipoglikemia, terjadi ketika kadar insulin dalam darah terlalu tinggi. Hipoglikemia menyebabkan kadar gula darah tidak sampai ke otak dan otot tubuh. 

Gejala hipoglikemia, seperti merasa dingin, gemetar, kepala pusing, detak jantung cepat, lapar, mual, mudah tersinggung, atau kebingungan, dapat muncul tiba-tiba.

Sebaliknya, kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia pun dapat terjadi. Anda dapat merasakan gejala, seperti meningkatnya rasa haus, sering kencing, tubuh terasa lemah, sulit bernapas, mual dan muntah. 

Konsultasikan dengan dokter mengenai gejala apa yang perlu diwaspadai dan penanganan yang perlu dilakukan apabila mengalami salah satu dari kondisi tersebut.

7. Fokus Menerapkan Gaya Hidup sehat

Ketika diberikan obat insulin, bukan berarti Anda bisa mengabaikan diet sehat dan aktivitas fisik lainnya. 

Anda tetap harus menjalani pola hidup sembari menggunakan pengobatan insulin agar kadar gula darah berada dalam batas normal. 

Diskusikan dengan dokter apabila Anda mengalami perubahan level aktivitas fisik karena akan berdampak kepada dosis insulin yang dibutuhkan tubuh.

Artikel Lainnya: Tips Aman Membawa Insulin Diabetes saat Bepergian

4 dari 5 halaman

8. Simpan Insulin dengan Baik

Obat insulin yang sudah dibuka atau belum dapat disimpan di dalam suhu ruangan selama 10-28 hari atau lebih. 

Cara penyimpanan insulin juga akan bergantung dengan tipe kemasan, merek obat, dan cara Anda menyuntikannya. 

Botol insulin yang telah terbuka dapat disimpan di dalam kulkas hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum. Simpan insulin yang telah dibuka ke dalam kulkas bersuhu 2 hingga 8 derajat Celsius.

Hindari menyimpan insulin dengan kondisi berikut:

  • Jangan menyimpan insulin di dalam mobil karena suhu di dalamnya cenderung panas.
  • Jauhi insulin dari paparan sinar matahari langsung.
  • Hindari menyimpan insulin di dalam freezer
  • Jangan meletakkan insulin di dekat ventilasi pemanas maupun pendingin.
  • Apabila bepergian, Anda dapat menggunakan tas khusus agar suhu insulin tetap terjaga.

Dengan mengetahui dan melakukan kiat-kiat di atas, penderita diabetes dapat menyuntik insulin dengan rasa percaya diri dan bebas dari cemas. 

Menyuntik insulin mudah untuk dilakukan dan bermanfaat bagi kesehatan diabetisi. Cari tahun informasi diabetes lainnya dengan membaca artikel di aplikasi Klikdokter

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar