Sukses

Tips Menyimpan Daging di Kulkas

Daging yang kaya nutrisi sebaiknya selalu tersedia dalam menu harian. Namun, menyimpan daging di kulkas jangan sembarangan. Ini tipsnya!

Klikdokter.com, Jakarta Pola makan tanpa kehadiran daging rasanya menjadikan menu makan Anda tak lengkap. Ya, daging merupakan salah satu sumber protein yang baik. Per 100 gram daging terkandung kurang lebih 25 gram protein. Jumlah tersebut setara dengan setengah dari kebutuhan protein harian. Inilah kenapa stok daging dianjurkan untuk selalu tersedia di kulkas. Namun, masih ada banyak orang yang tak mengetahui tips menyimpan daging di kulkas secara benar.

Selain menjadi sumber protein, daging juga menyimpan banyak vitamin dan mineral. Mulai dari vitamin C, B12, B3, zat besi, fosfor, selenium, dan tembaga. Masing-masing nutrien tersebut memiliki manfaatnya tersendiri untuk kesehatan tubuh. Tak heran jika banyak para ahli yang merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi daging secara rutin.

Tips seputar penyimpanan daging di kulkas

Agar bisa tahan lama, umumnya daging yang dibeli akan langsung disimpan dalam kulkas. Namun, tak sedikit orang yang kurang mengerti cara menyimpan daging di kulkas dengan baik. Untuk lebih jelasnya, simak tips di bawah ini.

  1. Jika tak langsung dikonsumsi, simpan di kulkas dengan wadah baru

Jika setelah membelinya daging tidak langsung dikonsumsi di hari yang sama, sebaiknya daging dipindahkan kemasan yang Anda dapat dari toko. Anda bisa memindahkannya ke piring, lalu dibungkus rapat dengan plastik pembungkus makanan atau aluminium foil. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan wadah penyimpan makanan tertutup.

  1. Perhatikan tanggal kedaluwarsa

Saat membeli daging, pastikan juga tanggal kedaluwarsa yang tertera. Konsumsilah daging dalam rentang waktu yang disarankan. Ini karena daging dapat mengandung bakteri, yang dalam jangka waktu tertentu bisa membuatnya busuk. Ciri-cirinya adalah daging berlendir, berbau, serta mengalami perubahan warna atau tekstur.

Meski terdapat ciri-ciri yang tampak, bakteri penyebab penyakit juga bisa hidup di dalam daging tanpa menyebabkan perubahan fisik daging. Jadi, walaupun daging masih terlihat segar, sebaiknya hindari konsumsi daging  yang sudah lewat tanggal kedaluwarsanya. Karenanya, penting untuk merencanakan daftar belanja secara saksama, sehingga daging termakan sesuai waktunya.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Simpan di rak kulkas paling bawah

Daging mentah sebaiknya disimpan di dalam rak terbawah kulkas. Hal ini penting untuk memastikan cairan dari daging tidak mengenai makanan lainnya di kulkas.

Tatalah isi kulkas dengan rapi. Pisahkan rak untuk bahan mentah dan masakan matang. Misalnya, gunakan rak paling atas untuk menyimpan bahan masakan matang, lalu gunakan rak di bawahnya untuk menyimpan makanan mentah. Pastikan masing-masing bahan makanan disimpan dalam wadah bersih yang tertutup.

  1. Hati-hati saat mencairkan daging beku

Saat mencairkan daging beku, pastikan Anda menggunakan tatakan agar lelehan es tidak menyebar ke mana-mana.

  1. Perhatikan suhu kulkas

Suhu antara 4-60 derajat Celcius dikenal sebagai suhu berbahaya. Maksudnya, pada suhu tersebut bakteri bisa tumbuh dengan cepat. Karenanya, periksalah suhu kulkas dengan meletakkan termometer dapur dalam segelas air, lalu masukkan ke dalam kulkas. Setelah menunggu 5-8 jam, periksa apakah suhu kulkas optimal. Jika tidak, sesuaikan suhunya.

  1. Jangka waktu penyimpanan daging

Daging tak bisa disimpan selamanya di dalam kulkas. Daging giling mentah, misalnya, sebaiknya disimpan selama 1-2 hari. Potongan daging mentah bisa disimpan lebih lama, kurang lebih 3-5 hari. Sementara itu, daging yang sudah dimasak bisa disimpan selama 3-4 hari.

Jika ingin tahan lebih lama, Anda bisa membekukan daging di dalam freezer. Umumnya, daging mentah akan tahan 3-4 bulan (daging giling), atau 4-6 bulan (potongan daging). Daging yang sudah dimasak akan tetap bisa dikonsumsi jika dibekukan selama 2-6 bulan.

Itulah berbagai tips menyimpan daging di kulkas. Dengan menerapkannya, diharapkan daging yang Anda beli akan tetap segar hingga tiba waktu Anda mengolahnya. Agar terbebas dari bakteri bakteri penyebab penyakit, pastikan Anda memasak daging hingga matang seutuhnya. Dengan demikian, berbagai manfaat daging bisa Anda nikmati tanpa khawatir terserang penyakit.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar