Sukses

Tips Menurunkan Berat Badan bagi Lansia yang Obesitas

Memiliki tubuh ideal adalah impian semua orang, termasuk lansia. Berikut ini kiat aman menurunkan berat badan bagi lansia yang obesitas.

Klikdokter.com, Jakarta Obesitas atau berat badan berlebih dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya berbagai penyakit, misalkan diabetes, hipertensi dan gangguan kolesterol. Namun, seiring bertambahnya usia, penurunan berat badan bisa menjadi semakin rumit, misalnya pada lansia.

Perubahan komposisi tubuh dan metabolisme dapat menyebabkan pembakaran kalori tidak seefektif saat usia muda. Berikut ini adalah hal yang perlu dilakukan untuk menurunkan berat badan bagi lansia, terutama saat mengalami obesitas.

  1. Membatasi kalori yang masuk

Dalam diet terdapat prinsip dasar yang masih berlaku untuk semua kalangan umur,  walaupun usia semakin tua. Salah satu prinsip yang sama adalah kalori yang berlebih tetap berperan dalam kenaikan berat badan. Jadi, tetaplah menghitung jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Meski demikian, jangan membatasi kalori terlalu berlebihan. Karena tubuh tetap memerlukan asupan makanan untuk menjalankan metabolisme. Jika bingung dengan jumlah kalori yang diperlukan tubuh, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi.

  1. Konsumsi sayur dan buah

Sayur dan buah bermanfaat bagi kesehatan sekaligus dapat memperlancar pencernaan Anda. Serat dari sayuran di dalam usus dapat mengikat kolesterol, sehingga jumlah kolesterol yang masuk ke dalam darah akan berkurang jumlahnya.

Tak hanya baik untuk menurunkan kolesterol, serat yang berasal dari sayur dan buah juga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih cepat dan tahan lama, sehingga dapat membantu dalam proses penurunan berat badan.

  1. Perhatikan asupan protein yang tepat

Hindari asupan protein dengan kandungan lemak tinggi, misalkan paha ayam dengan kulitnya. Pilih asupan protein yang rendah lemak seperti dada ayam atau ikan. Anda juga dapat mengambil manfaat protein nabati seperti susu kedelai dan kacang-kacangan.

  1. Batasi kalori kosong

Kalori kosong adalah makanan dengan kandungan kalori tinggi namun tidak mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh Anda. Contoh dari kalori kosong adalah makanan kaya kalori seperti permen dan minuman kemasan.

Konsumsi makanan tersebut dalam jumlah banyak akan menghambat upaya penurunan berat badan Anda. Selain menyebabkan peningkatan berat badan, asupan gula yang berlebihan juga dapat menyebabkan peningkatan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti kerusakan gigi dan perlemakan hati.

  1. Tetap berolahraga secara rutin

Pilih olahraga yang tepat dan bisa Anda lakukan, misalnya senam lansia. Bila memungkinkan, Anda juga perlu membiasakan diri untuk berolahraga aerobik seperti lari pagi atau berenang.

Namun, Anda perlu berhati-hati karena pada usia lanjut, seseorang sering mengalami gangguan keseimbangan yang dapat meningkatkan risiko jatuh saat berolahraga. Jika Anda merasa pusing atau tidak seimbang, jangan memaksakan diri. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menanyakan jenis olahraga yang aman dilakukan.

Meskipun metabolisme telah menurun, upaya menurunkan berat badan masih mungkin dapat dilakukan bagi lansia, apalagi yang mengalami obesitas. Lakukan berbagai kiat di atas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Jangan biarkan usia yang bertambah menghambat upaya Anda untuk selalu hidup sehat.

[NP/ RVS]

1 Komentar