Sukses

Kanker Hati seperti Dialami Gebi Ramadhan, Bisakah Disembuhkan?

Komika Gebi Ramadhan meninggal dunia akibat kanker hati. Apakah kanker hati bisa disembuhkan?

Klikdokter.com, Jakarta Dunia hiburan kembali diterpa kabar duka. Komika Gebi Ramadhan meninggal dunia di Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon, Selasa (15/1) lalu. Tak banyak yang tahu bahwa di balik guyonannya, ia telah mengidap kanker hati sejak awal tahun lalu. Jebolan kompetisi Stand Up Comedy Indonesia musim ke-6 (SUCi 6) ini tutup usia pada umur yang tergolong muda, 24 tahun.

Kanker hati adalah pertumbuhan jaringan abnormal dan berlebihan di dalam hati. Penyakit ini dapat berinvasi, menyebar, dan menyebabkan kehancuran pada organ tubuh lainnya.

Sering kali kanker hati dianggap sebagai ”silent killer” karena tidak menunjukkan adanya gejala. Hal ini membuat penderitanya tidak menyadari akan adanya penyakit tersebut sehingga sering kali datang berobat dengan kondisi yang sudah parah atau stadium lanjut.

Harapan hidup penderita kanker hati

Sama halnya dengan kanker lainnya, tingkat keparahan kanker hati dapat digolongkan menjadi tiga kelompok:

  • Localized

Sel-sel kanker belum menyebar dan terbatas dalam hati saja, yang meliputi stadium I, II, dan beberapa tahap III. Kemungkinan bertahan hidup selama 5 tahun ke depan adalah 28%.

  • Regional

Kanker telah menyebar ke organ lain atau kelenjar getah bening. Kemungkinan bertahan hidup selama 5 tahun ke depan adalah 7%.

  • Distant

Ini berarti bahwa kanker telah menyebar jauh ke organ dan jaringan, sehingga masuk ke dalam stadium IVB. Kemungkinan bertahan hidup selama 5 tahun ke depan adalah 2%.

Dari data di atas dapat dilihat bahwa angka kesembuhan kanker hati umumnya tidak memuaskan.

1 dari 2 halaman

Penanganan untuk kanker hati

Pilihan pengobatan kanker hati cukup beragam. Hanya 10-20% yang dapat dilakukan reseksi (pemotongan bagian hati yang telah terkena sel kanker) melalui operasi.

Jika kanker hati masih stadium awal, penanganan yang dapat dilakukan adalah pengangkatan bagian hati yang sudah terkena sel kanker, atau disebut hepatektomi. Hal ini dilakukan jika bagian hati lainnya masih sehat. Tetapi apabila bagian hati yang tidak terkena kanker sudah tidak sehat, dianjurkan melakukan transplantasi hati.

Baik hepatektomi maupun transplantasi dapat menyembuhkan kanker hati secara total. Namun sayangnya, jumlah penderita kanker hati yang terdeteksi di stadium awal sangatlah sedikit.

Apabila kanker terlalu besar dan luas sehingga tidak dapat dilakukan pemotongan (walaupun kanker belum menyebar), kanker hati pada stadium ini harus diberikan terapi lain. Pilihan terapi meliputi ablation, embolization, atau keduanya. Selain itu dapat pula dilakukan targeted therapy, imunoterapi, kemoterapi, atau radiasi.

Pada sebagian kasus yang menjalani terapi tersebut, kanker akan mengecil sehingga dapat dilakukan hepatektomi atau transplantasi.  Tapi umumnya terapi tidak dapat menyembuhkan secara total, hanya mengurangi keluhan dan memperlambat progresivitas penyakit.

Kanker yang sudah memasuki stadium akhir atau stadium 4, sudah terlambat untuk dilakukan pengobatan. Terapi yang dilakukan hanya bersifat paliatif atau mengurangi keluhan nyeri serta rasa tidak nyaman saja. Biasanya kanker hati pada stadium ini sudah menyebar ke paru, kelenjar getah bening, kelenjar adrenal dan tulang, termasuk tengkorak.

Kanker hati, seperti yang dialami komika Gebi Ramadhan, dapat dikatakan sulit atau bahkan tidak dapat disembuhkan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan upaya pencegahan kanker hati dengan melakukan vaksinasi hepatitis B serta menerapkan pola hidup sehat seperti memperbanyak makan sayur dan buah, olahraga rutin, menggunakan pengaman ketika berhubungan seksual, serta membatasi konsumsi alkohol.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar