Sukses

Skipping, Olahraga Sederhana yang Membakar Kalori Lebih Banyak

Tahukah Anda, ternyata skipping alias lompat tali, bisa membakar kalori lebih banyak dibanding beberapa olahraga lainnya!

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin skipping atau lompat tali sering Anda lakukan saat masa kanak-kanak. Sayangnya, mungkin karena dianggap terlalu sederhana, banyak orang dewasa – termasuk Anda – kini justru melewatkannya. Padahal, skipping sangat baik untuk membakar kalori. Bahkan, beberapa studi mengungkap bahwa olahraga ini bisa membakar kalori lebih baik dibandingkan olahraga lainnya seperti joging dan berenang.

Sebenarnya ada berbagai jenis olahraga yang efektif untuk membakar kalori. Untuk membandingkan olahraga mana yang paling banyak membutuhkan kalori, berikut ini beberapa jenis olahraga dan jumlah kalori yang dibakar dalam satu jam olahraga.

  • Jalan cepat (5,5 kilometer dalam 1 jam) membakar sekitar 390 kalori.
  • Joging (8 kilometer dalam 1 jam) membakar sekitar 750 kalori.
  • Berlari di atas treadmill membakar sekitar 800 kalori.
  • Berenang terus-menerus dalam satu jam membakar sekitar 890 kalori.
  • Lari cepat (13 kilometer dalam 1 jam) membakar sekitar 1.070 kalori.
  • Skipping membakar sekitar 1.070 kalori.

Jadi, dapat dilihat bahwa di antara beberapa jenis olahraga, ternyata skipping tercatat efektif dalam membakar kalori. Ada pula studi yang menyatakan bahwa kalori yang dibakar lewat skipping selama 10 menit setara dengan kalori yang dibakar saat berlari 1,6 km dalam waktu 8 menit.

Karena membakar kalori lebih banyak dari kebanyakan olahraga aerobik lainnya, skipping sangat cocok untuk orang-orang yang ingin mempertahankan berat badan ideal. Tak hanya itu, lompat tali juga pas untuk Anda yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.

Selain itu, ternyata skipping juga memiliki manfaat tak terduga lainnya bagi kesehatan. Di antaranya adalah:

  1. Meningkatkan kepadatan tulang

Lompat tali akan melatih otot dan tulang, terutama di daerah tungkai bawah. Jika olahraga ini dilakukan secara teratur selama setidaknya 6 bulan, kepadatan tulang akan meningkat secara signifikan. Secara jangka panjang, kepadatan tulang yang baik akan membantu menunda, bahkan mencegah osteoporosis di kemudian hari.

  1. Baik untuk kesehatan jantung

Berdasarkan rekomendasi dari American Heart Association (AHA), seseorang harus melakukan olahraga aerobik secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Olahraga skipping yang dilakukan setidaknya 4-5 kali per minggu selama minimal 20 menit per kali, terbukti efektif untuk melindungi jantung dari penyakit mematikan tersebut.

  1. Meningkatkan kemampuan otak melakukan koordinasi

Saat melakukan skipping, otak harus mengeluarkan berbagai kemampuannya. Di antaranya adalah: kemampuan mengoordinasikan gerakan tangan dalam mengayun tali dan gerakan kaki dalam melompat, kemampuan mengayun tali dan melompat secara ritmis dengan stabil, kemampuan spasial untuk memperkirakan luas area yang dibutuhkan saat lompat tali, serta penyesuaian keseimbangan tubuh secara terus-menerus agar bisa berdiri tegak setelah lompat.

Semua tindakan di atas menstimulasi otak kiri dan kanan. Dalam jangka pendek, hal tersebut berkontribusi dalam membangun konsentrasi seseorang. Secara jangka panjang, skipping yang dilakukan secara teratur dapat dapat membantu meningkatkan performa dalam bekerja atau belajar.

  1. Menjaga kesehatan mental

Studi menemukan bahwa orang-orang yang menjalani olahraga yang aerobik secara teratur, yang salah satunya adalah skipping, mereka diketahui memiliki kesehatan mental yang baik. Ini karena skipping dapat membuat seseorang menyalurkan energi dan pikiran secara positif. Mereka juga cenderung lebih tenang, tidak mudah cemas, dan tak cepat terbawa emosi.

Hanya dengan seutas tali, ada banyak manfaat baik kesehatan yang bisa didapat dari olahraga skipping yang dijalankan secara rutin. Bahkan, meski terbilang sederhana, skipping diketahui bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan beberapa jenis olahraga lainnya seperti joging atau berenang. Bahkan, sebenarnya skipping tak harus dilakukan dengan tali. Melompat ritmis tanpa tali pun bisa mendatangkan manfaat yang hampir sama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk keluarkan tali skipping dari gudang, lalu melompatlah secara rutin demi tubuh dan jiwa yang lebih sehat!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar