Sukses

Berapa Lama Kebutuhan Tidur Bayi?

Mencukupi kebutuhan tidur bayi sangatlah penting, terutama untuk mendukung tumbuh kembangnya. Lalu, berapa lama sebenarnya jam tidur bayi dalam sehari?

Jangan anggap sepele manfaat tidur bagi bayi dan anak. Tidur merupakan aktivitas yang sangat penting bagi bayi dan anak karena hormon pertumbuhan dikeluarkan saat bayi tertidur nyenyak di malam hari. Namun, orang tua harus mengetahui bahwa jam tidur bayi baru lahir dan bayi di atas 6 bulan itu berbeda.

Tidur yang cukup dan berkualitas juga dapat melindungi bayi dari kerusakan jantung dan pembuluh darah, menjaga berat badan bayi, serta membantu tubuh bayi dalam melawan infeksi.

Tidak hanya itu, tidur juga dapat mengembalikan energi bayi setelah seharian beraktivitas sehingga ia siap kembali menerima stimulasi yang diberikan oleh orang tua. Lalu, berapa lama kebutuhan tidur pada bayi?

1 dari 3 halaman

Kebutuhan Tidur Bayi Berdasarkan Usia

Berdasarkan Stanford Children’s Health, jam tidur bayi bervariasi dan tergantung pada usia bayi. Umumnya, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu 8-9 jam untuk tidur pada siang hari dan sekitar 8 jam pada malam hari.

Untuk lebih jelasnya, berikut di bawah ini adalah penjabaran kebutuhan tidur bayi:

  • Bayi 0-3 Bulan

Kebanyakan bayi baru lahir tidak memiliki pola tidur siang ataupun malam. Ini karena pada usia tersebut, bayi masih belajar untuk beradaptasi, membedakan siang dan malam. Secara umum, bayi baru lahir akan tidur 16-20 jam dalam sehari. Namun, bayi akan terbangun setiap 2-4 jam untuk menyusu.

Dalam 12 minggu pertama, bayi baru lahir akan mulai beradaptasi untuk tidur siang dan malam hari. Menginjak usia 3 bulan, jam tidur bayi akan berkurang, yaitu 14-15 jam dalam sehari.

  • Bayi 3-6 Bulan

Pada rentang usia ini, bayi akan tidur selama 10-18 jam dalam sehari, dengan rata-rata 14 jam sehari. Sama seperti bayi yang baru lahir, bayi pada usia ini juga akan terbangun untuk menyusu.

Meski pola tidur bayi bisa berbeda-beda, tapi pada umumnya bayi dalam rentang usia ini akan tidur siang sebanyak tiga kali. Untuk membantu bayi tertidur, ia pun membutuhkan bantuan orang dewasa untuk membuatnya merasa nyaman. Misalnya dengan digendong atau ditenangkan.

Artikel lainnya: Tips Memilih Tempat Tidur Bayi yang Tepat

  • Bayi 6-12 Bulan

Saat memasuki usia 6-12 bulan, bayi akan membutuhkan waktu tidur sekitar 14 jam dalam sehari. Pada siang hari, bayi akan tidur selama 1-2 jam, sedangkan pada malam hari biasanya ia akan tidur antara pukul 6 sore–10 malam.

Saat malam hari, bayi biasanya akan butuh waktu hingga 30 menit untuk bisa tertidur. Bayi juga akan sering terbangun pada malam hari, sehingga membutuhkan bantuan orang dewasa untuk kembali tertidur. Sekitar 1 dari 10 bayi akan melakukannya sekitar 3-4 kali dalam satu malam.

  • Bayi 12-18 Bulan

Dalam 24 jam, bayi berusia 12-18 bulan membutuhkan waktu tidur selama 13-15 jam. Kebanyakan bayi akan tidur siang dua kali dalam sehari, hingga ia berusia 18 bulan.

Selain itu, bayi dalam rentang usia ini juga sedang asyik mengeksplorasi lingkungan sekitar, sehingga kadang sulit untuk membuatnya tidur pada malam hari. Bayi pun biasanya akan cenderung memilih untuk bermain bersama anggota keluarga lainnya dibandingkan tidur.

Artikel lainnya: Insomnia Pada Bayi, Mungkinkah Terjadi?

2 dari 3 halaman

Tips Agar Jam Tidur Bayi Tercukupi

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar jam tidur bayi tercukupi:

  • Buat suasana ruangan bayi yang nyaman, tidak terlalu dingin, bebas dari bising, bebas nyamuk, serta wangi.
  • Mengatur pemberian minum susu dan mengganti popok setiap 2-3 jam sekali sebelum bayi rewel. Dengan demikian, siklus tidur bayi jadi teratur, begitu pula dengan siklus minumnya.
  • Menghindari terlalu sering bepergian agar waktu-waktu tidur bayi tidak terganggu.
  • Bermain ringan di tempat tidur seperti membacakan dongeng atau cerita.
  • Pijat ringan bayi agar si Kecil merasa rileks sehingga mudah mengantuk.

Mungkin sebagian orang tua berpendapat jika anak dibiarkan tidur siang hari, maka ia akan kesulitan tidur di malam hari. Padahal, kurang tidur justru berpengaruh pada kualitas tidur si Kecil pada malam hari, karena anak akan merasa gelisah dan mudah terbangun.

Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat anak menjadi terlalu lelah untuk makan malam sehingga tubuhnya kekurangan nutrisi penting.

Jangan abaikan manfaat tidur cukup bagi tumbuh kembang bayi. Anda dapat mencoba berbagai cara di atas untuk membiasakan si Kecil tidur serta mendapatkan manfaat terbaik dari tidurnya.

Namun, perlu diingat untuk menghindari bayi Anda tidur di kereta dorong atau kursi, karena berisiko membuatnya terjatuh. Ingin mengetahui info kesehatan lainnya? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami di layanan Live Chat. Jangan lupa juga, catat tumbuh kembang si Kecil pada laman persembahan KlikDokter berikut ini.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar