Sukses

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Sesuai Trimester Kehamilan

Ibu hamil wajib memenuhi kebutuhan gizi sesuai dengan trimester kehamilan, agar janin dalam kandungan dan dirinya selalu sehat setiap saat.

Klikdokter.com, Jakarta Memperhatikan kecukupan gizi adalah hal yang tidak boleh luput dari keseharian ibu hamil. Sebab, gizi yang tercukupi sesuai dengan trimester kehamilan turut menunjang kesehatan ibu maupun janin, juga membantu pertumbuhan si jabang bayi yang masih berada di dalam kandungan.

Kendati harus memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizi setiap hari, komposisi gizi ibu hamil sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kondisi saat tidak hamil. Mereka tetap membutuhkan karbohidrat, protein, dan lemak. Bedanya, ibu hamil memerlukan beberapa zat gizi tambahan untuk menunjang tumbuh kembang si jabang bayi yang masih berada di dalam kandungan.

Kebutuhan gizi sesuai trimester kehamilan

Supaya kehamilan berjalan dengan sehat dan janin berkembang dengan sempurna, berikut adalah kebutuhan gizi yang wajib dipenuhi ibu hamil sesuai dengan trimester kehamilan:

Trimester pertama kehamilan Trimester pertama kehamilan berlangsung dari minggu pertama hingga minggu ke-13. Trimester ini merupakan periode antara masa konsepsi ketika sel pertama janin terbentuk hingga akhir minggu ke-12, dan masa pembentukan semua organ janin.

Karena trimester pertama kehamilan begitu penting, ibu hamil perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan mengandung zat-zat berikut ini:

  • Asam folat (vitamin B9)

Asam folat dibutuhkan dari awal trimester kehamilan karena berfungsi mendukung perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi. Kekurangan asam folat pada trimester pertama dapat mengakibatkan bayi mengalami cacat lahir.

Sumber makanan yang mengandung asam folat, termasuk hati ayam, kacang koro, asparagus, sayur bayam, kuning telur, kacang tanah, alpukat, jagung, dan brokoli.

  • Vitamin B6 

Vitamin B6 memiliki peran penting selama masa kehamilan, terutama pada ibu yang mengalami mual. Hal ini karena vitamin B6 terbukti efektif untuk menekan rasa mual selama kehamilan trimester pertama.

Sumber makanan yang mengandung vitamin B6, yaitu ikan salmon, pisang, dan roti gandum.

  • Zat besi

Zat besi diperlukan ibu hamil selama trimester pertama untuk mencegah terjadinya anemia selama kehamilan. Dengan mencegah terjadinya anemia, ibu hamil turut menurunkan risiko terjadinya kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah, dan depresi setelah melahirkan.

Sumber makanan yang mengandung zat besi, misalnya daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

2. Trimester kedua kehamilan

Trimester kedua kehamilan berlangsung dari minggu ke-14 sampai minggu ke-27. Pada trimester ini, zat gizi yang wajib didapatkan oleh ibu hamil adalah:

  • Kalsium dan vitamin D

Kalsium dibutuhkan di trimester kedua kehamilan untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi janin. Sedangkan vitamin D dibutuhkan untuk membantu proses penyerapan kalsium ke dalam tubuh, juga mencegah terjadinya infeksi serta kelahiran prematur.

Ibu hamil membutuhkan 1.000 miligram kalsium dan 4.000 IU vitamin D per hari. Sumber makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D adalah susu, keju, yoghurt, telur, sayuran berdaun hijau, dan kentang.

  • Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dibutuhkan selama masa kehamilan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan janin. Asam lemak omega-3 dapat ditemukan pada ikan salmon, ikan tuna, udang, kepiting, telur, minyak kanola, minyak walnut, dan minyak kedelai.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Trimester ketiga kehamilan

Trimester ketiga kehamilan dimulai pada minggu ke-28 kehamilan sampai minggu ke-41. Pada trimester ini makanan yang dikonsumsi ibu hamil ditujukan untuk memberikan energi yang cukup untuk proses persalinan nanti.

Beberapa kebutuhan gizi yang wajib dipenuhi ibu hamil di trimester ketiga, antara lain:

  • Karbohidrat

Pada trimester ketiga, kebutuhan karbohidrat ibu hamil adalah sebanyak 2.200 kalori. Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, kentang, roti gandum, dan oatmeal.

  • Protein

Selain menjadi sumber energi, protein juga berperan dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh ibu hamil dan janin. Protein bisa didapatkan dari daging merah, daging ayam, telur, susu, tahu, dan tempe.

  • Vitamin K

Asupan vitamin K yang cukup akan membantu mempercepat proses pembekuan darah setelah melahirkan. Makanan yang kaya akan vitamin K, di antaranya melon, roti gandum, kacang hijau, dan pasta.

Selain memperhatikan dan memenuhi kecukupan gizi selama kehamilan, ibu hamil juga wajib untuk menerapkan gaya hidup sehat. Caranya, lakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi kehamilan secara rutin dan teratur, jauhi rokok dan alkohol, cukup istirahat, serta kelola stres dengan baik. Terakhir, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan antenatal secara berkala agar kondisi kehamilan selalu terpantau dengan baik.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar