Sukses

Inilah Manfaat Bawang bagi Kesehatan Tubuh Anda

Tak hanya menjadi bumbu dapur, bawang ternyata juga membawa manfaat sehat bila dikonsumsi secara rutin dan teratur.

Klikdokter.com, Jakarta Bawang merupakan jenis rempah yang kerap digunakan sebagai bumbu dapur. Tanpanya, makanan Anda mungkin tak sesedap sekarang. Terlepas dari itu, bawang ternyata menyimpan segudang manfaat sehat apabila Anda mengonsumsinya secara rutin dan teratur.

Faktanya, dr. Mega Putri dari KlikDokter mengatakan bahwa bawang memiliki kandungan gizi yang dapat membantu orang-orang dengan penyakit tertentu, misalnya gastritis.

“Meski mengandung gas, bawang ternyata mampu mengurangi keluhan mual, nyeri perut, dan juga muntah pada kasus gastritis,” katanya.

Tak cuma itu, bawang ternyata masih menyimpan beragam manfaat lainnya. Apa saja?

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Bawang mengandung quercetin, yang merupakan jenis antioksidan flavonoid untuk melawan peradangan. Rempah tersebut terbukti mampu mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol, sehingga turut menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, sifat antiradang yang kuat pada bawang juga dapat membantu mengurangi tekanan darah serta melindungi terjadinya pembekuan darah.

Sebuah penelitian pada 70 orang yang kelebihan berat badan dengan tekanan darah tinggi, dosis 162 mg ekstrak bawang kaya quercetin mampu secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik hingga 3–6 mmHg dibandingkan dengan plasebo.

Senada dengan itu, sebuah penelitian pada 54 wanita dengan sindrom ovarium polikistik menemukan bahwa konsumsi bawang selama 8 minggu dapat membantu mengurangi jumlah total kolesterol jahat dalam tubuh.

  1. Bersifat antikanker

Bawang mengandung sejumlah senyawa yang dapat menekan pertumbuhan tumor dan menekan risiko kanker perut maupun kolorektal. Sifat bawang yang seperti itu adalah berkat sulfur dan antioksidan flavonoid yang ditemukan sebagai genus allium.

Sebuah tinjauan dari 26 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi bawang memiliki risiko 22 persen lebih rendah untuk mengalami kanker perut. Sementara itu, tinjuanan dari 16 penelitian pada 13.333 orang menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi bawang memiliki 15 persen penurunan risiko kanker kolorektal.

  1. Bantu kontrol gula darah

Bawang dapat membantu mengontrol gula darah, yang sangat penting bagi penderita diabetes atau prediabetes. Sebuah penelitian pada 42 orang pengidap diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa makan 3,5 ons (100 gram) bawang merah segar mengurangi kadar gula darah sekitar 40 mg/dl.

Beberapa penelitian pada hewan pun menunjukkan bahwa konsumsi bawang dapat bermanfaat bagi kontrol gula darah. Tikus pengidap diabetes yang diberikan makanan mengandung ekstrak bawang 5 persen selama 28 hari mengalami penurunan gula darah puasa serta lemak tubuh yang jauh lebih signifikan.

Senyawa yang ditemukan dalam bawang, seperti quercetin dan sulfur, memiliki efek antidiabetik. Quercetin terbukti berinteraksi dengan sel-sel di usus kecil, pankreas, otot rangka, jaringan lemak, dan hati untuk mengontrol regulasi gula darah seluruh tubuh.

Meski murah dan dapat ditemukan dengan mudah, bawang ternyata memiliki beragam manfaat sehat yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menjadikan bawang sebagai campuran masakan atau “teman” makan sehari-hari? Tetap ingat untuk membatasi porsinya agar tidak berlebihan, supaya manfaatnya tidak berubah menjadi efek samping yang merugikan.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar