Sukses

Kiat Tetap Sehat di Usia Senja ala Prof. Jose Roesma

Jangan identikkan tua dengan kondisi fisik yang lemah. Prof. Jose Roesma membuktikan, ia bisa tetap bugar, aktif, dan sehat di usia senja.

Klikdokter.com, Jakarta Sehat dan bugar di usia muda itu biasa. Tapi tetap bugar di usia senja, itu baru luar biasa! Dokter spesialis penyakit dalam, Prof. Jose Roesma, Ph. D., Sp.PD, KGH, adalah contohnya. Dokter berusia 75 tahun yang telah berkecimpung di dunia medis lebih dari lima puluh tahun ini, masih sibuk bekerja. Langkah kakinya pun gesit layaknya orang muda yang bugar!

Saat ditemui oleh KlikDokter beberapa waktu lalu, dengan ramah Prof. Jose membagikan pengalaman dan kiat hidup sehatnya.

Kecil sakit-sakitan, dewasa justru sehat walafiat

Melihat sosok Prof. Jose, mungkin tidak ada yang menyangka bahwa di waktu bocah hingga remaja ia kerap sakit-sakitan. “Saya sering gonta-ganti penyakit,” tuturnya, seakan mengenang masa lalu .

Kodisi tersebut tentu saja membuat Prof. Jose yang kala itu masih remaja sering menolak ajakan mendaki gunung dari beberapa temannya, Ia merasa kesehatannya tidak memungkinkan untuk beraktivitas fisik semacam itu.

Tak tanggung-tanggung, penyakit yang pernah divoniskan kepada Prof. Jose sangat beragam. Sebut saja sakit tulang, demam rematik, TBC ginjal, batu ginjal, gangguan fungsi otak, hingga serangan jantung. Semua penyakit “mengerikan” itu sudah pernah divoniskan kepada kakek bercucu satu ini.

Kondisinya yang lemah tersebut lantas “menyentil” dirinya. Ia seperti menemukan pencerahan. “Saya tahu, kalau mau umur panjang, saya harus juga disiplin menjaga kesehatan,” jelas Prof. Jose.

Pada suatu ketika, ia menyadari ada sesuatu yang berubah pada dirinya. Sekitar tahun 1966, ketika marak unjuk rasa mahasiswa, Jose Roesma muda memutuskan untuk ikut bergabung bersama teman-teman seperjuangan.  

“Ternyata saya nggak pernah sakit sama sekali. Padahal kami tidurnya di emper-emper jalanan dan sering kena matahari, tapi saya nggak sakit,” kata Prof. Jose, seakan takjub dengan “keajaiban” yang terjadi pada dirinya.

Dari pengalaman itu, ia berkesimpulan bahwa untuk menjaga kesehatan, ternyata tak cukup dengan pengobatan saja, tetapi dibutuhkan aktivitas fisik yang disukai. Nah, kebiasaan rutin beraktivitas fisik inilah yang kini menjadi kunci Prof. Jose Roesma selalu sehat dan bugar di usia senja. 

1 dari 3 halaman

Kunci hidup sehat Prof. Jose

Jika bicara soal kunci hidup sehat sering kali terdengar klise dan itu-itu saja. Namun pada kenyataannya tak semua orang bisa menerapkan kunci hidup sehat tersebut secara konsisten. Hal itu pun dibenarkan oleh Prof. Jose.

Baginya, ada 4 kunci utama untuk hidup sehat sampai tua, yakni sering melakukan aktivitas fisik, menjaga pola makan, menjaga pola istirahat, dan pintar-pintar mengelola stres.

Prof. Jose Roesma terhitung rajin melakukan aktivitas fisik. Ini sudah dirasakannya sendiri. Semakin ia malas bergerak dan menjadikan usianya sebagai alasan untuk tak melakukan apa pun, kondisi kesehatannya justru menurun! Di sisi lain, jika ia aktif bergerak, misalnya dengan tetap bekerja dan berolahraga, kesehatannya justru terjaga.

Saat ini, untuk menjaga kebugarannya, Prof. Jose lebih memilih olahraga ringan seperti jalan kaki dan joging. Tapi di masa muda, ia juga rutin berlatih angkat beban.

“Sekarang sudah mulai tua, jadi bebannya agak dikurangi,” kata Prof. Jose. Tetapi, jangan tertipu dengan kata “tua” yang diucapkannya. Di usia senjanya, rupanya Prof. Jose juga menggemari kegiatan otomotif, alias hobi naik motor gede!

“Zaman dulu pakai Ducati 250,” kata pria yang sudah suka naik motor gede sejak usia 17 tahun.

Melihat hobi Prof. Jose yang satu ini, tak heran jika sang istri sering mengingatkannya untuk lebih berhati-hati saat melakukan hobi otomotifnya itu. Faktor “U” alias usia, memang tidak bisa dimanipulasi.

2 dari 3 halaman

Tips berolahraga bagi lansia ala Prof. Jose

Bagi kaum lansia yang ingin menjaga kesehatannya dengan aktif berolahraga, Prof. Jose memberi sejumlah saran. Olahraga harus disesuaikan dengan kondisi fisik lansia itu sendiri.

“Jika ada lansia yang mau menjalankan program latihan fisik, sebaiknya lakukan dulu pemeriksaan. Sehingga, bisa disarankan apa saja latihan yang cocok. Apakah perlu olahraga statis seperti angkat beban yang memusatkan pada kekuatan otot, atau olahraga dinamis seperti kardio dengan berenang, naik sepeda atau joging untuk melancarkan sirkulasi darah,” Prof. Jose memaparkan.

Intinya, setiap olahraga yang dilakukan lansia harus dilakukan secara bertahap. Bahkan, kedua jenis olahraga tersebut bisa dikombinasikan, tergantung kemampuan dan kondisi si lansia.

“Lebih bagus lagi kalau dilakukan di bawah pengawasan instruktur atau dokter. Tapi kalau tidak bisa, dilakukan sendiri juga boleh saja, asal tidak berlebihan.” tekannya.

Pentingnya pola makan seimbang dan cukup istirahat

Kepada KlikDokter Prof. Jose mengaku dulu kerap kali makan “enak”. Sebagai orang Minang, godaan dari masakan Padang sering sulit ia tolak. Seiring berjalannya waktu, ia akhirnya meninggalkan kebiasaan itu, dan lebih memilih untuk menerapkan pola makan yang seimbang.

Sedangkan untuk pola istirahat atau pola tidur, ia menerapkan tidur 2 periode, yakni tidur siang dan tidur malam. Tidur malam dilakukannya selama 5 jam dan tidur siang dilakukan selama 1 setengah jam.  

Kunci terakhir yang tak kalah penting adalah mengatur pola pikir atau mengelola stres. Menurut Prof.Jose, hal ini sangat penting. Pasalnya, tubuh tidak akan pernah sehat jika jiwa di dalamnya justru sakit. Begitu pula sebaliknya, jika tubuh terus-menerus sakit, jiwa atau psikis pun akan merapuh dengan sendirinya.

Maka quality time pun turut menjadi hal yang penting bagi Prof. Jose untuk menjaga keseimbangan hidupnya.  Di saat senggang atau liburan, ia menyempatkan waktu untuk makan bersama keluarga, jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, atau berwisata ke luar kota atau luar negeri.

“Saya nggak mau kerja berlebihan. Santai dengan keluarga dan sebagainya itu penting buat saya,” pungkas Prof. Jose.

Perbincangan KlikDokter dengan Prof. Jose Roesma seakan menyadarkan bahwa siapa pun memang tidak mungkin dapat melawan takdir, baik itu sehat maupun sakit. Namun yang terpenting, Anda perlu melakukan pencegahan penyakit dengan selalu menjalankan pola hidup sehat. Dengan demikian, Anda tetap bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga dalam kondisi bugar dan sehat di usia senja.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar