Sukses

Wanita Sering Pakai Bedak, Bisa Kena Kanker Paru?

Kanker paru umumnya disebabkan oleh rokok dan paparan zat berbahaya. Lalu, apakah penggunaan bedak juga memicu kanker paru?

Sebagai wanita, mengenakan kosmetik sudah menjadi ritual umum agar penampilan semakin menarik, khususnya saat hendak beraktivitas di luar rumah. Salah satu perlengkapan kosmetik dasar yang paling sering digunakan wanita adalah bedak. 

Kendati demikian, ada kabar yang mengatakan bahwa bedak menyebabkan kanker jika terlalu sering digunakan, salah satunya kanker paru. Benarkah demikian?

Sebelum membahas lebih jauh, perlu diketahui bahwa ada dua jenis bedak wanita, yakni yang ditabur dan yang berbentuk padat. 

Untuk bedak tabur, ada yang memberikan efek warna baru, tapi ada juga yang transparan (tidak memberikan warna) karena hanya berfungsi untuk menyerap minyak serta mengatur warna kulit yang sudah dilapisi alas bedak. Kedua jenis bedak inilah yang paling banyak beredar di pasaran.

1 dari 4 halaman

Bedak dan Risiko Kanker Paru

Dilansir dari Cancer.org, talk atau talek (talc) merupakan mineral yang terdiri atas unsur-unsur magnesium, silikon, dan oksigen. Fungsi dasarnya untuk menyerap kelembapan dan mengurangi gesekan.

Dalam bentuk alami (belum diolah oleh produsen bedak), beberapa bedak mengandung asbestos yang diketahui menyebabkan kanker paru jika terhirup. Asbestos ini biasa ditemukan di pertambangan atau pabrik. Kandungan inilah yang diisukan bahwa bedak menyebabkan kanker bagi yang sering menggunakannya.

Penelitian terbaru tentang bedak sebagai penyebab kanker paru-paru masih terus dilakukan. Karena ada studi yang dilakukan pada buruh bedak, mengatakan bahwa bedak talk meningkatkan risiko kanker paru dan penyakit pernapasan lain. Namun, studi lain mengatakan bahwa tidak ada risiko peningkatan penyakit tersebut.

Perbedaan itu terjadi karena para buruh lebih sering terpapar dengan bentuk alami bedak yang masih mengandung banyak karsinogenik. Sedangkan bedak wanita semuanya sudah melalui proses pemurnian. Jadi, sampai saat ini tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa bedak kosmetik meningkatkan risiko kanker.

Artikel Lainnya: Pakai Bedak di Organ Intim Picu Kanker Serviks?

2 dari 4 halaman

Bedak dan Risiko Kanker Lainnya

Untuk sementara ini, pemakaian bedak tidak menjadi penyebab langsung dari kanker paru. Namun, bedak talk berkaitan dengan penyakit kanker lainnya, yaitu kanker ovarium.

Ini berawal dari kebiasaan wanita yang menaburkan bedak di area kewanitaan supaya tidak lembap. Ternyata, butiran tersebut bisa menembus ke saluran telur sehingga meningkatkan risiko bedak menyebabkan kanker. 

Sama dengan risiko kanker paru, ada dua pendapat juga tentang bedak menyebabkan kanker ovarium pada wanita. Ada yang mengatakan bisa meningkatkan risiko terkena kanker, ada juga yang tidak menemukan risiko tersebut. Hal ini terjadi karena perbedaan jenis penelitian.

Namun perlu diketahui, bahwa kanker ovarium adalah kanker yang sangat jarang ditemukan. Sehingga penelitian besar pun mungkin tidak cukup untuk mendeteksi peningkatan risiko dari bedak.

Artikel Lainnya: Kanker Paru Lebih Mudah Serang Pria atau Wanita?

 

3 dari 4 halaman

Tips Memakai Bedak yang Aman Agar Tidak Berisiko Kanker

Karena masih ada pro dan kontra dari penggunaan bedak, maka wanita sebagai konsumen harus lebih hati-hati dalam memilih bedak. Berikut tips yang dapat dilakukan agar tidak berisiko terkena kanker:

  • Perhatikan kandungan dari produk bedak sebelum dibeli
  • Hindari menaburkan bedak pada area kewanitaan
  • Jangan menghirup bedak saat digunakan
  • Saat menggunakan bedak tabur, tuangkan di tangan terlebih dahulu lalu aplikasikan di muka 
  • Jangan gunakan bedak pada permukaan kulit yang luka

Berdasarkan penjelasan di atas, saat ini dapat dikatakan bahwa penggunaan bedak, baik yang padat maupun tabur, tidak menjadi penyebab kanker paru-paru. Pasalnya, produsen bedak modern sudah tidak menggunakan talk yang mengandung asbestos, zat pemicu kanker paru.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kemungkinan bedak menyebabkan kanker. Karena penggunaan bedak pada wanita masih sangat tinggi, baik diaplikasikan pada wajah maupun area kewanitaan.  

Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari menaburkan bedak ke organ kewanitaan.  Usahakan juga untuk tidak menggunakan kosmetik bedak setiap saat supaya pori-pori kulit wajah bisa ‘bernapas’.

[FY/ RS]

1 Komentar