Sukses

Manfaat dan Efek Samping Granola yang Perlu Diketahui

Granola dipercaya sebagai asupan sehat yang bermanfaat, terutama untuk Anda yang ingin diet. Ketahui manfaat granola dan efek sampingnya di sini.

Beberapa tahun belakangan, granola menjadi tren makanan sehat. Granola adalah jenis makanan yang terdiri dari beberapa komponen, seperti oat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan kering. Penyajiannya pun kerap dicampur dengan tambahan susu, madu, atau sirop maple.

Di kota-kota besar, granola mudah ditemukan di pasar swalayan atau toko makanan organik. Label “pure” atau “natural” juga membuat granola laris manis, di tengah meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap pola makan sehat. 

Makanan ini juga banyak disukai penggemar kegiatan outdoor karena sering dijual dalam bentuk bar dan bisa dengan mudah masuk kantong atau tas.

1 dari 4 halaman

Manfaat Granola bagi Kesehatan

Jika melihat bahan-bahan yang umum digunakan untuk membuat granola, seperti biji-bijian, gandum, dan kacang-kacangan, makanan ini bisa dikategorikan sehat. Berikut adalah beberapa manfaat granola yang dipercaya untuk kesehatan tubuh.

1. Sumber Serat yang Mengenyangkan

Granola merupakan salah satu sumber protein dan serat yang membantu membuat Anda menjadi lebih kenyang. Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat, tubuh akan lebih lambat mencerna sehingga Anda bisa mengontrol nafsu makan. 

Artikel Lainnya: Rutin Konsumsi Granola Bikin Tubuh Lebih Sehat?

2. Membantu Menjaga Tekanan Darah 

Kandungan serat di dalam granola tak hanya mengenyangkan, namun juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. 

Lalu, buah kering yang kerap ditemukan di dalam granola mengandung kalium dan elektrolit. Kalium dan elektrolit diketahui dapat menjaga kesehatan pembuluh darah serta jantung.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Manfaat granola lainnya adalah membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Sama seperti produk gandum, granola merupakan sumber beta glucan yang bekerja mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Dengan manfaat granola tersebut, Anda dapat terhindar dari risiko penyakit jantung.

Artikel Lainnya: Ini Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola

4. Menurunkan Kadar Gula Darah

Gandum utuh, kacang-kacang, dan biji-bijian merupakan sumber makanan yang memiliki kadar indeks glikemik (IG) rendah. Mengonsumsi granola yang mengandung IG rendah bisa menjadi salah satu cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. 

5. Membantu Menjaga Kesehatan Saluran Cerna

Salah satu cara menjaga kesehatan saluran pencernaan adalah dengan memenuhi kebutuhan serat harian. Anda bisa memperoleh cukup asupan serat dengan mengonsumsi granola. Saluran cerna yang sehat akan membebaskan Anda dari masalah sembelit maupun keluhan lainnya.

6. Sebagai Sumber Antioksidan 

Kacang-kacangan yang ada di dalam granola merupakan sumber antioksidan yang baik untuk tubuh. Antioksidan berguna untuk menangkal radikal bebas dan membantu menurunkan peradangan di dalam tubuh. 

7. Sumber Tenaga

Granola mengandung karbohidrat yang bisa menjadi sumber tenaga bagi tubuh. Bagi Anda yang aktif dan gemar berolahraga di pagi hari, menyantap granola sebagai sumber karbohidrat dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh. 

Meski mengandung karbohidrat, granola tidak memicu peningkatan kadar gula atau menyebabkan lemas setelah mengonsumsinya.

Artikel Lainnya: 5 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Baik untuk Tubuh

8. Membantu Mencegah Anemia

Di dalam ¼ cangkir granola terdapat berbagai kandungan nutrisi penting, seperti zat besi, folat, vitamin D, dan zinc. Kandungan zat besi dan folat bisa mencegah anemia atau kekurangan darah. Zat besi juga dapat membantu proses pemulihan tubuh dari kondisi anemia. 

9. Menjaga Kesehatan Kulit 

Kandungan vitamin E (antioksidan) di dalam granola juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin E membantu meregenerasi sel dan menjaga kulit agar tetap lembap. 

Namun, jangan hanya mengandalkan vitamin E dari granola saja. Anda perlu merawat kulit dari luar, misalnya dengan memakai skincare, agar kesehatannya tetap terjaga. 

10. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Granola mengandung nutrisi lengkap, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk mendukung daya tahan tubuh. Dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan melakukan pola hidup sehat lainnya, Anda bisa memiliki tubuh yang kuat serta sehat.

Artikel Lainnya: Pencernaan Sehat Daya Tahan Tubuh Meningkat? Kok Bisa?

2 dari 4 halaman

Adakah Risiko atau Efek Samping Mengonsumsi Granola?

Meskipun memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, tetapi granola tetap memiliki efek samping. Efek samping tersebut bisa didapatkan jika granola yang Anda konsumsi dilapisi oleh gula atau mendapat tambahan lemak dan perasa.

Keberadaan gula maupun tambahan lemak bisa meningkatkan jumlah kalori. Alhasil, bukan tubuh sehat yang didapat, justru obesitas yang mengintai Anda. 

Obesitas bisa menjadi faktor risiko penyakit lainnya seperti diabetes dan penyakit jantung. Maka untuk menghindari efek samping tersebut, pastikan Anda membaca label kemasan untuk mengetahui komposisi dan label nutrisinya. 

Artikel Lainnya: 7 Asupan yang Tak Boleh Disantap Saat Minum Obat

Perhatikan ini Sebelum Mengonsumsi Granola

Meski granola dilabeli sebagai makanan sehat, jangan lewatkan membaca tabel informasi gizi pada kemasannya. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi granola. 

  1. Perhatikan Kandungan Gula

Gula tambahan dalam granola bisa menyamar sebagai anhydrous dextrosecorn syrup solids, dekstrosa, fruktosa, high-fructose corn syrup (HFCS), dan madu. 

Selain itu, perhatikan juga bila terdapat kandungan laktosa, malt syrup, maltosa, maple syrup, molases, nektar, atau sukrosa karena bahan tersebut merupakan pemanis tambahan dalam makanan. 

  1. Pilih yang Sesuai Jenis Diet

Ada beberapa granola berlabel “grain-free” yang dibuat dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Bila Anda pengikut diet paleo, tentunya Anda harus tahu bahwa biji-bijian adalah makanan yang pantang dikonsumsi. 

Satu hal lagi yang harus Anda tahu tentang grain-free granola, kandungan karbohidratnya lebih sedikit sehingga kurang efektif untuk menyuplai energi.

Artikel Lainnya: 7 Makanan yang Tak Disangka Mengandung Lemak Trans

  1. Hindari Kandungan Lemak Trans dan Lemak Jenuh

Lemak jenuh yang terkadang ada di dalam granola lewat tambahan kelapa dan minyak tertentu dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Hindari mengonsumsi granola dengan kandungan tersebut karena berisiko menyebabkan penyakit jantung.

Selain itu, hindari pula granola yang mengandung lemak trans. Lemak trans bisa ditemukan lewat bahan seperti minyak sawit terhidrogenasi parsial (partially hydrogenated palm oil).

  1. Perhatikan Porsinya

Takaran penyajian granola bisa berbeda-beda tergantung mereknya. Namun umumnya, porsi granola yang ideal adalah sepertiga cangkir, bukan semangkuk penuh.

Porsi granola sebaiknya juga disesuaikan dengan kebutuhan energi yang dipengaruhi oleh jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan usia.

Artikel Lainnya: 11 Cara Tepat untuk Memulai Pola Makan Sehat

3 dari 4 halaman

Cara Sehat Makan Granola

Apabila sudah menemukan granola yang pas dan sehat, Anda bisa mengoptimalkan nutrisinya dengan menambahkan susu, yoghurt, buah beri, pisang, segenggam kacang-kacangan, atau biji labu kuning (pumpkin seed).

Bila mau dijadikan camilan sehat, Anda bisa mencampurkan sepertiga cangkir granola dengan susu almond maupun susu rendah lemak lainnya. Sebagai variasi, Anda juga bisa mencampurkan granola dengan buah beri segar, Greek yoghurt, dan telur.

Ingat, meski tergolong makanan sehat, sebaiknya granola tak dikonsumsi secara berlebihan. Anda pun harus teliti membaca kemasan untuk memastikan bahwa granola yang Anda konsumsi benar-benar menyehatkan.

Agar manfaat kesehatannya bisa didapat secara optimal, kombinasikan granola dengan makanan bergizi seimbang lainnya dan rutin berolahraga. Cari tahu informasi kesehatan lainnya dengan membaca artikel di aplikasi KIikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar