Sukses

5 Rempah-Rempah Terbaik dari Indonesia

Siapa yang tak tahu kalau Indonesia adalah negara yang kaya akan rempah? Ini beberapa di antaranya!

Klikdokter.com, Jakarta Hampir seluruh dunia sudah mengetahui, Indonesia kaya akan keanekaragaman rempah-rempahnya. Menurut data Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 2016, Indonesia menduduki peringkat pertama produsen vanili dan cengkeh dunia serta peringkat kedua produsen lada dan pala dunia pada tahun 2014.

Rempah merupakan bagian tumbuhan yang beraroma dan memiliki rasa yang khas dan kuat. Biasanya rempah digunakan sebagai penambah cita rasa makanan, dan tak jarang dimanfaatkan juga sebagai pengawet.

Meski serupa, rempah berbeda dari tanaman obat atau sayuran dan buah kering. Rempahlah yang menjadikan masakan berbagai negara memiliki cita rasa khasnya masing-masing. Negara-negara di Asia Tengah seperti Cina dan India, Amerika Selatan seperti Brasil, dan negara-negara tropis lainnya banyak memanfaatkan rempah dalam masakan maupun pengobatan.

Berikut ini beberapa rempah terbaik dari Indonesia yang  dikenal hingga ke manca negara:

  1. Lada

Lada, atau nama latinnya Piper nigrum Linn, sebenarnya berasal dari daerah Ghat Barat di India. Adanya arus dagang, penyebaran agama Hindu di Indonesia, dan penyebaran benih, membuat lada kini banyak ditanam bahkan menjadi salah satu komoditas utama rempah Indonesia.

Daerah-daerah penghasil lada di Indonesia, di antaranya Aceh, Jambi, Kalimantan Barat dan Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Yogyakarta.

Sering disebut juga dengan merica, lada memiliki rasa sedikit pahit, pedas, dan menimbulkan sensasi hangat saat dikonsumsi. Terdapat beberapa jenis lada, tapi yang sering digunakan sebagai bumbu dapur adalah lada putih dan lada hitam. Lada juga memiliki predikat “The King of Spice” karena rasanya yang khas dan kebutuhannya yang tinggi di dunia, mencapai 280.000 ton pada tahun 2000.

  1. Pala

Berbeda dengan lada yang datang dari tanah tetangga, pala merupakan tanaman rempah asli Indonesia, dengan nama latin Myristica fragrans Houtt. Lebih spesifik, pala didapat dari pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku, dan menjadi komoditi perdagangan penting sejak zaman Romawi kuno.

Tak hanya sebagai bumbu masakan, pala juga menghasilkan minyak atsiri yang sering digunakan pada industri pengalengan dan kosmetik. O ya, pala juga sering dimanfaatkan untuk menambah gairah seksual. Tak heran, permintaan pala dunia pun tidak sedikit jumlahnya.

  1. Vanili

Siapa tak tahu vanili? Kerap digunakan sebagai campuran pada berbagai hidangan manis, vanili merupakan komoditi rempah termahal kedua di dunia. Harga pasaran vanili membuatnya dijuluki sebagai emas hijau karena harganya yang dapat mencapai 5 juta rupiah per kilogram.

Perbedaan harga ini sangat ditentukan oleh kualitas dan asal produksi vanili tersebut. Harga tertinggi dimiliki oleh vanili yang berasal dari Meksiko dan Madagaskar. Indonesia juga menjadi salah satu negara dengan produksi vanili terbesar di dunia.

  1. Cengkih

Kepulauan Maluku terkenal sejak zaman penjelajah kuno sebagai The Spice Islands. Salah satu produksi tanah Maluku adalah cengkih (atau cengkeh), yang telah dikenal sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Dahulu, cengkih merupakan salah satu rempah yang paling tenar dan mahal di Eropa, hingga sempat menyaingi harga emas.

Indonesia merupakan negara penghasil cengkih terbesar di dunia. Daerah-daerah penghasil cengkih di Indonesia, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Maluku, dan Papua. Cengkih biasa digunakan sebagai bumbu masakan, serta dimanfaatkan sebagai obat alami mulai dari untuk memperlancar pencernaan hingga mengurangi nyeri gigi.

  1. Kayu manis

Kayu manis yang memiliki nama ilmiah Cinnamomum verum, banyak ditemukan di beberapa tempat di Indonesia. Jenis rempah ini biasa digunakan untuk membuat rasa makanan lebih khas dan gurih. Bahkan kayu manis sering dipakai untuk komposisi parfum.

Ada juga yang memanfaatkan kayu manis sebagai obat. Misalnya untuk mengontrol gula darah, meringankan sakit kepala, dan sebagainya.

Anda dapat memanfaatkan rempah-rempah terbaik Indonesia ini sebagai perasa dan penyedap alami, menggantikan MSG. Menggunakan rempah terbaik tentunya akan lebih sehat, bahkan dapat membawa manfaat kesehatan bagi Anda dan keluarga.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar