Sukses

6 Manfaat Dahsyat Buah Delima

Buah delima selain memiliki rasa yang segar juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Apa saja kebaikan buah ini?

Klikdokter.com, Jakarta Siapa yang tak kenal buah delima? Buah yang memiliki warna merah menggiurkan ini selain enak rasanya, ternyata memiliki beberapa manfaat kesehatan yang tidak terduga sebelumnya. Tak ada salahnya jika Anda mencoba buah yang termasuk dalam clade (kelompok) yang sama dengan buah beri ini.

"Tidak seperti makanan jenis lainnya, fakta gizi dan manfaat buah delima tidak berlebihan. Buah ini memiliki kandungan polifenol, yakni zat antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan radikal bebas," ujar Patricia Bannan, RDN, seorang konsultan gizi kepada Women's Health.

Selain itu, Bannan menyebut bahwa buah delima merupakan sumber potasium yang baik bagi tubuh. Potasium adalah senyawa elektrolit yang penting untuk otot yang sehat. Berikut rincian spesifik dari kandungan satu buah delima:

  • Kalori: 144
  • Lemak: 2 g
  • Lemak jenuh: 0,2 g
  • Karbohidrat: 33 g
  • Sodium: 5 mg
  • Gula: 24 g
  • Serat: 7 g
  • Protein: 3 g

Memang diakui, kadar gula dalam delima termasuk tinggi dibandingkan dengan buah beri, seperti raspberry yang hanya memiliki 5 gram gula. Karena itu, jika Anda memiliki diabetes atau kondisi lain yang mengharuskan Anda menjaga asupan gula, bijaksanalah dalam mengonsumsi buah ini.  

Manfaat delima untuk kesehatan

Seperti disebut di atas, delima mengandung antioksidan. Makanan berwarna merah cerah cenderung mengandung tiga jenis polifenol antioksidan, termasuk tanin, antosianin, dan asam elagik yang semuanya kaya akan nutrisi. Kekuatan antioksidan utamanya berasal dari senyawa elagitanin, yang bertanggung jawab untuk manfaat buah delima bagi pikiran dan tubuh.

Berikut ini manfaat delima bagi kesehatan seperti dikutip dari Medical Daily:

1. Melawan obesitas

Delima melawan obesitas dengan menahan rasa lapar karena menciptakan sensasi "kenyang". Dalam studi pada 2016, para peneliti dari Queen Margaret University, Edinburgh, memberi para partisipan suplemen delima setiap hari. Selain itu, mereka juga diberikan segelas jus buah delima sebelum makan.

Hasilnya, mereka yang diberi suplemen menjadi kurang lapar, kurang keinginan untuk makan, dan merasa lebih kenyang daripada kelompok lainnya. Hipotesis mereka adalah polifenol dalam buah delima bertanggung jawab sebagai penekan nafsu makan.

2. Melindungi terhadap penyakit jantung

Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa mengonsumsi 800 miligram minyak biji delima setiap hari selama 4 minggu memperbaiki rasio antara trigliserida dan kolesterol "baik" (HDL). Selain itu, mengonsumsi setengah gelas jus buah delima dan tiga kurma setiap hari ditemukan dapat membantu mencegah serangan jantung dan stroke.

3. Melindungi dari kanker payudara

Fitokimia dalam buah delima dapat membantu mencegah dan bahkan memperlambat pertumbuhan berbagai jenis kanker payudara. Sebuah studi 2010 menemukan bahwa elagitanin memengaruhi pertumbuhan kanker payudara dengan mencegah duplikasi sel-sel kanker payudara. Urolitin B, senyawa turunan ellagitannin, dikatakan menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

4. Meningkatkan memori

Mengonsumsi jus buah delima bisa membantu meningkatkan kesehatan otak Anda, termasuk dalam hal daya ingat. Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa minum 8 ons jus delima selama 4 minggu secara signifikan meningkatkan memori verbal dan visual dalam kelompok lansia.

5. Melawan artritis

Delima dapat membantu mengurangi keparahan gejala artritis Anda. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa ekstrak buah delima dapat menurunkan biomarker artritis reumatoid dan stres oksidatif. Mereka yang diberi ekstrak tersebut dua kali sehari mengalami lebih sedikit bengkak dan nyeri dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya.

6. Menangani disfungsi ereksi

Sebuah studi tahun 2007 menemukan, minum jus buah delima setiap hari membantu memanajemen disfungsi ereksi. Sekitar setengah dari peserta melaporkan peningkatan dalam ereksi mereka setelah meminum 8 ons jus buah delima setiap malam selama 2 minggu, dan kemudian berturut-turut selama 4 minggu. Para peneliti menduga, kandungan antioksidan dalam delima dapat menghentikan molekul radikal bebas yang menghambat aliran darah di penis.

Ternyata, banyak sekali, ya, manfaat dari buah delima ini? Tidak hanya untuk mencegah obesitas dan bermanfaat untuk kesehatan otak, tapi juga beragam manfaat sehat lainnya. Yuk, konsumsi buah ini secara rutin untuk mendapatkan kebaikannya.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar