Sukses

3 Pemanis Alami yang Aman Menggantikan Gula Pasir

Ingin hidup lebih sehat? Berikut ini alternatif pemanis alami yang dapat Anda coba untuk menggantikan gula pasir.

Klikdokter.com, Jakarta Masyarakat kini semakin menyadari bahaya dari konsumsi gula sehari-hari. Berbagai produk pemanis buatan yang mengaku sehat pun bermunculan. Tapi, hati-hati dalam memilih pemanis buatan. Alih-alih ingin menjadi sehat, pengganti gula pasir tersebut justru memicu gangguan kesehatan. Akan lebih baik bila Anda memilih pemanis alami yang jelas sehatnya.

Ganti gula pasir dengan pemanis alami

Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumsi gula tambahan seperti gula pasir dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti obesitas, jerawat, dan diabetes. Bagi Anda yang ingin mulai meninggalkan gula pasir, berikut sederet bahan alami untuk menggantikan gula pasir.

1 dari 4 halaman

1. Madu

Merupakan pemanis yang paling sering digunakan untuk menggantikan gula pasir, baik dalam minuman maupun masakan. Bahkan, tak sedikit menu minuman dan makanan yang memang sengaja menggunakan madu sebagai pemberi cita rasa manis.

Madu sendiri merupakan hasil dari nektar bunga yang dikumpulkan dan diproses oleh lebah. Kandungan fruktosa di dalamnya memberikan rasa manis yang khas. Selain dapat menggantikan gula, madu juga memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan.

Mengonsumsi madu dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, sehingga tubuh memiliki kekuatan untuk memerangi radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Dengan demikian, sistem pertahanan tubuh pun  meningkat.

Berbagai studi juga menemukan bahwa konsumsi madu dapat membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.

Meski madu terbilang sehat, namun fruktosa yang serupa dengan gula berisiko memicu berbagai jenis penyakit jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Jadi, tetap perhatikan jumlah madu yang Anda konsumsi, ya.

2 dari 4 halaman

2. Gula kelapa atau gula merah

Gula kelapa atau yang sering dikenal dengan gula merah terbuat dari nira pohon kelapa atau pohon palem. Jenis gula ini berbeda dengan gula aren yang biasa dibuat dari nira pohon enau.

Meski sulit membedakan keduanya, cara termudah untuk mengenali gula kelapa adalah dengan melihat perbedaan warna dan bentuknya, dimana gula kelapa atau gula merah berwarna lebih gelap dan dijual dalam bentuk silinder.

Gula kelapa lebih sehat dari gula pasir karena memiliki kandungan fruktosa yang lebih rendah, serta tinggi kalium dan vitamin C. Dari segi rasa, gula kelapa memiliki rasa yang khas dan telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai menu masakan khas nusantara.

3 dari 4 halaman

3. Sirup mapel

Pengganti gula pasir ini belum banyak digunakan di Indonesia, namun cukup mudah ditemukan di berbagai menu masakan, terutama masakan Eropa. Sirup mapel terbuat dari nira pohon mapel yang memang tak banyak ditemukan di Indonesia.

Sirup ini mengandung hingga 70 persen sukrosa dengan kadar fruktosa yang rendah, sehingga lebih sehat dikonsumsi sebagai pengganti gula pasir. Sirup mapel biasanya digunakan saat mengolah makanan penutup seperti kue dan menjadi saus siram pemanis pada berbagai menu.

Kasus diabetes dan obesitas yang disebabkan oleh konsumsi gula semakin tinggi. Oleh sebab itu, mulai saat ini Anda dapat mencoba beralih ke pemanis alami di atas sebagai pengganti gula pasir. Tapi, meski ketiga bahan alami di atas disebut lebih aman, bukan berarti Anda dapat mengonsumsinya secara berlebihan. Tetap kontrol asupan gula harian Anda, dan lakukan cek kadar gula darah secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar