Sukses

Patah Tulang Pulih Lebih Cepat dengan Makanan Ini

Anda mengalami patah tulang karena jatuh seperti dialami Lionel Messi? Beragam menu makanan untuk patah tulang yang bisa membantu pemulihan patah tulang, dan beberapa menu makanan yang dilarang untuk patah tulang.

Cedera otot dan patah tulang kerap kali dialami oleh orang dengan segudang aktivitas fisik yang cenderung berat, tak terkecuali para atlet dan pemain sepak bola. Ya, setidaknya itulah yang baru saja dialami oleh Lionel Messi saat bertanding di Liga Spanyol, Minggu (21/10) dini hari WIB.

Rupanya karena “salah mendarat” menggunakan tangan sebagai tumpuannya, tangan kanan Messi pun mengalami patah tulang dan segera dibawa oleh petugas medis keluar dari lapangan.

Mungkin Anda pun pernah atau justru tengah mengalami kondisi yang sama dengan Lionel Messi. Jika kebetulan Anda sedang mengalaminya dan tengah melalui proses reposisi tulang (dengan fiksasi eksternal ataupun pemasangan pin di dalam tulang) dan stabilisasi tulang dari dokter, percepat masa pemulihan tersebut dengan asupan bergizi.

Makanan untuk Patah Tulang

Mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi untuk tulang akan sangat mendukung proses pemulihan patah tulang yang tengah Anda alami. Jadi, masukkan berbagai menu berikut ini dalam keseharian Anda:

1. Makanan Protein Tinggi

Dilansir dari situs kesehatan WebMD, sekitar setengah dari struktur tulang Anda terbuat dari protein. Sedangkan, saat mengalami patah tulang, tubuh Anda membutuhkan protein untuk membangun tulang baru sekaligus memperbaiki tulang yang rusak.

Artikel lainnya: Urut Patah Tulang, Efektifkah?

Selain itu, protein juga membantu tubuh Anda dalam memanfaatkan kalsium (nutrisi utama untuk tulang yang sehat). Makanan sehat berprotein yang bisa Anda konsumsi antara lain:

  • Daging
  • Ikan
  • Susu
  • Keju
  • Yoghurt
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian

2. Makanan Sumber Kalsium

Kalsium membantu Anda membangun tulang yang kuat, sehingga proses penyembuhan patah tulang pun menjadi lebih cepat. Sementara itu, dalam keadaan normal, orang dewasa membutuhkan 1.000-1.200 miligram kalsium per harinya yang bisa didapat dari:

  • Susu sapi dan susu almond
  • Yoghurt
  • Keju
  • Brokoli
  • Lobak
  • Kale
  • Bok choy
  • Kedelai dan kacang-kacangan lainnya
  • Ikan tuna
  • Ikan salmon

Nah, dalam keadaan pemulihan dari patah tulang, mungkin dokter Anda juga akan memberikan suplemen kalsium  untuk mendukung jumlah kebutuhan kalsium dalam tubuh jika memang diperlukan.

3. Vitamin D

Sama krusialnya dengan kalsium, makanan bervitamin D harus ada dalam diet seimbang Anda. Setidaknya Anda harus mendapatkan 600 IU vitamin D setiap harinya. Sebab, vitamin D dapat membantu menyembuhkan fraktur tulang dan membantu darah dalam membangun mineral pada tulang.

Untuk mendapatkan vitamin D secara alami, berjemurlah di bawah sinar matahari setiap harinya dengan durasi tidak lebih dari 15 menit. Selain itu, vitamin D juga bisa ditemukan dalam makanan alami, seperti:

  • Kuning telur
  • Ikan salmon
  • Minyak ikan cod
  • Ikan sardin
  • Hati
  • Susu
  • Yoghurt
  • Jus jeruk

4. Vitamin C

Kata siapa vitamin C hanya untuk meningkatkan daya tubuh dan menjaga kesehatan kulit? Nyatanya, vitamin C juga diperlukan untuk penyembuhan patah tulang. Sebab, vitamin ini membantu tubuh Anda memproduksi kolagen yang penting dalam proses pembentukan tulang baru. Sumber vitamin C bisa Anda dapatkan melalui sayuran dan buah segar, seperti:

  • Jeruk
  • Kiwi
  • Berry
  • Tomat
  • Parika
  • Kentang
  • Sayuran hijau

Namun ingat, jangan mengolah sayuran terlalu matang dan hindari mengonsumsi buah yang terlalu tua. Sebab, kandungan vitamin C di dalamnya bisa hilang dan tidak bermanfaat lagi untuk tubuh.

Artikel lainnya: Benarkah Kulit Telur Bisa Menyembuhkan Patah Tulang?

5. Makanan Mengandung Zat Besi dan Kalium

Selain vitamin C, zat besi juga membantu tubuh Anda memproduksi kolagen dan oksigen untuk membangun tulang baru. Oleh sebab itu, orang yang anemia atau tidak memiliki cukup sel darah merah sehat akan mengalami proses pemulihan patah tulang yang lebih lama. Adapun sumber zat besi bisa Anda dapatkan dari:

  • Daging merah
  • Daging ayam atau kalkun
  • Ikan berlemak
  • Telur
  • Buah yang dikeringkan
  • Sayuran hijau
  • Roti gandum
  • Sereal

Di sisi lain, saat Anda buang air kecil, biasanya kalsium akan ikut terbuang. Agar hal tersebut tidak terjadi, konsumsilah makanan segar yang kaya kalium seperti pisang, jeruk, dan kacang-kacangan.

1 dari 2 halaman

Makanan yang Dilarang untuk Patah Tulang

Selain mengatur menu harian dengan deretan makanan di atas, penting juga bagi Anda yang tengah mengalami patah tulang untuk menghindari konsumsi makanan berikut ini:

  • Alkohol

Alkohol dapat memperlambat proses pembentukan tulang baru sekaligus mengganggu keseimbangan tulang kaki, sehingga membuat Anda cenderung mudah terjatuh.

Artikel lainnya: Plus-Minus Konsumsi Minuman Bersoda

  • Garam

Makan olahan yang mengandung banyak garam kurang baik bagi kesehatan tulang Anda. Ini karena garam dapat menghambat proses penyerapan kalsium dari makanan, yang bisa berujung pada terjadinya osteoporosis.

  • Kopi dan Teh

Kedua jenis minuman berkafein ini sebaiknya dihindari, apalagi bila Anda sedang dalam fase penyembuhan patah tulang. Pasalnya, kopi dan teh dapat menganggu proses mineralisasi tulang.

  • Minuman Bersoda

Berdasarkan studi pada The American Journal of Clinical Nutrition, risiko Anda mengalami osteoporosis akan meningkat seiring dengan jumlah konsumsi minuman bersoda.

  • Bayam

Bayam memiliki kandungan oksalat. Ini adalah senyawa yang mengikat kalsium dan membuatnya sulit diserap oleh tubuh. Karena itu, bayam sebaiknya dihindari oleh orang-orang yang sedang dalam proses penyembuhan patah tulang.

Nah, itu dia makanan yang bisa mempercepat proses pemulihan patah tulang seperti yang dialami oleh Lionel Messi. Yang perlu diingat juga, hindari melakukan pengobatan patah tulang selain dengan dokter dan hindari makanan atau minuman yang bisa memperlambat proses pembentukan tulang baru. Asupan sehat, tulang pun tumbuh kuat!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar