Sukses

Ternyata, 5 Makanan Sehat Ini Bisa Picu Obesitas

Mentang-mentang sehat, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi makanan ini dengan kalap. Bisa-bisa Anda malah terkena obesitas!

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit orang yang berpikir, mengonsumsi makanan sehat yang rendah kalori tidak akan memicu obesitas. Hal ini pun membuat mereka tak berpikir dua kali untuk menyantap salad banyak-banyak, dengan saus yang melimpah, supaya tetap langsing dan sehat. Atau membuat jus buah-buahan dengan menambahkan gula bersendok-sendok.

Padahal cara-cara tersebut justru dapat membuat makanan sehat menjadi tidak sehat. Diet pun bisa gagal total. Bukannya langsing, timbangan malah cepat melonjak. Agar tak “tertipu”, berikut adalah lima makanan sehat yang bisa memicu obesitas pada tubuh Anda:

  1. Salad

Selama Anda tidak menambahkan berbagai macam topping menggiurkan seperti crouton (potongan roti tawar yang dipanggang hingga garing), manisan kacang, saus kental, salad tetap aman untuk dikonsumsi. Kebiasaan menambahkan berbagai macam topping inilah yang dapat meningkatkan risiko obesitas pada tubuh. Oya, memasukkan keju dan buah kering banyak-banyak ke salad Anda juga bukan hal yang tepat, ya.

  1. Energy bar

Energy bar mengandung gula dan karbohidrat yang tinggi. Makanlah satu saat sedang tidak melakukan aktivitas apa-apa, maka Anda akan merasakan dampak kenyang yang cukup signifikan karena kedua kandungan tersebut.

Energy bar tidak ideal untuk dijadikan camilan sehari-hari. Ia dapat berguna jika dikonsumsi setelah Anda berolahraga lebih dari satu jam. Saat bersepeda dalam jangka waktu yang lama, misalnya, Anda harus berhenti dan makan energy bar setengah potong agar memiliki cukup energi untuk mengayuh menuju rumah.

  1. Serealia

Memulai hari dengan semangkuk serealia dapat memberikan Anda gandum utuh, serat, protein, gula, dan natrium yang mengenyangkan sekaligus menyehatkan. Perlu diperhatikan, serealia Anda harus mengandung setidaknya 3 gram serat dan tidak lebih dari 10 gram gula per porsi. Kandungan biji-bijian utuh juga penting.

  1. Buah-buahan

Bagaimana mungkin, buah-buahan bisa bikin obesitas? Semua buah kaya akan vitamin, air, serat, dan antioksidan, meski beberapa jenis mengandung lebih banyak gula dan kalori dibanding yang lain. Mangga, anggur, pisang, dan ceri termasuk buah-buahan yang paling manis dan berkalori tinggi.

Buah-buahan sebenarnya tidak akan membuat Anda gemuk jika dikonsumsi secukupnya. Namun, kebiasaan mengolah buah-buahan menjadi smoothie atau jus dengan gula yang berlebih, bahkan tambahan lain seperti susu kental, dapat mengacaukan diet sehat Anda.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan dikemas dengan asam lemak omega-3, protein, vitamin E, dan serat – tetapi mereka juga mengandung banyak kalori. Seperempat cangkir almon, misalnya, mengandung 132 kalori. Ukur porsi yang tepat agar Anda mendapatkan manfaat positif dari konsumsi kacang.

Selain jenis makanan, cara pengolahan yang tepat juga memengaruhi nutrisi dari makanan tersebut. Hal ini disampaikan oleh dr. Alberta Jesslyn dari KlikDokter.

“Penting untuk memperhatikan teknik dalam pengolahan makanan karena dapat memengaruhi kualitas. Pilihlah makanan yang dikukus, direbus, atau ditumis dengan sedikit minyak. Metode menggoreng, memanggang, dan dibakar kurang dianjurkan karena selain mengandung banyak lemak, juga merusak nilai gizi karena panas tinggi,” tuturnya.

Yuk, konsumsi makanan sehat di atas dengan jumlah dan cara yang tepat agar tidak memicu obesitas. Salam sehat!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar