Sukses

4 Alasan Lansia Lakukan Operasi Plastik

Operasi plastik tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muda. Kini lansia pun tertarik menjalani prosedur ini. Tapi, apa saja alasannya?

Klikdokter.com, Jakarta Memasuki masa lansia, biasanya kondisi kulit tak sekencang saat muda. Tak heran, kini sebagian lansia pun memutuskan untuk melakukan operasi plastik. Data yang diperoleh dari The International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) pada 2015, sekitar 5-6 orang di Indonesia datang setiap minggunya untuk melakukan operasi plastik. Tak terkecuali, hal ini juga dilakukan oleh para lansia.

Hal itu dibuktikan oleh data dari American Society for Aesthetic Plastik Surgery yang mencatat setidaknya pada tahun 2010 terdapat 84.685 prosedur bedah yang dilakukan oleh pasien berusia diatas 65 tahun.

Selain itu, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), tindakan operasi yang biasa diminta adalah 33 persen memancungkan hidung, 28 persen operasi kelopak mata, dan sisanya operasi sedot lemak.

Kemajuan teknologi dalam dunia kedokteran khususnya dalam bidang kecantikan ini pun membuat semua orang berlomba-lomba mempercantik diri. Tidak terbatas pada usia muda dan produktif, kini lansia pun gemar melakulan operasi plastik agar terlihat lebih awet muda.

Alasan lansia melakukan operasi plastik

Selain karena ingin terlihat lebih cantik, berikut adalah alasan lain lansia melakukan operasi plastik:

  1. Ingin meningkatkan kualitas hidup

Banyak lansia berusia 75 - 80 tahun masih sehat secara fisik dan mental. Hal ini dikarenakan kebiasaan hidup sehat yang telah dijalaninya sejak muda. Mereka pun masih aktif bekerja, sehingga dinilai masih sangat produktif di usianya.

Banyak lansia menganggap bahwa operasi plastik dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan membantu mereka merasa lebih muda dan sehat, serta memiliki umur panjang.

  1. Keinginan tampil 10 tahun lebih muda

Tren operasi plastik yang banyak dijalani artis-artis di Hollywood pada akhirnya menjadi patokan bagi lansia di seluruh dunia. Mereka pun menginginkan tampil layaknya 10 tahun lebih muda dari usianya saat ini, sehingga memutuskan untuk operasi plastik.

  1. Membahagiakan pasangan

Banyak lansia yang telah menjadi duda atau janda masih tertarik untuk berkencan. Dengan operasi plastik, mereka mendapatkan penampilan yang lebih segar, sehingga lebih mudah dalam mencari pasangan.

Lansia yang masih memiliki pasangan pun ingin membahagiakan pasangannya dengan tampil lebih menarik atau awet muda. Itulah sebabnya tercatat oleh Bank Dunia sebanyak 32 persen wanita di Kolumbia menjalani operasi pengencangan payudara pada 2010-2014

  1. Menghentikan diskriminasi usia

Para lansia menganggap masih terjadi diskriminasi usia di kalangan masyarakat. Orang yang sudah berusia lanjut diidentikkan dengan orang yang lemah atau tidak  menarik lagi. Oleh sebab itu, lansia pun berupaya tampil lebih muda untuk menghindari perlakukan masyarakat yang cenderung berbeda pada kaum lansia.

1 dari 2 halaman

Yang harus diperhatikan bila lansia ingin operasi plastik

Meskipun hasil operasi plastik yang didapat rata-rata sangat memuaskan, para pakar tetap mengimbau agar lansia yang akan melakukan operasi plastik tetap waspada akan efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi. Sebab, bagaimanapun juga, fungsi organ tubuh lansia telah menurun.

Berikut ini adalah hal yang membedakan orang lansia dengan yang masih berusia muda, dan bisa jadi berpengaruh saat melakukan operasi plastik:

  • Memiliki penyakit tertentu

Lansia rentan memiliki penyakit metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Hal ini tentu berpengaruh pada prosedur operasi yang akan dijalani, apalagi jika menggunakan bius total. Sebelum menjalani operasi, diperlukan konsultasi dengan beberapa dokter bidang lain seperti penyakit dalam dan jantung untuk memastikan kondisi lansia siap untuk operasi.

  • Waktu pemulihan lebih lama

Dibandingkan orang dengan usia yang lebih muda, lansia berisiko mengalami waktu pemulihan yang lebih panjang. Sehingga, lebam-lebam, dan efek lainnya dapat dirasakan lebih lama.

Meski demikian, bukan berarti haram hukumnya bagi lansia untuk menjalani operasi plastik. Yang perlu ditekankan adalah berkonsultasi dengan dokter yang ahli di bidangnya dan persiapkan kondisi kesehatan semaksimal mungkin sebelum operasi, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar