Sukses

Benarkah Kopi Krimer Instan Mengandung Bahan Mudah Terbakar?

Belum lama ini beredar video viral kopi krimer instan yang terbakar ketika disulut api. Pertanyaannya: Apakah kopi krimer instan aman untuk dikonsumsi?

Klikdokter.com, Jakarta Belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan video yang viral sebuah produk kopi krimer instan yang bisa terbakar. Setelah menonton video tersebut, tak sedikit orang yang menganggap bahwa kopi bubuk tersebut mengandung bubuk mesiu yang merupakan salah satu bahan peluru. Jangan langsung percaya, ada penjelasan ilmiah terkait video viral ini yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pada video yang viral tersebut, ada dua orang yang memperlihatkan bahwa ada kopi bubuk saset yang bisa terbakar. Salah satu orang menyalakan api sementara satu orang lainnya menaburkan kopi tersebut ke api. Hasilnya, ada sulutan api yang besar ketika bubuk kopi tersebut diarahkan ke api. Bagi orang-orang yang menonton video tersebut, wajar saja banyak yang khawatir, bahkan menganggap kopi tersebut mengandung bubuk mesiu.

Kopi krimer instan bisa terbakar api, perlukah khawatir?

Kepanikan warga ini pun dijawab oleh BPOM. Dalam rilis resminya pada hari Minggu (30/9), BPOM yang merupakan penanggung jawab peredaran makanan dan minuman di Indonesia mengaku bahwa hal tersebut bukan masalah.

Mereka menyatakan bahwa berdasarkan pengelompokan produk pangan, kopi yang ada di video tersebut termasuk dalam kategori minuman serbuk kopi gula krimer, dengan komposisi gula, krimer nabati, dan kopi bubuk instan. Bagi masyarakat, itu tidak perlu ditakutkan karena produk tersebut sudah melalui evaluasi keamanan dan mutu oleh BPOM RI serta telah mendapatkan nomor izin edar.

Sementara itu, BPOM menjelaskan alasan mengapa produk kopi tersebut terbakar, yaitu karena kopi tersebut berbentuk serbuk, ringan, berpartikel halus, mengandung minyak, dan memiliki kadar air yang rendah sehingga mudah terbakar dan menyala. Produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori, dapat terbakar atau menyala jika disulut dengan api.

Untuk mendukung pernyataan itu, BPOM juga menyebut beberapa bahan makanan yang mudah terbakar. Beberapa bahan makanan yang dimaksud adalah terigu, kopi bubuk, kopi krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, dan kentang. BPOM menegaskan, bahan pangan yang bisa terbakar bukan berarti berbahaya dan tidak aman untuk dikonsumsi.

Tetap aman untuk dikonsumsi

BPOM mengklaim telah melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dan memberikan nomor izin edar (MD atau ML) yang dicantumkan pada label produk tersebut. Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar, BPOM memastikan berarti produk tersebut sudah aman dan bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas.

BPOM pun mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan. Pastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya secermat mungkin, pastikan memiliki izin edar dari BPOM, dan pilih atau konsumsi produk tidak melebihi masa kedaluwarsanya.

Melihat salah satu produk yang biasanya dikonsumsi sehari-hari, seperti kopi krimer instan yang bisa dengan mudahnya terbakar, tentu saja bisa bikin panik. Namun, jangan langsung percaya pada sesuatu yang bersifat viral. BPOM telah menyatakan bahwa produk dalam video tersebut dan produk terkait lainnya tetap aman dikonsumsi. Jika Anda masih sangsi, pilihan untuk tetap mengonsumsinya atau tidak ada di tangan Anda.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar