Sukses

Lakukan Ini agar Anak Tak Mudah Jatuh

Jatuh dapat membahayakan kondisi tubuh anak. Cegah hal tersebut dengan berbagai cara, untuk melindungi kesehatannya.s

Klikdokter.com, Jakarta Jatuh merupakan kondisi yang pernah dialami oleh hampir setiap orang, khususnya anak. Hal itu terjadi ketika tubuhnya hilang keseimbangan dan tak mampu menahan untuk tetap tetap pada posisi saat itu.

Tidak dimungkiri, risiko jatuh pada anak memang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Selain karena kemampuan otot dan tulang masih belum sepenuhnya sempurna, hal ini juga bisa terjadi akibat berbagai faktor lainnya.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, anak harus segera dibawa ke rumah sakit jika dia terjatuh dan mengalami tanda-tanda berikut:

  • Adanya luka di kulit kepala sehingga terjadi perdarahan yang cukup banyak
  • Mual dan muntah berulang (lebih dari tiga sampai empat kali) setelah terjatuh
  • Adanya gangguan kesadaran
  • Anak menjadi gelisah, rewel atau lemas
  • Adanya keluhan sakit kepala
  • Terdapat benjolan besar di kepala
  • Kondisi tulang tampak masuk ke dalam
  • Kejang
  • Keluar darah dari telinga atau hidung
  • Ubun-ubun di kepala menonjol
  • Adanya garis retak atau patah tulang pada kepala

“Pada anak dengan cedera kepala ringan dan tidak terjadi penurunan kesadaran, boleh untuk tidak segera dibawa ke dokter sambil tetap diobservasi apakah anak tetap aktif bermain,” kata dr. Vita.

Mencegah anak mudah jatuh

Dilansir dari Reader’s Digest, Anda bisa mencegah bahaya terjatuh yang dialami anak dengan melakukan hal di bawah ini:

1. Amankan kondisi sekitar

Coba lihat benda-benda di sekitar tempat bermain anak. Jika karpet tak terbentang rapi, maka rapikan. Pastikan kondisi lantai aman dari segala macam gangguan, seperti tumpahan air. Gosoklah lantai toilet yang licin dan keringkan. Sebisa mungkin, persiapkan agar lingkungan sekitar aman dari segala hal yang membuat anak atau anggota keluarga lain terjatuh.

2. Fokus dan tidak boleh lengah

Awasi ke mana anak pergi. Perhatikan pula apakah ia berjalan dengan cara yang baik dan benar, misalnya saat naik tangga. Jika Anda merasa benar-benar perlu mendampingi si Kecil, lakukanlah. Tindakan ini semata-mata untuk menjaganya agar tidak terjatuh atau terpeleset sesuatu.

3. Dukung dengan peralatan yang mumpuni

Pastikan alas kaki yang digunakan si Kecil nyaman, mampu melindungi, dan tidak sekadar untuk bergaya. Selain itu, perhatikan pula kondisi celana yang digunakan.

Hindari memakaikan si Kecil celana yang terlalu panjang, agar tidak terserimpung ketika berjalan dan menyebabkannya jatuh.

4. Pahami kondisi tubuh anak

Kelelahan, kurang tidur, atau efek samping obat bisa memengaruhi keseimbangan dan koordinasi tubuh. Jika Anda merasa bahwa si Kecil sedang dalam keadaan tersebut, dampingi dirinya saat hendak berjalan ke suatu tempat. Bila memungkinkan, gendong dirinya dengan cara yang tepat agar risiko terjatuh bisa diminimalkan.

5. Ajarkan ini pada si Kecil

Pastikan Anda menyediakan waktu untuk mengajarkan anak tentang apa yang harus ia lakukan jika tiba-tiba terjatuh. Terkait itu, hal pertama yang sebaiknya Anda tanamkan adalah melindungi bagian kepala dan membiarkan bagian tubuh yang berdaging untuk lebih dahulu jatuh ke daratan.

Lindungi si Kecil dari risiko jatuh dengan tips di atas, agar kesehatannya tetap terjaga dengan baik dan tumbuh kembangnya terus berlangsung dengan optimal. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar