Sukses

Bakar Kalori Lebih Banyak Saat Olahraga dengan Sarapan

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa manfaat ekstra dari sarapan adalah membakar kalori lebih saat berolahraga. Tidak percaya? Simak faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Sarapan merupakan menu paling penting dalam sehari karena banyaknya manfaat yang bisa didapat tubuh. Tak hanya itu, menurut hasil penelitian, disebutkan bahwa sarapan sebelum berolahraga dapat membantu tubuh membakar karbohidrat saat berolahraga. Selain itu, sarapan juga mempercepat pencernaan makanan setelahnya. Benarkah begitu?

Sarapan efektif membakar kalori

Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan bulan lalu di “American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism”, sarapan ternyata efektif dalam membakar kalori dan pembentukan otot.

Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Universitas Bath, Inggris, ini melibatkan 12 pria dewasa yang makan bubur dengan susu 2 jam sebelum olahraga dengan bersepeda selama 1 jam. Kemudian partisipan tersebut dibandingkan dengan mereka yang tidak makan sebelum berolahraga.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa pria yang sarapan terlebih dulu lebih mudah membakar kalori selama olahraga berlangsung. Selain itu, kondisi ini juga meningkatkan laju tubuh dalam mencerna dan memetabolisme makanan yang masuk setelah olahraga.

"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa sarapan mempercepat pembersihan glukosa dari aliran darah dan menjadi otot setelah Anda makan siang, bahkan ketika Anda olahraga di antara sarapan dan makan siang," ujar Javier Gonzalez, PhD, dosen jurusan kesehatan dari Universitas Bath sekaligus anggota tim peneliti.

"Kami menemukan bahwa, dibandingkan dengan melewatkannya, makan pagi sebelum berolahraga meningkatkan kecepatan tubuh Anda mencerna, menyerap, dan memetabolisme karbohidrat yang mungkin Anda makan setelah berolahraga," kata Javier dalam sebuah pernyataan.

Para peneliti juga mengatakan bahwa kalori yang dibakar selama berolahraga tidak hanya berasal dari sarapan yang dimakan, tapi juga dari karbohidrat yang tersimpan di otot sebagai glikogen. Peningkatan penggunaan glikogen otot ini dapat menjelaskan mengapa ada pembersihan gula darah lebih cepat setelah makan siang jika Anda sarapan sebelum berolahraga. Javier mencatat bahwa penelitian sebelumnya menemukan bahwa istirahat dan sarapan dapat mengubah cara metabolisme tubuh saat makan siang.

1 dari 2 halaman

Apa yang harus dimakan dan kapan harus makan?

Lizzy Swick, RDN, seorang ahli gizi dari New Jersey, Amerika Serikat (AS), memberi saran bagi orang-orang yang ingin atau membutuhkan sarapan. Rekomendasinya, konsumsilah makanan berbahan dasar protein dan lemak 1 jam setelah bangun tidur.

"Selain itu, pilihlah karbohidrat rendah glikemik di pagi hari seperti sayuran yang tidak mengandung tepung. Lalu bisa makan buah, herbal, atau jeruk,” kata Lizzy.

Masih menurut Lizzy, sarapan yang bagus adalah yang mengandung lemak dan protein yang sehat dan kaya karbohidrat seperti sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Jenis-jenis makanan tersebut bermanfaat untuk menjaga gula darah dan tingkat insulin lebih rendah untuk lebih dari satu hari. Selain itu, makanan tersebut dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan, mengekang hasrat ngidam, dan kontrol kortisol yang lebih baik.

Berbagai manfaat sarapan

Sarapan memang memiliki banyak manfaat. Namun, ironisnya sering ditinggalkan oleh sebagian para pekerja karena mepetnya waktu pada pagi hari. Akibatnya sarapan seakan tidak lagi menjadi kebiasaan.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, sarapan sangat berpengaruh bagi kesehatan Anda. Ia pun memiliki daftar dari segudang manfaat dari sarapan.

1. Tambahan energi

Anda mungkin sering mengalami badan lemas dan sulit berkonsentrasi? Dalam hal ini, mungkin Anda kekurangan energi. Pada kondisi inilah sarapan dibutuhkan. Dengan sarapan, Anda bisa mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian tanpa takut lemas.

2. Menjaga dan menurunkan berat badan

Ternyata, mereka yang rutin sarapan dapat menjaga berat badan tetap seimbang dengan lebih baik. Karena saat perut sudah terisi, Anda pun jadi tidak kalap ketika makan siang tiba.

Fakta menariknya, tidak hanya menjaga berat badan tetap stabil, sebanyak 80 persen orang yang sarapan lebih berhasil menurunkan berat badannya ketimbang mereka yang jarang sarapan. Tidak tanggung-tanggung, kelebihan berat badan yang berhasil dibuang mencapai 15 kg.

3. Mencegah diabetes

Dikatakan oleh dr. Karin, sarapan rutin dapat menyeimbangkan kadar gula darah dan mencegah resistensi insulin, yang merupakan dasar terjadinya penyakit kencing manis atau diabetes.

4. Mencegah penyakit jantung

Sebuah penelitian dari Universitas Harvard, AS, menemukan bahwa pria yang sering melewatkan sarapan, berisiko terkena penyakit jantung 27 persen lebih tinggi. Kondisi tersebut jika dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

Bagi Anda yang suka berolahraga pagi, lanjutkan kebiasaan sehat tersebut. Dukung kebiaaan baik tersebut dengan tidak melewatkan sarapan. Karena sarapan dapat membantu Anda membakar kalori saat olahraga, mulai sekarang pilihlah menu sarapan yang baik untuk tubuh.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar