Sukses

Cryolipolysis, Teknologi Menghilangkan Lemak di Bawah Kulit

Ada beragam cara untuk menghilangkan lemak tubuh. Salah satunya adalah teknologi mutakhir cryolipolysis. Ini penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Sejalan dengan tingginya permintaan masyarakat, baik pria maupun wanita, teknologi untuk membantu seseorang mendapatkan tubuh ideal kini semakin berkembang. Salah satu teknologi yang dianggap dapat menghilangkan lemak di tubuh dalam waktu singkat adalah cryolipolysis.

Cryolipolysis menghancurkan lemak dalam waktu singkat

Banyak yang menganggap lemak yang berlebihan di bawah kulit seperti pada bagian perut, pinggang, lengan, dan paha, dapat mengganggu penampilan. Beberapa teknologi pun lahir sebagai solusi dari permasalahan ini, yakni cryolipolysis, ultrasonografi dengan intensitas tinggi, radiofrekuensi, terapi gelombang akustik, suntikan penghilang lemak, dan sedot lemak.

Salah satu metode yang kerap menjadi pilihan adalah cryolipolysis. Teknik ini menghilangkan lemak di bawah kulit dengan menggunakan suhu dingin. Karena termasuk dalam tindakan non-invasif (tidak memerlukan pembedahan), teknik ini aman digunakan.

Dengan menggunakan alat khusus selama kurang dari dua jam, pemberian suhu dingin yang tepat dapat menyebabkan hilangnya sel lemak di bawah kulit. Terapi ini dapat dilakukan sekali atau beberapa kali tergantung pada lokasi dan banyaknya lemak pada tubuh seseorang.

Misalnya saja untuk menghilangkan lemak pada paha, satu kali terapi saja sudah cukup. Namun, untuk menghilangkan lemak pada daerah perut dan pinggang, biasanya diperlukan lebih dari satu kali terapi dengan jarak antar terapi selama 8 minggu. Efeknya dapat terlihat dalam beberapa minggu setelah terapi tersebut.

1 dari 2 halaman

Seefektif apa cryolipolysis menghilangkan lemak?

Sebuah literatur medis menyebutkan bahwa cyrolipolysis aman digunakan dan sudah melewati penelitian, baik pada hewan percobaan maupun pada manusia. Uji klinis pada manusia menunjukkan hasil yang memuaskan.

Cryolipolysis terbukti dapat mengurangi lemak di bawah kulit hingga 25 persen setelah satu kali terapi. Keberhasilan ini tercatat dicapai pada 86 persen peserta dan 73 persen di antaranya merasa lebih puas dengan cryolipolysis dibandingkan dengan terapi untuk menghilangkan lemak lainnya.

Hal tersebut tentunya membuktikan betapa efektifnya cryolipolysis sebagai salah satu metode penghilang lemak di bawah kulit.

Efek samping yang mungkin terjadi

Setiap tindakan pastinya memiliki risiko efek samping.  Cryolipolysis juga memiliki risiko efek samping yang minimal, yaitu munculnya kemerahan pada kulit, memar, timbul rasa seperti kesemutan, dan rasa nyeri yang menyebabkan ketidaknyamanan. Meski demikian, efek samping ini biasanya menghilang tanpa memerlukan penanganan khusus dalam 14 hari setelah terapi.

Nah, bagi Anda yang merasa terganggu dengan menumpuknya lemak dibawah kulit, Anda dapat memilih cryolipolysis sebagai salah satu alternatif untuk menghilangkan lemak.

Namun sebelumnya, Anda disarankan untuk mencoba mengatur pola makan, rutin berolahraga, dan mengubah kebiasaan untuk menurunkan berat badan sekaligus menghilangkan lemak membandel di bawah kulit.

Dengan demikian, meski tanpa cryolipolysis, lemak di tubuh dapat berkurang dan tubuh pun semakin sehat. Anda tidak hanya tampak lebih menarik secara fisik karena berhasil mengikis lemak di tubuh, tapi juga sekaligus meningkatkan kesehatan dan daya tubuh.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar