Sukses

Jaga Stamina, Jemaah Haji Perlu Konsumsi Suplemen Ini

Agar ibadah berjalan lancar, jemaah haji memerlukan stamina yang prima. Untuk itu, perlukah mengonsumsi suplemen? Lalu suplemen apa yang pas?

Klikdokter.com, Jakarta Tidak terasa, Iduladha sudah di depan mata. Para jemaah haji kini tengah beribadah di Tanah Suci. Ibadah haji tergolong aktivitas berat yang dapat menguras tenaga dan stamina—terutama bagi mereka yang usianya tak lagi muda. Selain mengonsumsi makanan yang bergizi, jemaah haji juga dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen agar kesehatan tubuhnya selama berhaji tetap optimal.

Suplemen yang perlu dikonsumsi jemaah haji

Bagi para jemaah haji, tidak ada salahnya mempersiapkan diri dengan mengonsumsi suplemen untuk menjaga stamina agar tetap prima saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Suplemen apa yang dianjurkan?

  • Vitamin B

Vitamin B bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi pembentukan energi dan sel tubuh. Vitamin B akan mempercepat metabolisme dari makanan yang Anda konsumsi, sehingga akan lebih cepat menghasilkan energi untuk meningkatkan stamina. Akan lebih baik apabila Anda mengonsumsi vitamin B lengkap (vitamin B kompleks) yang terdiri dari tiamin, riboflavin, niasin, piridoksin, asam pantotenat, biotin, dan asam folat.

Khusus untuk para jemaah haji yang menerapkan pola makan vegetarian atau vegan, Anda dianjurkan mengonsumsi suplemen vitamin B12. Ini karena jenis vitamin ini banyak terdapat pada daging, yang mana tidak dikonsumsi para vegetarian atau vegan.

  • Vitamin D

Faktanya, sebagian besar penduduk Indonesia dilaporkan mengalami kekurangan vitamin D. Penyebabnya antara lain adalah karena kurangnya konsumsi bahan makanan sumber vitamin D seperti susu, makanan laut, dan telur.

Meskipun vitamin D di dalam tubuh dapat diaktifkan oleh sinar matahari, rata-rata masyarakat Indonesia tidak mau berlama-lama terkena matahari. Bahkan tak sedikit yang menjauhi matahari dengan mengunakan payung, topi, kain, tabir surya, bahkan lebih memilih tetap di dalam ruangan karena tak mau panas-panasan.

Oleh karena itu, banyak yang kekurangan vitamin D. Padahal, vitamin D sangat penting untuk stamina. Mereka yang kekurangan vitamin D akan mudah merasa lelah, lemas, dan kurang bugar.

  • Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat menurunkan peradangan dalam tubuh, yang mana jika peradangan terjadi dapat menurunkan stamina. Selain itu, vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dan asam folat, yang punya manfaat baik dalam pembentukan sel darah merah. Apabila sel darah merah yang dibentuk dalam tubuh cukup, maka Anda akan terhindar dari anemia yang dapat membuat tubuh cepat lemas, letih, dan lesu.

  • Zat Besi

Zat besi adalah mineral yang sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Anemia yang diderita oleh penduduk Indonesia pada umumnya disebabkan karena kekurangan zat besi. Umumnya hal ini terjadi karena kurang konsumsi bahan makanan sumber zat besi seperti daging merah dan hati, serta perdarahan berlebihan ketika menstruasi.

Ada hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi suplemen zat besi. Agar penyerapannya lebih baik, Anda biasa memang disarankan untuk mengonsumsinya sebelum makan pagi. Namun, ada orang yang mengeluh mual jika mengonsumsinya sebelum makan. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat mengonsumsi zat besi setelah makan, atau bisa juga dibarengi dengan makanan asam seperti jeruk untuk meningkatkan penyerapannya.

Setiap jemaah pastinya ingin tubuh tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah haji. Pastikan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, istirahat secara cukup, dan jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan (ekstra) karena cuaca yang panas dan terik agar tak dehidrasi. Jika Anda tak yakin dengan asupan nutrisi harian dari makanan, konsumsi suplemen yang disebutkan di atas agar kesehatan tubuh tetap optimal. Ibadah haji pun lancar!

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar