Sukses

3 Kreasi Seru Menu MPASI untuk si Kecil yang Susah Makan

Anak susah makan? Anda tak perlu cemas. Sontek beberapa kreasi seru menu MPASI berikut ini, untuk disajikan sebagai menu makan si Kecil.

Klikdokter.com, Jakarta Setelah memasuki masa MPASI, si Kecil yang mulai susah makan merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh orang tua. Tak jarang hal tersebut juga menyebabkan orang tua merasa frustasi dan kebingungan untuk menentukan menu MPASI apa lagi yang harus disiapkan untuk buah hati.

Pada usia 8 bulan ke atas, anak sudah mulai bisa mengenal dan memilih rasa. Jika disajikan bubur dengan tekstur yang sama terus-menerus, si Kecil sudah bisa merasakan kebosanan dengan makanan yang disajikan. Sebagian anak bahkan enggan mengonsumsi menu MPASI yang hambar.

Oleh karena itu, sebelum menyajikan MPASI untuk si Kecil, sebaiknya Anda mencobanya terlebih dahulu. Jika menurut Anda menunya tidak enak, bisa jadi si Kecil merasakan hal yang sama sehingga ia enggan untuk makan.

Ide kreasi menu MPASI untuk si Kecil

Agar buah hati Anda bersemangat untuk menyantap makanannya, Anda dapat mencoba menyajikan menu MPASI yang berbeda dari yang biasanya dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa kreasi menu MPASI untuk si Kecil yang lezat dan bergizi.

  1. Macaroni schotel dengan ayam dan tahu

Menu ini bisa dikonsumsi oleh anak yang sudah mengonsumsi bubur kasar (umumnya usia 8 bulan ke atas) dan cocok untuk mendongkrak berat badan bayi. Tak hanya untuk si Kecil, menu ini pun cocok dikonsumsi oleh orang dewasa.

Bahan:

10 sendok makan macaroni elbow

4 sendok makan daging ayam

1 buah tofu telur yang sudah dilumatkan

1 buah wortel, kupas, lalu parut

1 butir telur ayam

2 siung bawang putih, geprek dan cincang halus

100 cc susu sapi UHT

Unsalted butter secukupnya

Keju cheddar parut secukupnya

Cara Membuat:

  • Rebus macaroni selama 20-30 menit hingga lunak.
  • Tumis bawang putih dengan unsalted butter. Setelah tercium bau harum, masukkan tahu, wortel, dan ayam cincang. Lalu masukkan susu cair dan keju parut. Setelah tumisan matang dan terlihat mendidih, matikan kompor.
  • Sementara itu, masukkan telur ke dalam sebuah mangkuk atau pinggan tahan panas, kocok lepas dengan sendok atau garpu. Kemudian masukkan adonan macaroni yang sudah matang ke dalamnya, aduk rata. Taburkan keju parut di atasnya.
  • Kukus selama 30 menit.
1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. Kentang lumat (mashed potato) dengan daging dan brokoli

Menu ini jarang ditolak oleh bayi dan anak. Bayi berusia 7 bulan ke atas sudah dapat mencobanya. Anda pun dapat ikut menyantap menu ini untuk menu sarapan atau makan siang.

Bahan:

2 buah kentang (untuk rasa yang lebih gurih dan tekstur yang kenyal, gunakan kentang tes)

100 gram daging sapi giling

1 buah brokoli, cincang kasar

100 cc susu sapi UHT

1 siung bawang putih, geprek lalu cincang halus

Oregano secukupnya

Keju cheddar parut secukupnya

Unsalted butter secukupnya

Garam bila perlu

Cara membuat:

  • Kukus kentang hingga lunak (sekitar 20-30 menit). Setelah matang, lumatkan dengan garpu.
  • Tumis bawang putih dengan unsalted butter. Setelah berbau harum, masukkan daging dan brokoli. Tuang susu, keju, dan sedikit garam bila perlu.
  • Masukkan kentang yang sudah dilumatkan ke dalam tumisan daging dan brokoli. Beri oregano secukupnya. Masak hingga susu terserap.
2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Popsicle mangga-yoghurt

Siapa bilang bayi tak boleh makan es? Selama kandungannya aman dan menyehatkan, bayi yang sudah berusia 8 bulan ke atas boleh mengonsumsinya. Salah satu es yang baik dan aman adalah popsicle mangga-yoghurt ini.

Menu popsicle cocok untuk bayi yang enggan makan akibat gusinya tak nyaman saat proses tumbuh gigi. Dengan menggigit makanan dingin, keluhan tidak nyaman di gusi akan berkurang. Selain itu, bahan dasar dari mangga yang memiliki kalori yang tinggi merupakan sumber kalori yang baik bagi bayi.

Bahan:

1 buah mangga harum manis ukuran sedang

100 cc yoghurt tanpa rasa

Cara membuat:

  • Haluskan mangga dengan garpu atau blender. Campurkan dengan yoghurt, aduk rata. Masukkan ke dalam cetakan es dan pasang stiknya. Simpan di lemari pendingin sampai beku.
  • Untuk mengeluarkan popsicle dari cetakan, rendam cetakan es ke dalam wadah berisi air hangat selama 2-3 menit. Lalu cabut popsickle dari cetakan dengan menarik stiknya.

Masa tumbuh kembang anak sangat membutuhkan dukungan dari berbagai lini, termasuk dari menu MPASI yang dikonsumsinya. Saat anak susah makan, cobalah variasi resep di atas untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Selain praktis, ide kreasi di atas tidak membutuhkan banyak waktu untuk mempersiapkannya. Selamat mencoba!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar