Sukses

Mata Kedutan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanpa disadari mata sering kali berkedut. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Anda tentunya pernah mengalami kedutan, kan? Terutama kedutan yang terjadi di mata.

Mata kedutan sering kali dikaitkan dengan pertanda mengenai apa yang terjadi di masa depan. Misalnya, kedutan itu pertanda kita akan menangis atau mengalami hal-hal buruk. Ada banyak sekali mitos seperti itu mengenai kedutan, yang sepertinya masih dipercaya oleh sebagian orang.

Apa benar mata berkedut artinya sebuah pertanda kurang baik? Yuk, simak penjelasannya dari sisi medis.

 

1 dari 4 halaman

Penyebab Mata Kedutan

Mata kedutan, atau dalam dunia kedokteran dikenal sebagai myokymia, merupakan kondisi ketika kelopak mata bergerak sendiri tanpa disadari dan berulang-ulang. Umumnya, mata berkedut tidak mengkhawatirkan karena hanya terjadi sesekali dan berlangsung selama beberapa detik hingga menit saja.

Kedutan pada mata biasanya tidak menyebabkan sakit dan dapat berhenti dengan sendirinya. Namun, Anda perlu waspada ketika kedutan mata berlangsung lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

Artikel Lainnya: Dari Kedutan hingga Lebam, Ini Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin!

Di balik mitos yang beredar mengenai mata berkedut, penyebab mata kedutan ternyata beragam dari sisi medis. Berikut ini beberapa penyebab dari mata kedutan yang perlu Anda ketahui:

1. Stres

Ketika stres, tubuh akan menimbulkan reaksi pada organ tertentu, salah satunya kedutan pada mata. Selain mata kedutan, stres juga sering menyebabkan mata lelah.

Untuk menghindari stres, cobalah melakukan hal-hal yang membuat Anda rileks, seperti melakukan hobi, menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, atau berlibur ke tempat yang belum pernah Anda kunjungi.

2. Mata Lelah

Gangguan penglihatan (misalnya mata minus atau plus) dapat menyebabkan mata Anda bekerja terlalu “berat”. Akibatnya, Anda dapat mengalami mata kedutan.

Selain itu, mata lelah juga bisa disebabkan oleh penggunaan komputer atau gawai berlebihan sehingga dapat menjadi penyebab mata kedutan. Untuk menguranginya, cobalah istirahatkan mata Anda setiap 20 menit.

Artikel Lainnya: 6 Nutrisi Baik untuk Kesehatan Mata

3. Konsumsi Asupan Berkafein atau Alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein dapat menimbulkan kedutan pada mata. Untuk itu, cobalah membatasi atau menghindari konsumsi kopi, teh, cokelat, dan minuman bersoda. Lihat perubahannya dalam 1-2 minggu.

Selain asupan berkafein, minuman beralkohol juga bisa menjadi penyebab mata kedutan.

4. Mata Kering

Mata yang kering dapat menjadi penyebab mata kedutan. Mata kering sering dialami oleh orang yang sering menggunakan komputer, berusia di atas 50 tahun, mengonsumsi obat-obatan tertentu (antihistamin, antidepresan, dsb), memakai lensa kontak, dan minum minuman berkafein atau alkohol.

Selain itu, jika Anda lelah atau stres juga bisa meningkatkan risiko mata kering.

5. Alergi

Seseorang yang memiliki alergi mata biasanya mengalami gatal pada mata, bengkak, mata berair, dan berkedut. Histamin yang dikeluarkan saat kondisi alergi dapat memicu timbulnya kedutan pada mata.

Jika Anda memiliki riwayat alergi tertentu seperti debu, bahan kimia tertentu, bulu binatang, sebaiknya gunakan pelindung mata sebelum terpapar.

Artikel Lainnya: Mata Merah, Akibat Alergi atau Faktor Lain?

6. Gangguan Nutrisi

Beberapa studi menemukan bahwa kekurangan zat gizi tertentu, seperti magnesium, dapat menjadi penyebab mata kedutan. Untuk itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Makanan yang tinggi magnesium bisa diperoleh dari sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sebagainya.

2 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Mata Kedutan

Bila mengalami mata berkedut, Anda dapat mengikuti cara mengatasi mata kedutan di bawah ini:

  • Memejamkan kelopak mata
  • Mengistirahatkan penglihatan sejenak, misalnya mematikan layar komputer/gawai
  • Kompres air hangat di kelopak mata
  • Berhenti merokok
  • Istirahat cukup
  • Bila perlu, teteskan cairan pengganti air mata (artificial tears) untuk memastikan mata tidak kering
  • Obati infeksi mata bila mata merah
  • Kurangi konsumsi kafein, soda, minuman berenergi dan alkohol

Artikel Lainnya: Mana yang Baik untuk Mata, Kompres Dingin atau Hangat?

3 dari 4 halaman

Kapan Harus ke Dokter?

Pada umumnya, mata kedutan bukanlah kondisi serius selama Anda mengalaminya di satu sisi, tidak disertai rasa sakit, dan berlangsung sebentar. Beberapa faktor pemicunya sudah disebutkan di atas.

Bagi sebagian orang gejalanya hanya sebatas kedutan biasa, sementara yang lain kedutan bisa dirasa berat. Selain berlangsung selama beberapa minggu, kedutan ini bisa menyebabkan mata tertutup sendiri.

Salah satu gangguan kesehatan yang terkait dengan mata kedutan adalah benign essential blepharospasm. Ini merupakan kelainan saraf yang menyebabkan spasme dan kontraksi otot di sekitar mata. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat terjadi perburukan.

Jadi tetaplah waspada, terutama bila mata Anda mengalami kedutan selama lebih dari seminggu. Pada kasus yang berat ini, dibutuhkan tindakan khusus seperti injeksi botoks, tindakan operasi, ataupun deep brain stimulation.

Selain itu, segera konsultasi dengan dokter jika mata kedutan disertai oleh mata merah, mata bengkak, kelopak mata atas turun, kelopak mata benar-benar menutup setiap kali berkedut, dan kedutan terjadi selama beberapa minggu.

Itulah beberapa penyebab serta cara mengatasi mata kedutan. Bila kedutan mata berlangsung hingga beberapa minggu disertai gejala lainnya seperti nyeri, bengkak, atau  sulit membuka mata, segeralah memeriksakan diri ke dokter spesialis mata untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Jika memiliki pertanyaan seputar kedutan pada mata atau informasi kesehatan mata lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar