Sukses

Tips Cegah Sakit Kepala Saat Naik Pesawat

Apakah Anda sering mengalami sakit kepala saat naik pesawat? Berikut ini adalah beberapa penyebab dan penanganannya.

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala ketika naik pesawat biasanya terjadi saat pesawat lepas landas dan mendarat. Terdapat penelitian yang menjelaskan bahwa ada 1 dari 11 penumpang  yang menjadi responden ternyata mengalami gangguan sakit kepala. 

Tahukah Anda ada beberapa penyebab sakit kepala yang bisa Anda alami saat naik pesawat? Penyebab gangguan sakit kepala tersebut antara lain:

  • Perubahan tekanan udara di dalam pesawat. Kondisi ini menyebabkan trauma pada sinus karena dapat menekan rongga sinus (aerosinusitis).
  • Akibat perubahan tekanan udara, sinus mengecil. Kondisi ini menimbukan keluhan sakit kepala.
  • Adanya gangguan pada sinus atau peradangan dapat memicu pelepasan prostaglandin E2 (PGE2) yang membuat pembuluh darah otak melebar dan menyebabkan sakit kepala.
  • Penumpang sebelum waktu keberangkatan memang telah mengalami gangguan kurang tidur.
  • Selama di perjalanan penumpang tidur dengan posisi leher yang kurang nyaman.
  • Kurang minum air putih selama perjalanan, sehingga menyebabkan dehidrasi dan memicu gejala sakit kepala sepanjang perjalanan.

Cegahlah dengan cara ini

Karateristik gejala sakit kepala di pesawat adalah rasa seperti ditusuk atau berdenyut di sisi depan kepala serta kedua sisi kepala (bilateral). Keluhan sakit kepala tersebut dapat dipicu oleh gerakan kepala saat batuk dan saat kepala menunduk.

Gejala ini dapat berlangsung selama 30 menit sampai 1 jam. Meski demikian, kondisi di atas dapat dihindari dengan beberapa cara berikut ini:

  • Pastikan sebelum dan selama berpergian dengan pesawat, Anda sudah mencukupi kebutuhan air putih, bila perlu Anda dapat membawa botol kosong yang dapat diisi air putih selama di perjalanan.
  • Hindari minuman yang tinggi gula, kafein, atau alkohol yang mudah memicu haus. Karena kondisi di dalam pesawat sendiri memiliki kadar kelembapan hanya sebesar 15%, sehingga mudah memicu gangguan dehidrasi.
  • Jika Anda memiliki penyakit sinusitis pastikan sebelum berpergian tidak sedang mengalami gejala pilek. Gangguan pilek dapat memicu sumbatan di sinus, sehingga dapat menyebabkan sakit kepala selama di dalam pesawat. Jika memang gangguan pilek tidak teratasi, pastikan Anda membawa obat yang berkaitan dengan sinusitis Anda.
  • Selama perjalanan di pesawat, kunyahlah permen atau camilan. Cara ini dapat membantu membuka saluran tuba eustachius saat terjadi perbedaan tekanan udara dan udara luar dapat masuk ke telinga tengah. Saat terjadi perbedaan tekanan udara di dalam pesawat dan pada ketinggian tertentu, terjadi sumbatan di tuba esutachius, yang seharusnya menyeimbangkan tekanan udara di dalam telinga tengah dengan tekanan udara di luar.
  • Konsumsi obat antinyeri seperti ibuprofen atau paracetamol 2 jam sebelum bepergian dapat membantu mengatasi keluhan sakit kepala. Hal ini bisa Anda lakukan jika setiap bepergian menggunakan pesawat Anda selalu mengalami sakit kepala ini.
  • Hindari makanan yang terlalu asin dan terlalu manis yang dapat memperburuk kondisi dehidrasi, yang terjadi jika Anda juga kurang asupan air putih selama di dalam pesawat.
  • Usahakan untuk tidur selama di perjalanan agar tidak mudah timbul sakit kepala sepanjang perjalanan.
  • Buat diri Anda nyaman selama di perjalanan dalam pesawat dengan menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat. Pilihlah pakaian yang mampu menyerap keringat dan menyalurkan udara seperti bahan linen, katun atau sutra.  Selain itu bawalah bantalan leher agar Anda tetap nyaman saat istirahat di dalam pesawat.

Sebelum Anda melakukan perjalanan dengan naik pesawat, persiapkan kondisi fisik Anda. Cegahlah sakit kepala dengan persiapan yang baik. Sehingga, perjalanan Anda naik pesawat pun akan terasa lebih menyenangkan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar