Sukses

Bolehkah Makan Yoghurt Saat Sahur dan Buka Puasa?

Yoghurt mengandung banyak bakteri baik, tetapi amankah dikonsumsi saat sahur dan buka puasa? Berikut penjelasannya.

Saat puasa, asupan saat sahur dan buka puasa tak boleh luput dari perhatian. Anda perlu mengonsumsi makanan sehat selama menjalankan ibadah puasa agar kondisi tubuh tetap prima. Salah satu makanan yang kaya akan manfaat adalah yoghurt.

Namun, amankah yoghurt dikonsumsi untuk buka puasa dan sahur?

Yoghurt untuk Sahur dan Buka Puasa

Yoghurt adalah produk turunan susu yang terbentuk dari fermentasi bakteri. Hasil fermentasi bakteri tersebut akan menghasilkan asam laktat yang memiliki rasa asam yang khas.

Produk fermentasi susu ini dikenal bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung bakteri baik. Selain itu, susu fermentasi ini juga mengandung vitamin dan mineral yang berguna bagi kesehatan.

Probiotik adalah bakteri pada yoghurt yang secara normal ada dalam sistem saluran cerna. Bakteri baik ini dapat membantu menjaga saluran pencernaan dan berfungsi sebagai bagian dari sistem pertahanan tubuh.

Artikel Lainnya: 3 Manfaat Yoghurt sebagai Menu Buka Puasa Ramadan

Kandungan yoghurt yang baik untuk tubuh lainnya, yakni vitamin dan mineral yang meski diperlukan dalam jumlah sedikit, memiliki fungsi vital untuk metabolisme dalam tubuh. Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa yoghurt sebenarnya baik dikonsumsi, termasuk saat puasa.

1 dari 3 halaman

Manfaat Konsumsi Yoghurt Saat Puasa

Bila Anda masih ragu untuk mengonsumsi yoghurt untuk buka puasa maupun sahur, berikut beberapa manfaat yoghurt untuk kesehatan, khususnya saat berpuasa:

1. Sebagai Sumber Protein

Manfaat yoghurt yang Anda konsumsi saat berpuasa adalah Anda akan tetap berenergi meski sedang puasa. Hal ini karena dalam 200 gram yoghurt terkandung 12 gram protein dan ini adalah jumlah yang cukup tinggi. Protein amat penting dalam tubuh, khususnya saat puasa.

Selain itu, konsumsi protein pun dapat membantu mengontrol nafsu makan sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama. Jenis yoghurt yang tinggi kandungan proteinnya adalah Greek yoghurt.

2. Kaya akan Zat Gizi Mikro

Kandungan dalam yoghurt lainnya adalah zat gizi mikro, berupa vitamin dan mineral. Senyawa ini disebut mikro karena dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tubuh manusia. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, fungsinya sangat penting sehingga harus tetap ada.

Artikel Lainnya: Yoghurt Aneka Rasa, Amankah untuk Kesehatan?

Zat mikro yang terkandung dalam susu fermentasi, yakni kalsium, vitamin B12, vitamin D, riboflavin, magnesium, fosfor, kalium, dan sebagainya. Zat-zat ini penting untuk berbagai organ tubuh, seperti kesehatan tulang dan gigi, mengontrol tekanan darah, dan banyak lagi.

Saat puasa, Anda sangat rentan mengalami kekurangan zat gizi mikro. Oleh sebab itu, mengonsumsi produk olahan susu fermentasi saat buka puasa ataupun sahur dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kandungan yoghurt yang kaya gizi juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Salah satu manfaat dari makan yoghurt saat buka puasa atau sahur adalah tubuh akan tetap bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa.

2 dari 3 halaman

Tips Konsumsi Yoghurt untuk Sahur dan Buka Puasa

Meski konsumsi yoghurt banyak manfaatnya, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsinya, khususnya saat puasa, antara lain:

1. Pilih Yoghurt Rendah Lemak

Pilihan terbaik adalah yoghurt rendah lemak. Anda dapat memilih produk fermentasi susu yang mengandung lemak jenuh yang rendah, biasanya hal tersebut tertera dalam kemasan.

2. Perhatikan Kadar Gula

Selain kandungan lemak, hal yang perlu Anda perhatikan juga adalah kadar gula dalam yoghurt. Gula yang tinggi berbahaya dalam tubuh. Alih-alih membawa manfaat, kandungan gula malah dapat mencetuskan risiko penyakit lainnya seperti penyakit gula (diabetes melitus). Pilihlah yoghurt murni tanpa perasa tambahan.

Artikel Lainnya: Amankah Yoghurt untuk Penderita Intoleransi Laktosa?

3. Tambahkan Potongan Buah

Untuk menambahkan manfaatnya, tambahkan potongan buah segar dalam yoghurt. Buah mengandung serat yang dapat menambah energi sehingga baik untuk Anda konsumsi, baik saat sahur maupun buka puasa.

4. Konsumsi dalam Jumlah Aman

Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik bagi tubuh, begitu juga dengan konsumsi yoghurt. Karena itu, susu fermentasi ini sebaiknya dikonsumsi tidak lebih dari satu sajian atau satu cangkir.

5. Imbangi dengan Makanan Sehat Lainnya

Mengonsumsi yoghurt untuk buka puasa maupun sahur harus diimbangi juga dengan pola makan yang sehat. Pastikan Anda mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, sayur, dan buah secara seimbang.

Kini sudah jelas bahwa Anda boleh mengonsumsi yoghurt saat puasa, baik untuk sahur maupun buka puasa. Namun, perhatikan tips di atas saat akan mengonsumsinya. Dengan begitu, Anda akan memperoleh manfaat dari yoghurt selama puasa.

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar